Ini Dia Sejarah Tahun Baru - Tribun Medan

Ini Dia Sejarah Tahun Baru - Tribun Medan

Sijago Merah Beraksi Dipinggiran Sungai Deli - Tribun Medan

Sijago Merah Beraksi Dipinggiran Sungai Deli - Tribun Medan

Menjelang Malam Natal, Carrefour Dibanjiri Pembeli - Tribun Medan

Menjelang Malam Natal, Carrefour Dibanjiri Pembeli - Tribun Medan

KPID Sumut Uji Publik yang Lolos Administrasi - Tribun Medan

KPID Sumut Uji Publik yang Lolos Administrasi - Tribun Medan

Perjalanan Cinta Attalarik Syah - Tsania Marwa - Tribun Medan

Perjalanan Cinta Attalarik Syah - Tsania Marwa - Tribun Medan

Rupanya Gajah Punya Enam Jari - Tribun Medan

Rupanya Gajah Punya Enam Jari - Tribun Medan

Mudik Natal, Amplas Macet - Tribun Medan

Mudik Natal, Amplas Macet - Tribun Medan

Puisi Untuk Ibunda - Tribun Medan

Puisi Untuk Ibunda - Tribun Medan

Gaya Belanja Victoria Beckam - Tribun Medan

Gaya Belanja Victoria Beckam - Tribun Medan

Mata Air Pulau Miang Bagian dari Karst? - Tribun Medan

Mata Air Pulau Miang Bagian dari Karst? - Tribun Medan

Pemain Cadangan PSMS ISL Diturunkan Hadapi PSBL Langsa - Tribun Medan

Pemain Cadangan PSMS ISL Diturunkan Hadapi PSBL Langsa - Tribun Medan

Warga Akan Lapor ke Komnas HAM - Tribun Medan

Warga Akan Lapor ke Komnas HAM - Tribun Medan

Inilah Akar Masalah Konflik Tanah di Jalan Jati - Tribun Medan

Inilah Akar Masalah Konflik Tanah di Jalan Jati - Tribun Medan

Ini Alasannya Perempuan Gemuk Setelah Menikah - Tribun Medan

Ini Alasannya Perempuan Gemuk Setelah Menikah - Tribun Medan

Panik, Penumpang Sriwijaya Berebut Tinggalkan Pesawat - Tribun Medan

Panik, Penumpang Sriwijaya Berebut Tinggalkan Pesawat - Tribun Medan

Sriwijaya Air Tergelincir di Adi Sutjipto - Tribun Medan

Sriwijaya Air Tergelincir di Adi Sutjipto - Tribun Medan

PSMS ISL Gagal Raih Kemenangan Atas Sime Darby - Tribun Medan

PSMS ISL Gagal Raih Kemenangan Atas Sime Darby - Tribun Medan

Sime Darby Unggul Sementara 1-0 - Tribun Medan

Sime Darby Unggul Sementara 1-0 - Tribun Medan

Wow, Paket BB Unlimited XL Rp 30 Ribu - Tribun Medan

Wow, Paket BB Unlimited XL Rp 30 Ribu - Tribun Medan

Kotak Mencurigakan di Gereja Katedral Berisi Uang Logam - Tribun Medan

Kotak Mencurigakan di Gereja Katedral Berisi Uang Logam - Tribun Medan

Jelang Natal dan Tahun Baru, BBM di Deliserdang Aman - Tribun Medan

Jelang Natal dan Tahun Baru, BBM di Deliserdang Aman - Tribun Medan

Wew, Pria Ini Tularkan HIV ke 13 Istrinya - Tribun Medan

Wew, Pria Ini Tularkan HIV ke 13 Istrinya - Tribun Medan

Sayang Jantung, Ayo Berenang - Tribun Medan

Sayang Jantung, Ayo Berenang - Tribun Medan

Yuk Menjelajah Pulau Samosir Dengan Sepeda - Tribun Medan

Yuk Menjelajah Pulau Samosir Dengan Sepeda - Tribun Medan

Yuk Menjelajah Pulau Samosir Dengan Sepeda


Dalam rangka menyambut pesta danau toba yang jatuh pada 27 Desember 2011, Komunitas Sepeda Gunung Sumatera Utara (KSGS) Sumut mengadakan "Sepeda Jelajah Samosir" yang akan diselenggarakan pada 27-29 Desember 2011. Hal ini dikatakan Ketua Panitia, Aman H Siregar saat diskusi harian di Kantor Tribun Medan. Sabtu (17/12/2011)

Dia mengatakan, acara ini dibuat selain menyambut kedatangan pesta danau toba, juga dikarenakan untuk promosi wisata alam yang berada di Sumut khususnya di Pulau Samosir. "Kita memilih Samosir karena mempunyai nilai jual untuk dijelajahi," Kata Aman.

Masih dikatakan Aman, adapun rute dalam acara "Sepeda Jelajah Samosir" adalah dari tuk-tuk-Parmonangan-Danau Sidihoni-Pangururan. "Adapun waktu yang ditempuh dalam menjelajah pulau samosir sekitar 9 jam," ujarnya seraya mengatakan start penjelajahan mulai pukul 08.30 wib dan finish pukul 17.00 wib. Sampai saat ini, sudah ada sekitar 51 orang yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti acara yang diselenggarakan KSGS Sumut ini. "Target kita dalam acara ini sebenarnya hanya 75 orang, namun sampai saat ini sudah ada 51 peserta yang mendaftar," terang Aman.

Ditanya mengenai, mengapa memasang target tidak lebih banyak dari target, Aman menjelaskan kita memilih 75 orang sebagai peserta karena, KSGS hanya mampu mengawasi 75 peserta. "Target itupun saya rasa sebentar lagi terpenuhi, dan bahkan bisa lebih dari apa yang kita targetkan dan kita mimpikan," beber Aman.

Untuk biaya pendaftaran agar bisa mengikuti jelajah pulau samosir ini, peserta cukup membayar biaya administrasi sebesar Rp 350 Ribu. Biaya tersebut sudah termasuk seragam, penginapan dan transport. "Nah untuk penginapan, itu disediakan tempat seperti kamping, jadi peserta tidur di dalam kemah," terangnya.

Adapun yang harus dipersiapkan peserta selama kegiatan adalah, ban dalam cadangan, standart perlengkapan sepeda, jas hujan, tali shifter dan pompa angin, jaket penahan angin, penutup kepala, buft, jaket hangat, baju ganti, helm, sepatu, sarung tangan, kacamata, camel back atau botol air, lampu sepeda maupun Head Lamp, obat-obatan dan makanan khusus sesuai keperluan masing-masing.

Dalam acara ini juga, pihak panitia sudah menyediakan Ambulance, Mobil Pick-Up, dan motor Trail. "Ambulance disediakan untuk berjaga-jaga mana tau ada peserta yang kelelahan dan cedera, mobil Pick-Up disediakan untuk membawa sepeda bagi pengendara yang cedera, sedangkan motor trail digunakan panitia untuk mengawasi para peserta selama penjelajahan," kata Aman. (akb/tribun-medan.com)

Anak Muda Yogya Tinggalkan Monster Berganti Singlet - Tribun Medan

Anak Muda Yogya Tinggalkan Monster Berganti Singlet - Tribun Medan

Wow Arsenal vs Milan - Tribun Medan

Wow Arsenal vs Milan - Tribun Medan

Istri Aboy Histeris di RS Adam Malik - Tribun Medan

Istri Aboy Histeris di RS Adam Malik - Tribun Medan

Satu dari Empat ABG Sudah Tidak Perawan - Tribun Medan

Satu dari Empat ABG Sudah Tidak Perawan - Tribun Medan

Satu dari Empat ABG Sudah Tidak Perawan - Tribun Medan

Satu dari Empat ABG Sudah Tidak Perawan - Tribun Medan

Chrome Salip Internet Explorer - Tribun Medan

Chrome Salip Internet Explorer - Tribun Medan

Mengapa Pria Melakukan KDRT? - Tribun Medan

Mengapa Pria Melakukan KDRT? - Tribun Medan

Mengapa Pria Melakukan KDRT?


Woman, please let me explain/ I never meant to cause you sorrow or pain/ So let me tell you again and again and again/ I love you (yeah yeah), now and forever....

Wow... indahnya lagu Woman yang dilantunkan John Lennon ini. Alangkah senangnya bila semua laki-laki bisa memahami wanita, mencintai dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dan menyadari bila salah satu hal yang dilakukannya telah menyakiti hati wanita yang menjadi pasangan hidupnya.

Sayang, lirik lagu ini baru sekadar menjadi angan-angan bagi sebagian perempuan. Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan (Catahu KtP) tahun 2010 yang dirilis oleh Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menunjukkan, dari 105.103 kasus yang ditangani oleh 384 lembaga pengada layanan, 101.128-nya terjadi di ranah personal. Kasus kekerasan terhadap istri masih paling banyak, yaitu 98.577 kasus. Selebihnya, terdapat 1.299 kasus kekerasan dalam pacaran, dan 600 kasus kekerasan terhadap anak perempuan.

Meskipun negara telah berupaya memberikan perlindungan melalui UU tentang Penghapusan Kekerasan di Dalam Rumah Tangga pada tahun 2004, jumlah laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga tetap saja tinggi. Bahkan menurut catatan Komnas Perempuan, sejak tahun 2007 hingga kini, penyikapan negara berjalan lamban atas kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan yang terus terjadi tanpa penyelesaian berarti.

Apa yang sebenarnya terjadi dalam rumah tangga yang penuh kekerasan? Mengapa pria melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istri, pendamping hidupnya, ibu dari anak-anaknya?

Pria yang melakukan domestic violence sering kali dikatakan tumbuh dalam keluarga dengan ayah yang juga melakukan kekerasan terhadap istri dan anak-anaknya. Namun, hal ini sebenarnya tak bisa dijadikan pembenaran. Dalam kenyataannya, kebanyakan pelaku KDRT tidak memiliki latar belakang tersebut. Beberapa dari mereka berasal dari keluarga yang berkekurangan, dan beberapa yang lain mengalami ketergantungan pada alkohol.

Itu semua tidak ada hubungannya dengan terjadinya kasus-kasus kekerasan. Situs Better Health Channel mengatakan, para peneliti mendapati bahwa pria yang melakukan KDRT sering kali mengalami hal ini:

* Menggunakan kekerasan fisik dan emosional untuk mengontrol keluarganya. Memberi label "buruk", "sundal", "bodoh", dan sebagainya kepada istri atau anak-anak sudah merupakan bentuk kekerasan emosional.
* Meyakini bahwa mereka memiliki hak untuk berperilaku dengan cara apa pun yang mereka pilih ketika sedang berada di rumahnya.
* Berpikir bahwa pria sejati harus tangguh, kuat, dan menjadi kepala rumah tangga. Oleh karena itu, mereka juga meyakini bahwa merekalah yang harus mengambil semua keputusan, termasuk berapa jumlah uang yang boleh dibelanjakan.
* Percaya bahwa pria berhak menuntut hubungan seks dari pasangannya.
* Mereka tidak bertanggung jawab atas perbuatannya dan menganggap bahwa istri atau lingkunganlah yang memprovokasinya.
* Membuat alasan mengenai kekerasan yang dilakukannya, seperti menyalahkan alkohol atau stres karena pekerjaan.
* Mengaku kehilangan kontrol ketika sedang marah kepada keluarganya, tetapi mampu mengontrol kemarahannya ketika berada di antara orang lain. Mereka cenderung tidak menggunakan kekerasan dalam situasi lain, misalnya ketika sedang bersama teman-teman, atasan, atau rekan kerjanya.
* Mencoba menyalahkan orang lain bila terjadi pembenaran atau penyangkalan kekerasan yang mereka lakukan atau pengaruh kekerasan tersebut terhadap wanita dan anak-anak.

Ketika ini yang terjadi, yang ada bukanlah cinta antara pasangan, melainkan konsep bahwa perempuan adalah makhluk yang lebih rendah. Perempuan menjadi obyek yang harus dimiliki dan dikuasai. Maka dari itu, respek dan kebutuhan emosionalnya yang lain tak layak diberikan. (*)

Rahudman Tantang PKL Warkop Harapan


Wali Kota Medan, Rahudman Harahap menantang pedagang warkop harapan yang mengancam akan berjualan di depan Rumah Dinas Wali Kota Medan. Hal ini dikatakan Rahudman saat dijumpai www.tribun-medan.com dikantor Wali Kota Medan saat hendak keluar menuju kelurahan Kwala Bekalan, Medan Johor, selasa (13/12).

Rahudman saat hendak keluar menuju acara pembukaan pasar murah di kelurahan Kawala Bekala, wajahnya masih berseri, namun saat dihampiri lalu ditanya ancaman pedagang kaki lima (PKL) warkop harapan yang akan berdagang di depan rumah dinas bila tuntutan mereka tidak dipenuhi, seketika wajah Rahudman merah padam lalu, dengan nada tinggi mengatakan, Ayo, saya lihat dulu siapa yang berani berjualan disana, kalian pikir itu perkampungan.

Kemudian ditanya mengenai protes keras dari warga setempat bahwa pembangunan Harapan Square harus dihentikan dan dibongkar, Rahudman kembali marah dan dengan nada tinggi mengatakan pembangunan dan penghentian itu adalah ketetapan Wali Kota. "Itu saya yang menetapkan dihentikan atau tidak," ujar Rahudman sambil masuk ke mobil dinasnya.

Mantan Kadisdik Medan, sekarang staf ahli Balitbang, Hasan Basri yang ikut mengantar Rahudman ke mobil dinasnya, heran dan bertanya kepada Tribun, "Apa yang kamu tanya sama pak wali, kok marah-marah, jangan pancing-pancing pak wali, nanti marah pak wali," ujar Hasan Basri menasehati.

Diacara pembukaan pasar murah, Rahudman dalam sambutannya kembali menyinggung dan mempertegas bahwa program pemerintah yang bertujuan untuk masyarakat banyak akan tetap diteruskan, seperti Harapan Square. "Kita tidak akan mundur, kalau program pemerintah itu bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat banyak," terang Rahudman.

Jalinan Cinta Dude Harlino dan Asmirandah Kandas


Hubungan asmara bintang sinetron 'Dewa' Dude Harlino dengan kekasihnya, Asmirandah dikabarkan telah kandas di tengah jalan. Kabar itu terkuak setelah presenter Olga Syahputra mengolok-oloknya dalam acara yang dibawakannya tersebut.

Namun, ketika dikonfirmasi, Dude enggan menanggapinya. Malahan, ia menyarankan wartawan untuk menanyakannya kepada Olga.

"Tanya saja kepada Olga," ujar Dude Herlino sembari ngakak, Selasa (13/12/2011) saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dude menegaskan bahwa bahwa dirinya sama sekali tidak akan menjawab pertanyaan terkait kehidupan pribadinya tersebut. Sebisa mungkin, ia akan menyimpan masalahnya sendirian. Sebab menurutnya, kehidupan pribadi tidak perlu menjadi santapan publik.

"Kalau saya sih begini, selama jawabannya masalah pribadi, buat saya, saya keep. Biarlah saya simpan sendiri," tegasnya.

Lantas, sejauh ini bagaimanakah hubungan kamu dengan Asmirandah? Apakah kalian masih bersilaturahmi? "Saya berhubungan baik dengan siapapun. Dalam Islam silaturahmi akan terus berjalan dengan baik," tandasnya. (*)

Sergei Cukup Beralasan Sebagai Kota Baru

Disinggung Kota Baru yang dicanangkan pemerintah, Real Estate Indonesia (REI) Sumut, Tomi Wistan mengatakan, pada Februari nanti tim dari Sumut harus sudah mengusulkan mana daerah yang akan diusulkan sebagai kota baru. Ada beberapa kriteria yang telah ditetapkan kementerian, satu di antaranya berada di kawasan Mebidangro.

Ia sendiri berpendapat, Serdang Bedagai (Sergei) juga cukup beralasan jika dipilih sebagai Kota Baru. Alasannya, akses ke Bandara Kuala Namu cukup dekat, dan kabupaten ini memiliki garis pantai yang paling panjang dibanding kabupaten lain yang akan memudahkan akses transportasi laut

Kena Tilang Diluar Daerah, Apa Harus Ikut Sidang?


Kepada Yth Bapak Kapolda Sumut, saya mau bertanya, apa ada cara lain untuk tidak mengikuti sidang saat kena tilang diluar daerah asal kita? Apa kita juga harus mengikuti persidangan ditempat kita kena tilang?

+6281263099***

Minta Blanko Kepada Petugas

TERIMA kasih atas informasi yang diberikan masyarkat, dalam hal ini, sipelanggar lalulintas harus menjelaskan bahwa mereka tidak berasal dari daerah dimana mereka terkena tilang dan meminta blanko tilang untuk dibayarkan melalui Bank BRI.
Saran untuk Pelanggar Lalin
• Jangan memancing negosiasi kepada petugas saat kena tilang
• Melakukan pelanggaran, hendaklah mengikuti prosedur yang telah ada
• Apabila ada melihat oknum polisi yang meminta negosiasi, silahkan catat nama, lokasi dan jam berapa kejadian itu berlangsung. Terus lapor ke Propam sesuai wilayah hokum masing-masing.
• Kepada masyarakat jangan memberi tanggapan negatif kepada petugas dilapangan.

KOMBES RADEN HERU PRAKOSO Kabid Humas Polda Sumut

Jumat Sore, Nunung Ditangkap Polisi Thailand - Tribun Medan

Jumat Sore, Nunung Ditangkap Polisi Thailand - Tribun Medan

Yuk, Ntar Malam Lihat Gerhana Bulan Total


Oleh M Syarif Abdussalam

TRIBUN-MEDAN.com - APABILA langit pada Sabtu malam nanti cerah, masyarakat Indonesia akan disuguhi fenomena alam gerhana bulan total. Fase peristiwa gerhana terakhir pada tahun ini akan terjadi pada Sabtu (10/12) mulai pukul 18.33 sampai 00.30. Gerhana ini cukup istimewa sebab menjadi gerhana bulan total terakhir pada tahun 2011.

Kepala Observatorium Bosscha, Hakim Luthfi Malasan, mengatakan puncak gerhana bulan total, yaitu ketika bayangan bumi menutupi seluruh bulan, akan terjadi pada pukul 21.06 sampai 21.57 atau selama 51 menit 8 detik.

"Gerhana akan terlihat di seluruh Indonesia. Tapi, yang paling jelas bisa disaksikan di Indonesia bagian barat. Bulan saat itu akan mulai terbit dari timur menuju utara. Pada ketinggian 22 derajat di atas garis horizontal," ujarnya saat ditemui di Observatorium Bosscha, Jumat (9/12).

Tahun ini, kata Hakim, terjadi dua kejadian gerhana bulan total yang terlihat di Indonesia. Gerhana bulan total pertama terjadi pada Juni lalu dan berlangsung setelah tengah malam. Kali ini, gerhana bulan total akan terjadi pada malam Minggu, sebelum tengah malam.

Karenanya, masyarakat bisa menyaksikannya sebelum tidur atau ketika menikmati akhir pekan di luar bersama keluarga atau kerabat.

Seperti gerhana bulan lainnya, bulan akan tertutup bayangan bumi yang berwarna merah pekat. Hakim mengatakan sebagian masyarakat melihat bayangan tersebut berwarna hitam.

Namun, sebenarnya warna tersebut adalah merah kehitaman karena ada cahaya matahari yang terbiaskan oleh atmosfer bumi dan ikut mewarnai bayangan tersebut.

Pada peristiwa ini, bulan tidak melintasi pusat bayangan bumi sehingga gerhana akan lebih cepat berlalu jika dibandingkan dengan gerhana bulan total pada Juni yang berlangsung selama 101 menit.

Gerhana bulan terjadi akibat bulan, bumi, dan matahari berada pada satu garis lurus secara berurutan. Posisi bulan kebanyakan tidak terlalu berada pada garis yang benar-benar sejajar dengan bumi dan matahari sehingga terkadang terjadi gerhana bulan sebagian atau total.

Seperti fenomena hujan meteor, penampakan komet, dan fenomena astronomi lainnya, kata Hakim, gerhana bulan total hanya bisa dilihat oleh mata telanjang atau teleskop apabila langit malam tidak tertutup awan.

Meski demikian, masyarakat yang sangat ingin melihat proses gerhana tetapi tidak bisa melihatnya karena awan menutupi langit di daerahnya, masyarakat masih bisa menyaksikan fenomena alam tersebut melalui video streaming yang bisa diakses melalui situs Bosscha di www.bosscha.itb.ac.id. Bekerja sama dengan Kemenkominfo, ujar Hakim, Bosscha melakukan pengamatan gerhana di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Yogyakarta, Mataram, Pekanbaru, dan Bandung.

Karena itu, jika di Bandung langitnya tertutup awan, masyarakat bisa menyaksikan gerhana bulan melalui video streaming yang diambil dari kota-kota lainnya yang bisa saja langitnya lebih cerah melalui situs tersebut.

Menurut data yang dihimpun Observatorium Bosscha, sepanjang tahun ini terjadi dua gerhana bulan total dan empat gerhana matahari sebagian. Dua gerhana bulan total dapat disaksikan dari wilayah Indonesia, tetapi empat gerhana matahari sebagian tidak bisa terlihat dari wilayah Indonesia.

Empat gerhana matahari tersebut, menurut dia, hanya terlihat di belahan bumi utara. Baru pada 2016, kata Hakim, gerhana matahari total akan bisa disaksikan di Indonesia.

Astronom Ma'rufin Sudibyo dalam posting di jejaring sosialnya, Minggu (4/12), seperti dikutip kompas.com, mengatakan, ada yang unik dari gerhana kali ini. Saat totalitas terjadi, bulan akan tampak berada di depan Bimasakti. Jadi, jika dilihat, di belakang bulan berdarah akan tampak kabut tipis.

Bimasakti adalah galaksi tempat bumi bernaung. Ma'rufin mengatakan, Bimasakti juga "monster" yang telah menelan galaksi-galaksi kecil lain serta merupakan salah satu galaksi tertua di semesta.

Bulan berdarah juga akan memiliki beberapa pendamping malam Minggu nanti. Salah satunya Yupiter, yang sejak beberapa waktu lalu terus-menerus tampak dan bisa dilihat dengan mata telanjang.

Selain itu, bintang Sirius yang menjadi bintang paling terang setelah Matahari juga akan terlihat. Ada juga gugus tujuh bintang bersaudara atau Pleiades. Galaksi Awan Magellan Kecil dan Besar juga akan terlihat.

Semua benda langit yang terlihat saat gerhana menjanjikan pemandangan yang menarik pada malam Minggu nanti. Akan tetapi, semua bisa lenyap tak terlihat jika langit berawan dan hujan. Jadi, berdoa saja hal itu tak terjadi. (*)

Petani Beralih, Anak Muda Tak Turun ke Sawah - Tribun Medan

Petani Beralih, Anak Muda Tak Turun ke Sawah - Tribun Medan

Alumni FTI UMI Ingin Disebut Insinyur - Tribun Medan

Alumni FTI UMI Ingin Disebut Insinyur - Tribun Medan

Tambatan Hati Angelina Lebih Ganteng dari Adjie - Tribun Medan

Tambatan Hati Angelina Lebih Ganteng dari Adjie - Tribun Medan

HMI Salat Jumat di Jalan


Memperingati Hari Anti Korupsi puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan melakukan aksi unjuk rasa menolak anti korupsi sambil melakukan salat Jumat dan shalat gaib di depan kantor Wali Kota Medan (9/12).

Puluhan mahasiswa dari berbagai Universitas mengikuti aksi ini selama dua jam, Aksi unjukrasa berlangsung damai walaupun tidak seorangpun pejabat Pemko Medan yang menyambut aksi unjukrasa ini.

Putra mengatakan indonesia masuk dalam daftar negara terkorup di dunia, oleh karena itu, sebagai bentuk keprihatinan di hari anti korupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2011, HMI Cabang Medan melakukan demontrasi dengan membawa keranda sebagai simbol perlawanan kepada koruptor. "Berdasarkan hasil survey transparansi internasional dari 183 negara Indonesia menduduki peringkat ke 100," jelas koordinator aksi, Putra, kemarin.

Putra menjelaskan korupsi merupakan fenomena sosial yang hingga kini masih belum dapat diberantas di negeri ini secara maksimal, inilah fakta yang terjadi di tengah gegap gempita pertumbuhan ekonomi yang positif, ternyata Indonesia merupakan negara terkorup. "Praktek korupsi sudah semakin meluas bahkan sudah sampai di segala lini pusat maupun daerah," terang Putra.

Untuk itulah, kata Putra, maka di Indonesia perlu dilakukan penegakan supremasi hukum yang ada di Indonesia. "Kami juga meminta agar kasus-kasus korupsi dapat segera dituntaskan mulai kasus century, wisma atlet hingga kasus korupsi Kemenakertrans," terangnya.

Kami juga meminta agar KPK segera memeriksa tersangka-tersangka korupsi di daerah atas ketidakmampuan kejaksaan tinggi menjalankan tugas dan fungsinya.

Habis membacakan pernyataan sikap, massa aksi menggelar shalat Jumat bersama di depan kantor wali kota Medan. Massa aksi berwudhu di kolam air pancur kantor Wali Kota Medan dan menggelar salat jumat di depan kantor Pemko Medan dengan beralaskan kertas koran, kemudain usai shalat mahasiswa membakar keranda yang bertuliskan ‘Peti Mati Para Koruptor’ tepat di depan gerbang kantor Walikota Medan. (*)

Dikira Bom, Ternyata Batu Bata - Tribun Medan

Dikira Bom, Ternyata Batu Bata - Tribun Medan

Beredar Foto Ciuman Jupe dengan Wulan Guritno - Tribun Medan

Beredar Foto Ciuman Jupe dengan Wulan Guritno - Tribun Medan

Korupsi di Aceh Luar Biasa


Angka dugaan korupsi di Aceh ternyata mencengangkan. Dari 122 kasus dugaan korupsi selama tahun 2011, potensi kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 1,7 triliun. Angka tersebut menempatkan Aceh ke dalam lima besar daerah penyumbang kerugian negara terbesar akibat korupsi di Indonesia.

Demikian catatan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh yang disampaikan dalam aksi memeringati hari anti korupsi sedunia di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Jumat (9/12/2011). Aksi itu juga diikuti sejumlah elemen antikorupsi lainnya di Banda Aceh yang tergabung dalam Solidaritas Anti Korupsi Aceh (SAK).

Uang negara yang dikorupsi tersebut antara lain berasal dari dana otonomi khusus, APBD Aceh, APBD kabupaten dan kota. "Hal ini juga dibuktikan dari dan atas hasil audit tahunan yang ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," ujar Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani.

Masih berdasarkan hasil temuan BPK tahun 2010, Provinsi Aceh masuk kategori wilayah merah dan rawan praktik korupsi. " Ini ditunjukan dengan potensi yang masih sangat tinggi, terutama potensi kerugian negara dengan jumlah anggaran yang sangat besar," lanjut Askhal.

Sayangnya, tingginya angka korupsi itu tak dibarengi dengan upaya pemberantasan korupsi yang serius dari penegak hukum. Hampir sebagian besar kasus korupsi dengan jumlah kerugian negara besar belum kunjung dituntaskan, baik yang telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, maupun kepolisian.

Askhlani menyebutkan, ada beberapa kasus menonjol yang hingga kini penanganannya masih belum tuntas, yaitu: dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan CT scan dan MRI RS Zainal Abidin Band a Aceh senilai Rp 18 miliar, pekerjaan proyek anggaran luncuran (DPAL) 2009-2010 APBD Aceh Rp 489 miliar, korupsi pembangunan rumah dhuafa dalam APBD Aceh 2008 Rp 200 miliar, pekerjaan penanganan proyek darurat (non-bencana alam) APBD Aceh 2010 Rp 250 miliar, dan prose realisasi hibah di DPKKA dalam APBD Aceh 2010 melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Kesehatan Hewan, dan Dinas Pen didikan Aceh senilai Rp 21 miliar. (*)

Lurah: Aksi Premanisme Dipicu Perebutan Lahan - Tribun Medan

Lurah: Aksi Premanisme Dipicu Perebutan Lahan - Tribun Medan

Narasumber Juga Manusia - Tribun Medan

Narasumber Juga Manusia - Tribun Medan

Wartawan Harus Mencerdaskan Bangsa - Tribun Medan

Wartawan Harus Mencerdaskan Bangsa - Tribun Medan

RDP, Dinas Kebersihan 2012 Minta Rp 103 Miliar - Tribun Medan

RDP, Dinas Kebersihan 2012 Minta Rp 103 Miliar - Tribun Medan

Rencana Anggaran Dinas Kebersihan Tidak Sesuai Tupoksi - Tribun Medan

Rencana Anggaran Dinas Kebersihan Tidak Sesuai Tupoksi - Tribun Medan

LBH : CBD Bahayakan Penerbangan - Tribun Medan

LBH : CBD Bahayakan Penerbangan - Tribun Medan

Jauh Dari Profesionalisme, Pengurus Tak Mau Publikasi Kontrak Pemain - Tribun Medan

Jauh Dari Profesionalisme, Pengurus Tak Mau Publikasi Kontrak Pemain - Tribun Medan

Jerman-Belanda Bertemu di Grup Maut - Tribun Medan

Jerman-Belanda Bertemu di Grup Maut - Tribun Medan

Tango 12, Bola Resmi Piala Eropa 2012 - Tribun Medan

Tango 12, Bola Resmi Piala Eropa 2012 - Tribun Medan

Stop Kekerasan atau Hadapi Perang Saudara - Tribun Medan

Stop Kekerasan atau Hadapi Perang Saudara - Tribun Medan

Wali Kota Makassar Bandingkan Titiek Puspa dengan Mobil Tua - Tribun Medan

Wali Kota Makassar Bandingkan Titiek Puspa dengan Mobil Tua - Tribun Medan

Jadwal Pertandingan Uero 2012 - Tribun Medan

Jadwal Pertandingan Uero 2012 - Tribun Medan

KNPI Kutim Minta Dokumen RAPBD dan APBD 2012 Dipublikasikan - Tribun Medan

KNPI Kutim Minta Dokumen RAPBD dan APBD 2012 Dipublikasikan - Tribun Medan

Tim SAR Gabungan Fokus Angkat Satu Mobil - Tribun Medan

Tim SAR Gabungan Fokus Angkat Satu Mobil - Tribun Medan

Polygon Keluarkan Sepeda Seri 2012 - Tribun Medan

Polygon Keluarkan Sepeda Seri 2012 - Tribun Medan

Wali Kota Makassar Bandingkan Titiek Puspa dengan Mobil Tua - Tribun Medan

Wali Kota Makassar Bandingkan Titiek Puspa dengan Mobil Tua - Tribun Medan

Launching PSMS Tanpa Rahudman - Tribun Medan

Launching PSMS Tanpa Rahudman - Tribun Medan

Wali Kelas: Ikuti Saja Permainannya


Pengutipan iuran untuk perbaikan instalasi listrik di SMAN 7 memberatkan orangtua murid. Hal ini terlihat dari perkataan orangtua murid kepada www.tribun-medan.com.

Orangtua siswa SMAN 7, Anwar mengatakan iuran wajib itu harus segera dibayarkan kalau tidak siswa tidak bisa mengikuti mid semester. "Mau tidak mau ini harus dibayar," kata Anwar.

Menurut Anwar kerusakan instalasi listrik telah terjadi tahun ajaran 2010/2011. Tetapi kondisi listrik di kantor guru dan kepala sekolah terus menyala sedangkan ruang kelas tidak tersuplai listrik. Bahkan, sambung Anwar renovasi sekolah yang sedang dilakukan selalu menggunakan listrik.

"Hal ini sudah saya laporkan kepada wali kelas murid, tapi wali kelas yang bernama Boston Pasaribu cuma mengatakan dirinya tidak bisa membantu banyak. Malah dia mengimbau saya untuk mengikuti permainannya saja,"kata Anwar kepada www.tribun-medan.com, Jumat (2/2) diwarung kopi dikawasan Hotel Polonia.

Mengenai Iuran Perbaikan Listrik, Daud "No Comment"

Iuran yang ditetapkan pihak SMAN 7 Medan kepada siswa yaitu uang perbaikan instalasi listrik sebesar Rp165Ribu membuat Orangtua siswa memberitahu bahwa ketua komite sekolah tidak lain adalah Kepala Sekolah SMAN 7 Medan. Muhammad Daud.

Berdasarkan laporan tersebut, www.tribun-medan.com berusaha menemui Kepala SMAN 7 guna mendapatkan pernyataannya. Namun tepat pukul 11.23 WIB beberapa guru yang dijumpai terkesan menyembunyikan keberadaan pimpinannya.

Akhirnya sekitar lima menit berselang tepatnya 11.28 wib www.tribun-medan.com berhasil menemui Kepala Sekolah SMAN 7, Muhammad Daud tepat didepan ruangannya. Namun Daud ketika disinggung persoalan itu tidak banyak berkomentar. Dirinya terus menyebutkan "Selesai Jumatan ya, saya mau jumatan, nanti saja ya," Sembari meninggalkan ruangannya Daud tampak panik dan gugup.

Takut Gak Ikut Mid, Anwar Terpaksa Bayar

Kebijakan sekolah yang tidak bisa dirubah lagi membuat orangtua siswa bernama Anwar terpaksa membayar permintaan sekolah tersebut dengan alasan agar anaknya bisa ikut ujian mid semester.

Setelah pembayaran Anwar mengaku tidak menerima kwitansi sebagai tanda bukti pembayaran. Bahkan ketika disinggung mengenai hal itu wali kelas menyebutkan sudah aturan dari komite sekolah.

"Saya tidak mendapat kwitansi dari iuran yang saya bayarkan untuk perbaikan instalasi listrik di sekolah tempat anak saya menimba ilmu," kata Anwar kepada www.tribun-medan.com.

Mendapatkan jawaban yang tidak menyenangkan dari wali kelas, Anwar mempertanyakan kepada Kepala SMAN 7, Muhammad Daud. Namun apa yang diterima Anwar, Kepala Sekolah SMAN 7 Medan mengatakan hal yang sama.

"Semuanya melemparkan ke komite ketika saya tanya. Kasihan sekali siswa-siswa yang tidak mampu harus mencari duit. Rp165ribu itu termasuk besar bagi beberapa orangtua murid/wali murid," terang Anwar.

Perbaikan Listrik, SMAN 7 Medan Libatkan Murid


Listrik merupakan kebutuhan sehari-hari yang sangat diperlukan dan apabila listrik tidak mengalir, maka manusia akan sangat terganggu karena ketiadaannya.

Seperti halnya SMAN 7 Medan yang sedang merencanakan perbaikan instalasi listrik. Namun sayangnya, dalam perencanaan perbaikan instalasi listrik, pihak sekolah melibatkan anak didik yang sama sekali bukan merupakan urusan mereka.

Hal ini tentu sangat memberatkan orangtua siswa karena merasa terbebani dengan penambahan iuran perbaikan instalasi listrik yang akan dilakukan pihak sekolah. Seperti yang diutarakan orangtua siswa kepada www.tribun-medan.com, mereka terpaksa membayar iuran tersebut karena takut anaknya tidak bisa mengikuti mid semester.

Anwar selaku orangtua siswa kelas 10 SMAN 7 mengatakan anggaran wajib itu sudah ditagih sejak pertengahan September lalu. Beberapa siswa sempat menolak mengeluarkan uang sebesar Rp165Ribu untuk membantu perbaikan instalasi listrik di sekolah mereka. Namun pihak sekolah mendesak siswa kelas 10-12 segera melunasi iuran perbaikan listrik di SMAN 7. (*)

Wow, Teknik Bercinta Diajarkan di Sekolah?


Sebuah sekolah khusus mengajari teknik-teknik bercinta dan cara memuaskan pasangan kini telah dibuka di Wina, Australia. Demikian dilansir Daily Mail, Kamis (1/12/12011).

Kepala sekolah asal Swedia, Ylva-Maria Thompson, membuka sekolah internasional untuk mengajari siswanya menjadi seorang pasangan yang hot dan hebat di ranjang.

Sekolah bernama The Austrian International Sex School menawarkan pelajaran dengan biaya 1.400 poundsterling satu semester. Sang kepala sekolah menambahkan, siapapun yang berusia di atas 16 tahun bisa mengajukan aplikasi ke akademi tersebut.

Para siswa akan tinggal bersama-sama dengan lawan jenis di sekolah berasrama dan mereka diharapkan bisa mempraktikkan pekerjaan rumah mereka. Setelah lulus, mereka kemudian dianugerahi semacam sertifikat dan kualifikasi.

"Pendidikan utama kami bukan secara teoris melainkan praktik. Ini memberikan tekanan bagaimana menjadi seorang kekasih yang hebat," jelasnya.

"Akan diajarkan posisi bercinta, cara menyentuh pasangan, bahkan dilengkapi dengan gambaran anatomi," demikian disampaikan juru bicara Melodi Kirsch sembari menambahkan sekolah ini bakal meraih sukses yang sangat besar di masa mendatang.

Sekolah ini sudah menjadi kontroversi di negara itu setelah sebuah iklan memperlihatkan pasangan bercinta dilarang tayang di televisi. (*)

Inilah Nama Korban Longsor Nias - Tribun Medan

Inilah Nama Korban Longsor Nias - Tribun Medan

Arototona: Belum Dapat Dipastikan Berapa Kerugian - Tribun Medan

Arototona: Belum Dapat Dipastikan Berapa Kerugian - Tribun Medan

30 Orang Masih Tertimbun - Tribun Medan

30 Orang Masih Tertimbun - Tribun Medan

Longsor, 37 KK Kehilangan Keluarga - Tribun Medan

Longsor, 37 KK Kehilangan Keluarga - Tribun Medan

Hujan 3 Hari, Nias Longsor - Tribun Medan

Hujan 3 Hari, Nias Longsor - Tribun Medan

Hujan 3 Hari, Nias Longsor - Tribun Medan

Hujan 3 Hari, Nias Longsor - Tribun Medan

Tanah Menentukan Finishing Perumahan - Tribun Medan

Tanah Menentukan Finishing Perumahan - Tribun Medan

Monyet Bikin Gadis Cantik Ini Terkenal


Charmian Chen, mahasiswi asal Taiwan, tidak pernah menyangka bahwa insiden memalukan saat dua ekor monyet ekor panjang membuat atasan bikininya melorot justru membuat dia jadi tenar di dunia maya. Chen, yang kebetulan seorang model, mengunjungi kawasan Sacred Monkey Forest di Ubud, Bali, bulan lalu saat dua primata yang "kurang ajar" itu "menggerayangi" dia dan membuat atasan pakaiannya melorot.

Mahasiswi berusia 22 tahun itu sedang berlibur dan tengah memberi makan monyet-monyet ketika peristiwa tersebut terjadi. Dua monyet itu rupanya melihat ada biji jagung yang jatuh mengenai bagian atas tubuh Chen. Primata tersebut menginginkan biji jagung itu.

Meskipun Chen berusaha keras mengusir para monyet itu, salah seekor berhasil menarik bikini model itu hingga melorot. Chen pun jadi malu dan berusaha untuk menutupi dirinya sebaik mungkin dengan menggunakan tangannya.

Peristiwa liburan yang membuatnya malu dan terasa konyol itu justru telah membuat Chen jadi bintang tenar di internet. Foto-foto kejadian itu menjadi berita utama di Taiwan, sejumlah stasiun televisi meminta dia untuk tampil dan berbicara tentang kejadian tersebut. Foto-foto tersebut juga telah menyebar ke seluruh dunia, muncul di situs blog, forum, serta media di AS, Inggris, dan Eropa, demikian antara lain menurut Daily Mail dan The Sun, Selasa (29/11/2011).

Chen bilang, "Saya sedang berlibur dan pada awalnya foto-foto itu lucu saja. Namun, ketika saya kembali ke Taiwan, semua orang mencoba menambahkan saya sebagai teman mereka di Facebook. Saya berpikir, ini agak aneh."

Ia melanjutkan, "Kemudian salah satu dari mereka bilang, mereka sudah melihat foto-foto (saya) itu dan saya benar-benar terkejut. Hal berikutnya yang saya tahu adalah saya mendapat telepon dari stasiun televisi. Saya sedang berlibur di Bali, jadi saya tidak keberatan. Tapi, kembali di Taiwan, saya masih ingin belajar, jadi saya tidak ingin menjadi terkenal hanya karena payudara saya. Tapi sesungguhnya itu menyenangkan, orang mendatangi saya dan bilang 'you're the monkey girl' dan hal itu membuat saya tertawa."

Chen mengatakan, monyet-monyet itu, selain lapar, juga tertarik pada bikini-bikini yang dipakai banyak pengunjung. Dia menambahkan, "Saya pikir, ketika monyet-monyet itu menarik pakaian saya, itu karena ada jagung. Namun, staf taman itu mengatakan, pengunjung yang berbikini cerah memang menarik perhatian para monyet. Saya pikir, warna-warna cerah itu mereka kira mungkin buah. Saya tidak tahu tentang hal itu (sebelumnya), tapi sangat aneh ketika itu."

Bagai "Ejakulasi Dini" - Tribun Medan

Bagai "Ejakulasi Dini" - Tribun Medan

Kurang Air, Pihak Properti Bangun Sumur Bor - Tribun Medan

Kurang Air, Pihak Properti Bangun Sumur Bor - Tribun Medan

Hunian 100 Unit Rumah Hemat Pakai PDAM - Tribun Medan

Hunian 100 Unit Rumah Hemat Pakai PDAM - Tribun Medan

Pengguna PDAM 80 Persen Warga Kota Medan - Tribun Medan

Pengguna PDAM 80 Persen Warga Kota Medan - Tribun Medan

Kenaikan Tarif PDAM Harus Dipikirkan - Tribun Medan

Kenaikan Tarif PDAM Harus Dipikirkan - Tribun Medan

PDAM Bantah Tarif Listrik Sosial Komersil - Tribun Medan

PDAM Bantah Tarif Listrik Sosial Komersil - Tribun Medan

Airbrush Dominan Pemikat Perempuan - Tribun Medan

Airbrush Dominan Pemikat Perempuan - Tribun Medan

Penampilan Perdana Juara III - Tribun Medan

Penampilan Perdana Juara III - Tribun Medan

Dari Main Jadi Demen - Tribun Medan

Dari Main Jadi Demen - Tribun Medan

Hemat APBD Untuk Korupsi - Tribun Medan

Hemat APBD Untuk Korupsi - Tribun Medan

Peluang Usaha Kripik Singkong Maichih - Tribun Medan

Peluang Usaha Kripik Singkong Maichih - Tribun Medan

Foto Nikita Willy dan Diego Beredar - Tribun Medan

Foto Nikita Willy dan Diego Beredar - Tribun Medan

Wow, Kebutuhan Ikan di Sumut Meningkat - Tribun Medan

Wow, Kebutuhan Ikan di Sumut Meningkat - Tribun Medan

Balita Deliserdang Terancam Polio - Tribun Medan

Balita Deliserdang Terancam Polio - Tribun Medan

Tidak Ada Patokan Sewa Room Karoke di Delta - Tribun Medan

Tidak Ada Patokan Sewa Room Karoke di Delta - Tribun Medan

Banyaknya Toko Buku, Gramedia Tak Terganggu - Tribun Medan

Banyaknya Toko Buku, Gramedia Tak Terganggu - Tribun Medan

Wikipedia Dapat Hibah 4,5 Miliar - Tribun Medan

Wikipedia Dapat Hibah 4,5 Miliar - Tribun Medan

Bikers Bukan Musuh Masyarakat


"Sekumpulan anak-anak yang kurang perhatian dari orangtua yang kebetulan mempunyai sepeda motor yang tidak tahu menyalurkan aspirasinya," itulah yang dikatakan ketua Biker Motor Polri (BMP) Sumut, Abeng Harahap terhadap bikers yang meresahkan masyarakat.

Dikatakannya, bikers sejati itu bukan meresahkan masyarakat, namun teman dari masyarakat yang patuh terhadap peraturan lalulintas dan mempunyai wadah untuk melakukan kegiatan positif.

"Bikers itu bukan hanya hobi yang timbul dari kita yang ditakuti masyarakat. Namun harapan kita biker akan sosialisasi tertib lalulintas kepada masyarakat khususnya safety ridding,"kata Penasehat BMP Sumut, Deni Siagian didampingi Ketua Umum BMP Sumut, Abeng Harahap.

Deni mengatakan, awalnya BMP itu adalah Bikers Mitra Polantas. Hal itu berawal dari tahun 2007 dimana Kompol Safwan Hayat yang pada tahun itu sebagai Kasatlantas Medan ingin membuat komunitas motor.

"Karena pada tahun ini, di Kota Medan awalnya untuk komunitas motor, sedangkan di Bandung pada tahun 2007 komunitas motor gegerkan kota Bandung," terang Deni seraya mengatakan agar Kota Medan tidak seperti Bandung.

Masih dikatakan Deni, tahun 2008 BMP dirubah menjadi Bikers Mitra Polri. "Bukan berarti kita bisa diatur Polri," kata Deni seraya mengatakan BMP Sumut siiap membantu tugas Polri.

Sampai saat ini sambung Deni, BMP Sumut mempunyai massa sekitar 3-4 Ribu disetiap kabupaten kota.

Sedangkan menurut Ketum BMP, Abeng mengatakan BMP merupakan paguyupan dari klub-klub sepeda motor. BMP Sumut sudah banyak diikuti oleh orang dari daerah. Itu berawal saat BMP Sumut melakukan touring kedaerah dan masyarakat daerah melihat kegiatan kita. "Selain itu, ada klub bikers yang datang dari daerah ke Kota Medan dan kita (BMP) jemput mereka di Kayu Besar Tanjung Morawa. Dari situlah mereka (Bikers) menyampaikan kepada masyarakat daerah mereka kalau BMP itu bagus dan ingin membuat BMP didaerah mereka," terang Abeng saat mengikuti diskusi umum di Harian Tribun Medan.

Dikatakan Abeng, sampai saat ini, daerah yang sudah tergabung dalam BMP Sumut, Kota Binjai, Tebing Tinggi, Siantar, Asahan. "Dimana untuk Asahan, kita baru melantik ketua BMP disana," ujar Abeng.

Ditanya mengenai masa kepemimpinan di BMP Sumut berapa lama, Abeng menjelaskan BMP Sumut yang sudah berdiri sekitar 5 tahun lalu sudah tiga kali ganti ketua, dimana dalam menjabat itu untuk satu periode masa kepemimpinan selama dua tahun.

Disinggung mengenai geng motor, Abeng hanya mengatakan dirinya tidak suka kalau itu dibilang geng motor. "Karena mereka masih sekumpulan anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari orangtua yang kebetulan punya motor dan tidak tersalurkan hasratnya untuk merasakan kebebasan," urai Abeng.

Nah untuk itu, sambungnya, BMP Sumut akan menjadi wadah bagi mereka yang ingin merasakan kebebasan dalam bermotor. BMP Sumut untuk mengantisipasi kelakukan bikers yang meresahkan masyarakat, BMP Sumut membuat beberapa kegiatan dimana kegiatan tersebut sudah sering mereka lakukan, yaitu membuat acara Jambore, ajang modifikasi motor, dan freestyle berbentuk kontes.

"Dari situ kita mengharapkan agar kebebasan mereka tentang motor bisa tersalurkan dengan adanya kegiatan dari BMP Sumut," harap Abeng seraya mengatakan kalau memang mereka punya nyali, ayok kita touring ketimbang membuat aksi yang meresahkan masyarakat. "Karena geng motor itu tidak ada, Bikers yang ada dan Bikers kegiatannya tidak meresahkan masyarakat," terang Abeng. (akb)

PTPN II Belum Tahu Kota Baru Percut - Tribun Medan

PTPN II Belum Tahu Kota Baru Percut - Tribun Medan

Emas Pertama Wushu dari Atlet Sumut - Tribun Medan

Emas Pertama Wushu dari Atlet Sumut - Tribun Medan

PTPN II Belum Mengetahui Rencana Kota Baru - Tribun Medan

PTPN II Belum Mengetahui Rencana Kota Baru - Tribun Medan

Takutnya, Kota Baru Copas dari Kota Medan - Tribun Medan

Takutnya, Kota Baru Copas dari Kota Medan - Tribun Medan

Sumut Bangun Kota Baru - Tribun Medan

Sumut Bangun Kota Baru - Tribun Medan

Ini Dia Tips Agar BB Tidak Lemot

Tips agar BB kita gak lemot dan kinerjanya tetap lancar dan stabil, karena BB bukan HP biasa, tetapi sebuah Smartphone. Tips ini berlaku untuk semua type BB, baik Curve, Pearl, Bold maun Storm. Berikut tips nya :

1. Usahakan tiap 2-3 hari sekali, cabut/lepas batere BB, dan diamkan selama 1-2 menit, ini fungsinya untuk membuang dan menghapus sisa-sisa file yg tidak terpakai akibat proses chatting maupun browsing.

2. Lakukan secara rutin Clear Log Event dengan cara tekan tombol ALT+L G L G..akan muncul dilayar hasil log,tekan tombol logo  ,pilih Clear Log (jk bhs inggris), atau bersihkan Log (jk bhs indonesia), tekan Delete.

3. Lakukan juga secara rutin Cleaning Memory, dgn cara, pilih Options, Security Options, Cleaning Memory, tekan tombol logo  ,pilih Clean Now.

4. Tiap 2-3 hari sekali,lakukan Host Routing Table, dengan cara pilih Options, Advanced Options, pilih Host Routing Table, tekan tombol logo  ,pilih Register Now.

5. Dan setelah step ke 4 diatas,lakukan juga tiap 2-3 hari sekali Diagnostic Test, ini sangat penting. Karena lwt inilah kelihatan dilayar apakah BB kita terkoneksi semua,baik PIN, Register maupun koneksi Email. Dengan cara, pilih Options, Mobile Network, setelah itu tekan logo  ,pilih Diagnostic Test, lalu tekan lagi tombol logo  ,pilih RUN,biarkan sampai proses berjalan Completed, jika hasil proses ada yg Abort,ulangi lg agar hasil jgn sampai ada yang Abort..

Itulah tips agar kinerja BB kita lancar, stabil dan tidak lemot. Semoga bermanfaat..Ingat, tips diatas bukan cuma diusahakan dilakukan, tetapi harus, agar BB lancar dan tidak lemot..Karena BB bukan HP GSM biasa..BB (Blackberry) adalah Smartphone..

Sumut Minta 1,5 Juta Hektar Hutan Dilepaskan - Tribun Medan

Sumut Minta 1,5 Juta Hektar Hutan Dilepaskan - Tribun Medan

Ultahku di Karoke

Malam minggu merupakan malam yang panjang bagi kawula muda untuk memadu kasih bersama pasangannya. Baik itu anak SMA maupun mereka yang mahasiswa.

Malam minggu kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena aku dan teman-teman SMP, karoke di salah satu tempat hiburan tersohor di Kota Medan.

Karoke itu kami adakan untuk merayakan ultah aku yang ke 24 tahun. Alhamdulillah acaranya berjalan sesuai rencana.

Aku berharap di ultah aku yang ke-24 ini tercapai semua yang diucapkan oleh kawan-kawan aku.

Semoga menjadi apa yang diinginkan, semoga semakin baik, sukses, jadi orang yang berguna bagi agama, bangsa dan bagi kedua orangtua.

Hanya 18 Unit Tersisa di The Atria Residence - Tribun Medan

Hanya 18 Unit Tersisa di The Atria Residence - Tribun Medan

Jamaah Kloter Satu Telat 80 Menit - Tribun Medan

Jamaah Kloter Satu Telat 80 Menit - Tribun Medan

Duet Papua Lumat Singapura 2-0 di Babak I - Tribun Medan

Duet Papua Lumat Singapura 2-0 di Babak I - Tribun Medan

Ini Lho, Contoh Rumah Murah Seharga Rp 25 Juta Per Unit! - Tribun Medan

Ini Lho, Contoh Rumah Murah Seharga Rp 25 Juta Per Unit! - Tribun Medan

Jangan Menikah pada 11-11-11


Banyak calon pengantin yang saat ini tidak lagi memilih tanggal perkawinan sesuai perhitungan "hari baik" seperti yang dipercaya para orangtua. Kaum muda meyakini bahwa semua hari adalah hari baik. Oleh karena itu, mereka bisa menentukan tanggal berapa pun untuk menikah dan melahirkan anak. Karena bisa memilih, kini mereka menginginkan tanggal-tanggal "cantik" seperti 7 Juli 2007, 8 Agustus 2008, atau tahun ini, 11 November 2011, atau 20 November 2011.

Alasan memilih tanggal-tanggal cantik ini sangat beragam. Ada yang sekadar menganggapnya "tanggal cantik", ada yang memilihnya agar mudah diingat (karena kombinasinya secara angka menjadi 11-11-11 atau 20-11-2011), atau percaya bahwa kombinasi angka tersebut merupakan angka "hoki".

Namun jika kelak Anda berniat memilih tanggal-tanggal dengan kombinasi "cantik" seperti itu, sebaiknya Anda pikirkan kembali masak-masak. Berdasarkan pengalaman beberapa pasangan pengantin yang telah menikah di tanggal-tanggal cantik tersebut, justru mereka mengalami banyak hal yang kurang menguntungkan. Bahkan, para tamu pun akan terkena imbasnya. Beberapa hal berikut ini mungkin bisa Anda jadikan pertimbangan:

1. Sulit mencari lokasi perkawinan.
Begitu banyaknya pasangan yang mengincar tanggal tersebut membuat gedung-gedung perkawinan sudah tersewa jauh-jauh hari. Banyak calon pengantin yang berani membayar lebih mahal daripada tarif normal, namun toh tak berhasil mendapatkannya. Akhirnya yang diperoleh hanyalah kekecewaan, karena terpaksa memilih tanggal lain. Kalau toh berhasil mendapatkannya, Anda juga terpaksa menghabiskan lebih banyak biaya.

2. Kesulitan mencari gedung perkawinan
juga diikuti dengan kesulitan mencari vendor pendukung lain yang masih dapat melayani pada tanggal tersebut, seperti katering, make up artist, penjahit kebaya, fotografer, dekorasi, mobil pengantin, percetakan untuk undangan, dan lain sebagainya. Akibatnya, Anda harus mencari vendor pengganti, yang pilihannya mungkin tidak terlalu memuaskan untuk Anda.

3. Selain gedung perkawinan, pihak lembaga agama
yang akan menikahkan Anda juga akan sulit memberikan pelayanan jika jumlah calon pengantin terlalu banyak. Siap-siap saja ditolak jika Anda tidak memesan tempat sejak beberapa bulan sebelumnya. Gereja, misalnya, maksimal hanya akan menyelenggarakan tiga sakramen perkawinan dalam satu hari tersebut.

4. Karena pesanan meningkat, penyedia jasa perkawinan umumnya juga menaikkan harga atau tarifnya. Beberapa unit yang cenderung menaikkan harga contohnya, florist, penjahit atau desainer, percetakan, fotografer, persewaan mobil, dan lain sebagainya.

5. Anda akan dibuat lebih deg-degan karena penjahit kebaya atau percetakan tempat Anda mencetak undangan kebanjiran order, sehingga pesanan Anda pun terancam tidak akan selesai pada waktunya. Bayangkan apa yang Anda rasakan, jika penjahit kebaya menjanjikan kebaya baru akan selesai pada hari H! Justru karena Anda tidak turun tangan langsung mengurusi undangan, misalnya, Anda hanya dapat menunggu kabar, dan hal ini sama sekali tidak menyenangkan.

6. Teman-teman atau kerabat Anda umumnya juga kebanjiran undangan
pada hari yang sama. Sekalipun acara digelar pada jam yang berbeda, tamu tetap harus memilih undangan mana yang harus dihadiri. Bayangkan bila Anda menerima tujuh undangan dalam satu hari, dengan lokasi yang saling berjauhan. Menghadiri tiga undangan saja tentu sudah cukup melelahkan.

7. Macet! Sebagai tamu,
Anda akan dibikin stres mengarungi jalanan kota Jakarta untuk menghadiri undangan di sana-sini. Jangan lupakan juga vendor yang melayani kebutuhan Anda, seperti pembuat janur atau katering. Seringkali kurirnya harus mengantarkan pesanan di beberapa tempat, dan ikut terkena macet. Lagi-lagi Anda akan dibuat was-was pesanan datang terlambat.

8. Karena tamu Anda harus menghadiri beberapa undangan sekaligus, sedangkan kondisi jalanan sangat tidak bersahabat, Anda juga khawatir banyak teman atau keluarga yang tidak dapat menghadiri pernikahan Anda. Akibatnya, resepsi perkawinan Anda sepi, dan hidangan yang melimpah ruah jadi sia-sia.

9. Banyak calon pengantin yang punya pikiran yang sama dengan Anda: memilih tanggal cantik. Akhirnya, tanggal tersebut tidak lagi eksklusif, atau tidak istimewa lagi, karena Anda bukan satu-satunya yang menikah pada tanggal tersebut.

Nah, sekarang coba bandingkan hal-hal di atas dengan keuntungan yang Anda dapatkan dengan memilih tanggal "keramat". Kemungkinan besar, Anda hanya akan menyimpan tanggal cantik yang mudah diingat oleh Anda sendiri. Selebihnya, hanya kerepotan yang Anda dapatkan.

Karena itu, jika Anda berencana menikah pada 12 Desember 2012 nanti, ada baiknya Anda melakukan berbagai tindakan antisipasi untuk berbagai kerepotan yang mungkin akan terjadi. Jika Anda telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, bukan tak mungkin rencana pernikahan Anda pun akan sukses dan menjadi kenangan manis.

Selamat merencanakan perkawinan!

TNI Butuh Media Sebagai Corong Kepada Masyarakat - Tribun Medan

TNI Butuh Media Sebagai Corong Kepada Masyarakat - Tribun Medan


Banyak orang yang sengaja melakukan wisata ke mancanegara untuk melihat keajaiban alam atau pemandangan aneh yang tidak biasa. Tetapi, di mana Anda bisa menemukan fenomena alam yang dianggap luar biasa tersebut?

Aurora Borealis dan Aurora Australis. Aurora merupakan sebuah fenomena pancaran cahaya yang menyala pada lapisan ionosfer di langit yang terjadi karena partikel yang terkena pancaran matahari. Fenomena ini biasanya terjadi di kutub, menghasilkan cahaya kehijauan yang menakjubkan dalam bentuk pita dan busur.

Aurora Borealis terjadi di kutub utara, sementara Aurora Australis terjadi di kutub selatan. Aurora Borealis selalu terjadi di antara bulan September dan Oktober atau bulan Maret dan April. Waktu yang paling tepat untuk melihat aurora adalah saat tengah malam.

Catatumbo Lightning. Pernahkah Anda menonton kartun dengan ilustrasi suatu tempat yang selalu dinaungi langit gelap dengan petir bersahutan? Fenomena ini disebut Catatumbo Lightning, sebuah fenomena petir yang terus menyambar dengan intensitas yang sangat tinggi. Petir ini berlangsung terus menerus selama 10 jam dalam sehari.

Dalam setahun, kejadian alam ini bisa berlangsung 140 hingga 160 hari. Mungkin tempat ini adalah pilihan yang ‘teduh’ untuk dikunjungi, tetapi peluang Anda untuk tersambar petir juga meningkat secara signifikan. Fenomena ini bisa Anda temui di Danau Maraicabo, Venezuela.

Ghostlights. Biasanya banyak orang yang mencoba berburu bola api misterius di kejauhan, orang menyebutnya ghostlights atau spooklights. Ghostlights terlihat seperti cahaya cerah yang bersinar seukuran bola basket yang melayang-layang di atas tanah.

Jika Anda tertarik melihat fenomena alam yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah ini, Anda bisa mendatangi kota Marfa di Texas, Amerika Serikat. Ghostlights bisa muncul di malam hari selama beberapa detik, bahkan selama berjam-jam.

Tempat lain adalah di Brown Mountain Lights di North Carolina, Amerika Serikat, pada setiap bulan September hingga November. Tetapi jangan pernah mencoba mendekati ghostlights atau cahaya tersebut akan langsung menghilang.

The Morning Glory Could. Ini adalah fenomena alam berupa gulungan awan seperti tabung yang panjangnya bisa mencapai 1000 kilometer dengan ketinggian rendah. Awan ini bergerak dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Formasi awan ini seringkali tak hanya terdiri dari satu awan, kadang bisa mencapai depalan gulungan awan.

Anda bisa mendapati fenomena alam ini Teluk Carpentaria di Australia. Awan ini dapat diprediksi dan diamati secara teratur. Tempat terbaik untuk melihat awan ini adalah di Burketown pada bulan September hingga November pada pagi hari.

Naga Fireballs. Ini adalah fenomena yang terjadi di Thailand dan Laos berupa bola-bola seukuran telur ayam berwarna kemerahan yang mengeluarkan cahaya tampak seperti terbang dari sungai.

Oleh penduduk setempat, bola-bola api ini dipercaya dihasilkan oleh seekor ular naga yang hidup di sungai. Biasanya, fenomena ini terjadi bertepatan dengan perayaan adat di Sungai Mekong pada bulan Oktober.

Penitentes. Jika biasanya salju berbentuk butiran-butiran lembut, bentuk salju yang ini berbeda, berbentuk pisau tipis yang mengarah ke langit. Salju ini terbentuk karena angin kencang yang membuat butiran-butiran salju terbentuk menjadi blok.

Kemudian karena panas matahari, ujungnya mencair hingga membentuk seperti mata pisau. Penitetes terbesar berukuran 6 meter yang bisa ditemukan di pegunungan Andes 4000 meter di atas permukaan laut yang berada di Argentina.

Pororoca. Pororoca adalah sebutan untuk angin yang sangat kencang yang mengakibatkan gelombang ombak besar di wilayah Amazon, Amerika Selatan. Fenomena ini adalah hasil pasang surut Samudera Hindia yang kemudian mendorong gelombang setinggi hampir 12 kaki.

Pororoca ini merupakan fenomena yang harus Anda kunjungi jika menyenangi olahraga ekstrim. Anda bisa datang pada bulan Februari atau Maret.

Rain of Fish. Legenda yang ada menceritakan bahwa seorang misionaris dari Spanyol mengunjungi Honduras sekitar seratus lima puluh tahun lalu. Ia melihat banyak orang miskin dan kelaparan, kemudian ia berdoa dan meminta kepada Tuhan untuk menyediakan makanan gratis. Tiba-tiba, hujan ikan terjadi dari langit.

Uniknya, hal tersebut masih terjadi hingga sekarang karena setelah badai aneh selesai, ada ribuan ikan hidup tersebar di tanah. Fenomena aneh ini disebut Festival Lluivia de Peces yang terjadi antara Mei dan Juli di Kota Yoro, Honduras.

Red Tide. Sebutan bagi fenomena saat air laut berubah menjadi merah karena ganggang mikroskopis berkembang biak secara massal dan menutupi permukaan air laut. Ini mungkin terlihat indah, namun sangat berbahaya karena ganggang tersebut beracun dan bisa membunuh lebih dari 100 ton ikan per hari.

Terkadang warna lautan bisa menjadi biru terang saat malam hari. Fenomena in biasanya terjadi di pantai dengan perairan hangat, misal di Teluk Meksiko antara bulan Agustus dan Februari.(*)

Jamaah yang Wafat Mendapat Rp 34 Juta - Tribun Medan

Jamaah yang Wafat Mendapat Rp 34 Juta - Tribun Medan

Harga Cabai Naik 2 Kali - Tribun Medan

Harga Cabai Naik 2 Kali - Tribun Medan

Dua Pemain Pengganti Indonesia Gilas Kamboja 6-0 - Tribun Medan

Dua Pemain Pengganti Indonesia Gilas Kamboja 6-0 - Tribun Medan

Anak Medan Punya Kreasi: Banyak Guru Beli Ijazah S1 - Tribun Medan

Anak Medan Punya Kreasi: Banyak Guru Beli Ijazah S1 - Tribun Medan

Banyak Guru Beli Ijazah S1 - Tribun Medan

Banyak Guru Beli Ijazah S1 - Tribun Medan

Ini Dia Perbedaan Merokok dan Dirokok

Perbedaan Merokok dan Dirokok

M: Merokok
D: Dirokok

(M) : Menghasilkan asap
(D) : Menghasilkan cairan
(M) : Aktifitas ini lebih baik diudara terbuka
(D) : Hanya orang nekat melakukannya di udara terbuka
(M) : Asapnya mengganggu lingkungan
(D) : Bisa diarak keliling lingkungan
(M) : Di udara dingin merokok sambil berjaket
(D) : Meski dingin sekali, celana dibuka lebar
(M) : Hangat di mulut
(D) : Hangat di bawah
(M) : Perlu korek api
(D) : Korek api sangat berbahaya untuk hal ini
(M) : Perlu asbak
(D) : Perlu tissue, saputangan atau handuk
(M) : Menggunakan mulut sendiri
(D) : Mulut org lain, bisa 1 atau lebih
(M) : Tangan sendiri aktif
(D) : Tangan orang lain otomatis aktif
(M) : Mulut sendiri aktif
(D) : Mulut orang lain bisa pegel-pegel
(M) : Saat merokok kadang suka meludah
(D) : Suka diludahin
(M) : Sesudah merokok meludah juga
(D) : Kadang-kadang bisa muntah
(M) : Saat merokok bertopang kaki dgn santai
(D) : Kaki terbuka dan tubuh sesantai mungkin
(M) : Ada yg suka menggigit (Filter) rokoknya
(D) : Ada bahaya tergigit memang
(M) : Sesudah selesai kadang perlu cuci mulut
(D) : Kalau tdk hati-hati perlu cuci celana dlm

Ayo siapa yang Dirokok dan Siapa yang Merokok??

Arti Nama Negara / Kota di Dunia

ARTI NAMA NEGARA/KOTA DI DUNIA
Berikut ini adalah kepanjangan dari nama-nama negara/kota di dunia:

H.O.L.L.A.N. D
Hope Our Love Lasts And Never Dies

I.T.A.L.Y.
I Trust And Love You

L.I.B.Y.A.
Love Is Be au tiful ; You Also

F.R.A.N.C.E.
Friendships Remain And Never Can End

C.H.I.N.A.
Come Here...... I Need Affection

B.U.R.M.A.
Between Us, Remember Me Always

N.E..P.A.L.
Never Ever Part As Lovers

I.N.D.I.A.
I Nearly Died In Adoration

K.E.N.Y.A
Keep Everything Nice, Yet Arousing

C.A.N.A.D.A.
Cute And N au ghty Action that developed into attraction

K.O.R.E.A.
Keep Optimistic Regardless of Every adversity

E.G.Y..P.T.
Everything's Great, You Pretty Thing !

M.A.N.I.L.A.
May All Nights Inspire Love Always

P.E.R.U.
Phorget (Forget) Everyone... Remember Us

T.H.A.I.L.A. N.D.
Totally Happy, Always In Love And Never Dull

J.A.K.A.R.T. A
Jambret Ada, Koruptor Ada, Rampok Tentu Ada

Kucing dan Anjing

Malam itu adalah malam dimana aku dan temanku duduk di sebuah warung kopi (warkop) terletak di Jalan Juanda Kota Medan. Warkop ini acapkali digandrungi kawula muda yang hobi kongkow-kongkow bareng teman. Biasanya warkop ini sering diramaikan remaja berkisar usia 17-25 tahun, walaupun ada juga diatas rentan usia itu yang meramaikan warkop Juanda tersebut.

Seperti biasa, aku keluar dari kantor sekitar pukul 00.00 Wib, karena memang jam kerja aku dimulai pukul 16.00 Wib dengan durasi jam kerja selama 8 jam. Dalam waktu 8 jam tersebut, aku harus meng-upload 80 berita ke www.tribun-medan.com. Namun setelah jam 00.00 wib dan aku sudah mencapai target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, akhirnya aku menyusul kawan aku yang sudah di warkop Juanda tersebut.

Aku pun tiba sekitar pukul 00.30 Wib ditempat kongkow tersebut. Pesan minuman adalah pilihan utama aku setelah aku menduduki sebuah bangku biru ditemani meja hijau yang sebelumnya sudah diisi oleh minuman dan makanan milik temanku.

Sebatang rokok menemaniku menunggu pesanan dan sesekali bersenda gurau dengan temanku, yang sedang asyik menikmati siaran televisi kabel milik penjual diwarkop tempat kami kongkow. Capucino dingin pun berada di mejaku, belum beberapa menit kehadirannya, aku sudah meminumnya, bukan karena haus, tapi karena bawaan tempat kongkow yang acapkali dipenuhi dengan pesanan minuman dan mie.

Sepertinya itu menu andalan yang ada disetiap tempat kongkow di Kota Medan, seperti di Warkop Halat, Juanda, Harapan dan Warkop dekat rumah sakit Elisabeth Kota Medan. Hehe, jadi lari ceritanya, ya itu hanya sekedar pengenalan tentang warkop di Kota Medan bagi kalian yang diluar Medan.

Nah yang menjadi pembahasan dalam malam itu adalah tentang hal yang kami lalui pada hari ini khususnya masalah kerjaan yang sering menjadi kendala sama kami. Baik itu masalah eksternal maupun masalah individual.

Dalam pembicaraan kami ini adalah membahas antara manusia dan binatang. Ternyata kesimpulan dari kongkow-kongkow kami adalah binatang lebih bagus dari manusia. Karena binatang hanya memakan apa yang merupakan makanan mereka.

"Sebuas-buasnya binatang buas, mereka paling setia pada pasangannya dan tidak mau melukai anaknya sendiri" itu menjadi kesimpulan kongkow kami malam itu. Lebih spesifik kami bahas tentang binatang adalah kucing dan anjing.

Kami merincikan sifat kucing, dimana kucing itu selalu pura-pura manis didepan, padahal dibelakang dia mengais membuat kita bisa menangis dan sadis. Sedangkan anjing binatang paling penurut dan setia sama majikannya.

Selebihnya, kami akhirnya mendeskripsikan sendiri pada kehidupan kami masing-masing dan kepada lingkungan yang sedang kami jalani.

Balita Ini Dua Hari Bersama Mayat Ibunya

Seorang balita perempuan berusia tiga tahun tinggal selama dua hari setelah ditinggal mati mendadak oleh ibunyadi rumah mereka di Selandia Baru. Ia mencari kenyamanan dari mainan kesukaannya dan melahap keju, lasagna sisa, dan susu.

Shylah Silbery, nama balita ini, mencari sendiri makanan di dalam kulkas dengan hanya ditemani boneka beruang Teddy Bear yang dinamainya 'Possum' setelah ibunya, Lauren Silbery yang berusia 28 tahun, meninggal dunia.

Komunikasi terakhir keluarga dengan Lauren Silbary terjadi pada 19 Oktober. Dua hari kemudian, karena tiada berkabar, keluarga mencemaskan keadaan Silbery dan anaknya. Mereka pun menghubungi tetangga Lauren untuk mencari tahu. Tetangga yang memeriksa keadaan rumah, hanya bisa melihat Shylah kecil tanpa terlihat keberadaan Lauren.

Polisi yang datang belakang membujuk Shylah untuk menyeret meja kopi ke depan pintu agar dirinya bisa meraih kunci dan membuka kunci pintu. Kepada polisi, Shylah hanya berkata, "Mama tidak mau bangun."

Polisi kemudian segera membawa Shylah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan selama beberapa hari. Sekalipun menderita dehidrasi dan popok bayi yang lama tidak diganti, keadaan Sylah dilaporkan tidak mengkhawatirkan. (*)


Sumber Yahoo

ABG 11 Tahun Dianiaya Perwira - Tribun Medan

ABG 11 Tahun Dianiaya Perwira - Tribun Medan

Menyusui Tekan Risiko Hipertensi - Tribun Medan

Menyusui Tekan Risiko Hipertensi - Tribun Medan

Membaca Adalah Kunci Kesuksesan Anak - Tribun Medan

Membaca Adalah Kunci Kesuksesan Anak - Tribun Medan

Membaca Adalah Kunci Kesuksesan Anak - Tribun Medan

Membaca Adalah Kunci Kesuksesan Anak - Tribun Medan

Pemko Medan: Cuaca Cerah Saat Shalat Idul Adha - Tribun Medan

Pemko Medan: Cuaca Cerah Saat Shalat Idul Adha - Tribun Medan

Ini Dia Tempat Kerja Terasyik Seluruh Dunia - Tribun Medan

Ini Dia Tempat Kerja Terasyik Seluruh Dunia - Tribun Medan

Pelaku Pembunuhan Samuel Hyan Akhirnya Dibekuk - Tribun Medan

Pelaku Pembunuhan Samuel Hyan Akhirnya Dibekuk - Tribun Medan

Permintaan Pakaian Meningkat Jelang Idul Adha - Tribun Medan

Permintaan Pakaian Meningkat Jelang Idul Adha - Tribun Medan

Jamaah Tiba Ditanah Air 11 November - Tribun Medan

Jamaah Tiba Ditanah Air 11 November - Tribun Medan

Peluang Bisnis Untuk Anda - Tribun Medan

Peluang Bisnis Untuk Anda - Tribun Medan

Saatnya Investasi Emas - Tribun Medan

Saatnya Investasi Emas - Tribun Medan

Wanita Cantik Ini, Mata-mata Rusia - Tribun Medan

Wanita Cantik Ini, Mata-mata Rusia - Tribun Medan

Ini Dia Perubahan di Uang Baru - Tribun Medan

Ini Dia Perubahan di Uang Baru - Tribun Medan

Bonus Isi Ulang simPATI - Tribun Medan

Bonus Isi Ulang simPATI - Tribun Medan

AK Basyuni Jangan Untuk Amankan Rahudman - Tribun Medan

AK Basyuni Jangan Untuk Amankan Rahudman - Tribun Medan

Penduduk Bumi Ketujuh Miliar Dilahirkan, Hari Ini - Tribun Medan

Penduduk Bumi Ketujuh Miliar Dilahirkan, Hari Ini - Tribun Medan

Aneh, PSMS Balik Lagi ke IPL - Tribun Medan

Aneh, PSMS Balik Lagi ke IPL - Tribun Medan

Mantan Istri Buka Aib Ustad Solmed - Tribun Medan

Mantan Istri Buka Aib Ustad Solmed - Tribun Medan

sumpah Pemuda

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

 

Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.

Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :

Abdul Muthalib Sangadji

Purnama Wulan

Abdul Rachman

Raden Soeharto

Abu Hanifah

Raden Soekamso

Adnan Kapau Gani

Ramelan

Amir (Dienaren van Indie)

Saerun (Keng Po)

Anta Permana

Sahardjo

Anwari

Sarbini

Arnold Manonutu

Sarmidi Mangunsarkoro

Assaat

Sartono

Bahder Djohan

S.M. Kartosoewirjo

Dali

Setiawan

Darsa

Sigit (Indonesische Studieclub)

Dien Pantouw

Siti Sundari

Djuanda

Sjahpuddin Latif

Dr.Pijper

Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)

Emma Puradiredja

Soejono Djoenoed Poeponegoro

Halim

R.M. Djoko Marsaid

Hamami

Soekamto

Jo Tumbuhan

Soekmono

Joesoepadi

Soekowati (Volksraad)

Jos Masdani

Soemanang

Kadir

Soemarto

Karto Menggolo

Soenario (PAPI & INPO)

Kasman Singodimedjo

Soerjadi

Koentjoro Poerbopranoto

Soewadji Prawirohardjo

Martakusuma

Soewirjo

Masmoen Rasid

Soeworo

Mohammad Ali Hanafiah

Suhara

Mohammad Nazif

Sujono (Volksraad)

Mohammad Roem

Sulaeman

Mohammad Tabrani

Suwarni

Mohammad Tamzil

Tjahija

Muhidin (Pasundan)

Van der Plaas (Pemerintah Belanda)

Mukarno

Wilopo

Muwardi

Wage Rudolf Soepratman

Nona Tumbel

Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.

Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
Kong Liong.

2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
yaitu :
a. Kwee Thiam Hong
b. Oey Kay Siang
c. John Lauw Tjoan Hok
d. Tjio Djien kwi

Belajar Terbangkan Pesawat Boeing - Tribun Medan

Belajar Terbangkan Pesawat Boeing - Tribun Medan

Telkomsel Rangkul Skype - Tribun Medan

Telkomsel Rangkul Skype - Tribun Medan

Besok Job Fair 108 Perusahaan Ada di USU - Tribun Medan

Besok Job Fair 108 Perusahaan Ada di USU - Tribun Medan

Eksekusi Lahan, Polresta Medan Jadi Wasit - Tribun Medan

Eksekusi Lahan, Polresta Medan Jadi Wasit - Tribun Medan

Kenapa Helm Marco Simoncelli Bisa Lepas? - Tribun Medan

Kenapa Helm Marco Simoncelli Bisa Lepas? - Tribun Medan

Rumah Tua Dibalik Mega Proyek Kualanamu - Tribun Medan

Rumah Tua Dibalik Mega Proyek Kualanamu - Tribun Medan

Dishub Binjai Ingkar Janji, Aksi Mogok Dilakoni - Tribun Medan

Dishub Binjai Ingkar Janji, Aksi Mogok Dilakoni - Tribun Medan

Rumah Tua Dibalik Mega Proyek Triliunan Rupiah


Megahnya Proyek Pembangunan Bandara Kualanamu memang sangat membanggakan nantinya untuk Provinsi Sumatera Utara ini. Namun masih ada disekitar mega proyek itu terlihat bangunan apa adanya dengan dinding yang sudah rapuh didekat tanaman jagung. Hal ini terlihat seperti suatu negara yang sedang dijajah dan belum berkembang.

Tiada yang menduga, didalam mega proyek yang rencananya dibangun menjadi Bandara Internasional Kualanamu masih ada penghuninya yang tak lain adalah bapak tua bernama Sujono (63) dan keluarga.

Ia adalah salah satu penduduk Desa Pasar 6 Kualanamu Kecamatan Beringin yang masih bertahan diarea Proyek Bandara yang diperkirakan menelan anggaran Triliunan rupiah. Ketika malam tiba hanya sinar rembulan menerangi rumah pria berusia 65 tahun ini, dengan. dibarengi beberapa lampu teplok sebagai penerang tambahan layaknya negeri yang terjajah.

Terkadang melintaslah kunang-kunang didepan mata menemani kegelapan rumah seorang lelaki tua yang akrab dipanggil Kopral Jono. Namun saat melihat keseberang rumah gubuk milik Kopral Jono, silauan mata memandang akan cerahnya sinar lampu Bandara International Kualanamu yang katanya akan segera selesai pada 2012 mendatang.

Sediih memang, namun itulah yang dirasakan Crew www.tribun-medan.com saat menyambangi kediaman Kopral Jono dan keluarga.

Kedatangan itu memang sangat menggembirakan baginya, bagaimana tidak semenjak dijalankannya proyek ini sekitar tahun 1997, hanya kesunyian dan kunang-kunang menemani gelapnya malam yang ia rasakan setiap harinya. Walaupun ada satu tetangga lagi namun posisinya sudah menjauh untuk diajak bercengkrama.

"Dulu didesa ini ada sekitar 100 Kepala Keluarga (KK), sekarang hanya tinggal 37 KK sajala, kalau untuk yang paling ujung kami sajala dua rumah ini"ujar Kopral Jono sambil menunjuk satu lagi kerumah tetangganya yang lumayan jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

Kali pertama hendak memijakkan kaki dikediaman Kopral Jono, harus melewati mega proyek yang nantinya disulap menjadi Bandara Internasional dimana akab dipadati beribu manusia dari segala penjuru.

Sepanjang jalan menuju rumah Kopral Jono, hanya keindahan jalanlah yang bisa kita nikmati. Dengan ruas jalan yang berbelok-belok mengikuti petunjuk arah yang sudah dibuat untuk melengkapi keindahan jalan di mega proyek yang akan membawa nama Sumatera Utara kepintu kejayaan.

Namun, mendekati rumah tua yang hanya diselimuti kayu, harus melewati medan terjal dan jalan berbukit yang harus ditempuh.

"Saya ini kelahiran disini,kalau mau memindahkan kami yang sesuai la, permintaan kami itu hanya rumah diganti rumah tanah diganti tanah. Hanya relokasi yang diinginkan jadi bukan kami gila duit"kata Kopral Jono dengan muka sedih.

Bisnis Seks Dikalangan Pelajar Kota Medan


Menurut penelitian soal perilaku seks di tahun 2008-2009, sebanyak 35 persen pelajar sudah pernah melakukan hubungan seksual. Hal ini dikatakan Direktur Eksternal PKPA, Misran Lubis.

Dia mengatakan, dari 50 anak yang menjadi budak seks, 41 diantaranya adalah pelajar. Atas dasar itulah terjadi bisnis anak sekolah disetiap sekolah-sekolah bonafit di Kota Medan, yaitu traffiking pelajar antar pelajar, pelajar dengan non pelajar seperti kepada lelaki hidung belang dan ada traffiking dengan cara Freelance yang kemungkinan sudah pernah melakukan dari dua pola diatas.

Hal ini terjadi kemungkinan besar dikarenakan, orangtua kurang peduli kepada perubahan pribadi anaknya dan orangtua lalai terhadap perilaku anak. Menurut UU nomor 174, perempuan usia 16 tahun sudah bisa kawin sedangkan di UU Pidana, anak usia 21 tahun sudah dibolehkan kawin. "Jadi, apabila ada PSK dibawah umur, janganlah memakai mereka. Pakailah PSK yang sudah mencukupi umurnya. Biar mata rantai itu terputus," katanya dengan senyuman kecil. (akb)

Gawat Bah!!!

Anggota DPR Sedang ciuman di Lift G Gedung DPR Jakarta - Indonesia.

http://video.l3.fbcdn.net/cfs-l3-ash4/213723/391/146811945385788_46889.mp4?oh=18d2dd91b30503920fcd84bea1ba1611&oe=4EA2CD00&l3s=20111020065240&l3e=20111022070240&lh=0adfc730b7c726b298a53


Tindakan ini tidak patut dicontoh. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. .

Ganti Pengusaha Merdeka Walk


Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Ilhamsyah, menyarankan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, tidak mengubah Merdeka Walk jadi heritage atau kawasan budaya dan lapangan terbuka hijau.

“Kita mendukung dari sisi positif saja. Kan harus dipertimbangkan serta dipikirkan juga Merdeka Walk cukup banyak menyerap tenaga kerja di Kota Medan. Masalah keterlambatan pembayaran retribusi itu bisa dimediasi,” kata Ilhamsyah dimintai tanggapannya melalui selular, Jumat (21/10) malam.

Ia mengakui Merdeka Walk sudah menjadi ikon Kota Medan. “Itu pun perlu dipikirkan. Janganlah kita memandangnya dengan tidak suka,” ujar Ilham tanpa merinci maksudnya. Menurutnya yang perlu dilakukan Pemko Medan adalah bersikap tegas atas tunggakan retribusi PT Orange Indonesia Mandiri (OIM).

“Saya berharap Wali Kota Medan bersikap tegas. Kalau mereka (PT OIM) tidak mampu memenuhi kewajibannya, alihkan pada pihak lain. Bukan satu saja pengusaha di Kota Medan ini, masih banyak kok yang lain,” katanya.

Ganti Pengelola Merdeka Walk - Tribun Medan

Ganti Pengelola Merdeka Walk - Tribun Medan

Wah, Jamaah Bawa Rp 34 Miliar ke Tanah Suci - Tribun Medan

Wah, Jamaah Bawa Rp 34 Miliar ke Tanah Suci - Tribun Medan

Empat Anggota POMAL Datangi Gedung Reserse Narkoba Polda - Tribun Medan

Empat Anggota POMAL Datangi Gedung Reserse Narkoba Polda - Tribun Medan

Jangan Memilih Rumah Investasi di Pusat Kota - Tribun Medan

Jangan Memilih Rumah Investasi di Pusat Kota - Tribun Medan

Beli Rumah Sebelum Launching, Nilai Investasinya Tinggi - Tribun Medan

Beli Rumah Sebelum Launching, Nilai Investasinya Tinggi - Tribun Medan

Harga Properti Booming Setiap 7 Sampai 10 Tahun - Tribun Medan

Harga Properti Booming Setiap 7 Sampai 10 Tahun - Tribun Medan

2011, Tahun Untuk Berinvestasi - Tribun Medan

2011, Tahun Untuk Berinvestasi - Tribun Medan

Meresahkan. Hotel Bintang Lima, Harga Bintang Tiga - Tribun Medan

Meresahkan. Hotel Bintang Lima, Harga Bintang Tiga - Tribun Medan

http://medan.tribunnews.com/2011/10/18/lagi-pemko-medan-rekasaya-10-jalan

http://medan.tribunnews.com/2011/10/18/lagi-pemko-medan-rekasaya-10-jalan

Akhirnya Hernia Itu Diangkat


Hampir 24 tahun aku pendam penyakit yang kata orang bisa menyebabkan tidak bisa mempunyai keturunan. Sering sudah aku mendengar kalimat “Tunggu apalagi, segera diobati, baik dengan cara tradisional ataupun dengan cara modern atau dengan Operasi” kalimat itu yang acapkali memenuhi pikiranku sampai sekarang.

Namun tidak ada sedikit tindakan yang aku ambil untuk menghilangkan penyakit tersebut yang sudah membenam hampir 24 tahun tersebut. Hal itu aku lakukan karena aku takut untuk operasi. Oleh karena itu, pihak keluarga dan orang-orang terdekat menyuruh aku untuk menyembuhkan penyakit tersebut dengan pengobatan tradisional. Karena sudah banyak yang mengatakan dan menyuruh aku untuk melakukan pengobatan tradisional untuk menghilangkan penyakit yang aku derita, akhirnya aku memutuskan untuk mengambil cara pengobatan tradisional.

Mulai dari pengobatan tradisional yang berada di kampong aku yaitu di Batang Serangan sampai pengobatan tradisional di Kota Medan sendiri. Namun, penyakit aku tak kunjung sembuh sesuai harapan yang aku dan keluargaku inginkan. Memang penyakit yang aku derita tidak menimbulkan rasa sakit dan menghambat aktivitasku. Namun karena doktrin yang mengatakan kalau penyakit itu dipelihara tidak baik dan nantinya aku tidak mempunyai keturunan.

Oleh karena itu, setelah pengobatan tradisional tak kunjung memberikan hasil yang diinginkan, aku konsultasi ke dokter. Langsung dengan seketika dokter mengatakan penyakit itu harus dioperasi. Mendengar pernyataan dokter seperti itu, wajah aku langsung berubah menjadi pucat. Seketika dokter mengatakan kalau aku tidak boleh pucat, karena mau tidak maunya kamu itu harus segera diangkat. “Masaan anak laki-laki takut untuk dioperasi,” kata dokter itu seraya mengejekku dengan senyumannya.

Dengan seketika, dokter tersebut membuat surat pengantar agar aku bisa dirawat di rumah sakit Coloumbia Asia untuk melakukan operasi. Mau tidak mau aku harus mengambil surat itu dan dokter tersebut member aku waktu seminggu menanti keputusan dariku. Waktu terus berjalan detik demi detik, menit ke menit jam berganti jam hari berlalu berganti bulan dan tahun, aku tak kunjung memberikan jawaban apakah aku mau operasi atau tidak.

Namun apa yang aku dapatkan, penyakit tersebut masih bersarang dan duduk manis dibagian tubuhku. Tidak terasa sakit memang, namun yang namanya penyakit harus diambil. Aku berpikir, terus berpikir bahwa semua keputusan ada pada diriku sendiri. Bertahun-tahun setelah mendapat surat pengantar dari dokter tersebut, akhirnya aku memutuskan untuk memberanikan diriku melakukan operasi.

Waktu itu tahun 2011 persisnya awal bulan Maret aku datang kembali ke RS Coloumbia Asia untuk dirawat dan keesokan harinya agar aku bisa dioperasi. Sewaktu itu, aku masih ingat, aku dan mama datang ke rumah sakit tersebut sekitar pukul 11.00 Wib. Sesampainya aku di rumah sakit tersebut, spontanitas raut wajahku langsung berubah, tangan aku tiba-tiba dingin setelah melihat mama mendaftarkan aku sebagai pasien rawat inap dirumah sakit ternama di Kota Medan tersebut.

Beberapa menit berselang setelah pendaftaran tersebut, aku masuk keruangan dimana tempat kau akan menginap. Aku berada diruangan 704. Pertama aku masuk ke ruangan tersebut, aku belum diberi infuse karena aku harus menunggu dokter yang datangnya pada keesokan harinya. Jadi untuk hari itu aku bebas melakukan apa saja dirumah sakit tersebut.

Tidak terasa bagiku, akhirnya esok hari telah tiba setelah aku merasakan malam itu terasa sangat cepat. Esok hari pun datang, aku diinfus pada jam 08.00 Wib dan langsung disuruh puasa setelah jam 05.00 Wib aku memakan roti kering dan segelas susu.

Aku melakukan puasa karena itu merupakan satu syarat untuk operasi. Aku pun mengikuti prosedur tersebut. Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 Wib, suster pun datang membawa pakaian operasi dan langsung aku disuruh untuk membuka baju dan memakai baju operasi. Selang setelah aku memakai baju operasi tersebut, suster datang kembali dan membawakan aku kursi roda. Melihat kursi roda tersebut, seluruh badan aku dingin dan kulit aku dibaluti warna putih pucat. “Kok pucat bang? Biasa ajalah bang,” kata suster cantik yang membawakan kursi roda untuk diriku.

Seraya aku menjawab, siapa yang pucat mbak, jawabku kepada suster yang sepertinya usianya jauh lebih muda dari diriku.

To be Continue…