waktu berjalan lambat mengiring perjalanan hidup yang terus berjalan. hanya orang

Lelaki Sosok Pemimpin


Lelaki adalah sosok manusia yang bisa memilih. Baik itu memilih dalam hal pekerjaan, memilih cara hidupnya untuk masa depan, memilih apa yang bakal dia terima nantinya dan memilih pasangan Hidup. Atas dasar itulah sosok lelaki harus bertanggung jawab dan bisa menerima resiko akibat pilihannya.

Dalam ruang lingkup yang luas, memilih itu merupakan kategori urutan pertama bagi saya. Karena setiap pilihan menentukan apa yang bakal kita terima dan apa yang bakal kita hadapi. Jangan pernah salah memilih, karena kalau sudah salah memilih, bisa menjadi salah jalan.

Itu semua tergantung sama lelaki itu sendiri, lelaki yang menentukan pilihan, kalau lelaki itu tidak bisa menentukan pilihan, maka dia bukan sosok lelaki yang dibanggakan sama pasangannya, sangat dibanggakan Negara Indonesia tercinta.

Menurut hemat saya, manusia itu diciptakan sebagai Khalifah dimuka bumi ini. Jadi siapa saja bisa memilih, bukan hanya lelaki. Saya mengatakan begitu karena kita sebagai makhluk ciptaan yang paling sempurna dari ciptaanNYA yang ada di muka bumi ini membuat kita khususnya lelaki mempunya pilihan yang sangat berarti untuk kedepannya.

Saya juga mengharapkan agar kita semua bisa memilih sesuai dengan apa yang kita harapkan dan yang ingin kita capai. "Teman, dalam dunia ini banyak yang tiada mengerti. Hidup yang dijalani meski berbagi."

Dari pilihan itu, kita bisa mendapat keuntungan dan kita bisa berbagi sesama manusia. Oia satu lagi, jangan pernah sombong dengan pilihan yang sudah anda dapatkan dan membuahkan hasil.Karena diatas langit masih ada langit. "Diatas pilihan kita yang berhasil, masih ada pilihan rekan kita yang lebih bagus dari pilihan kita. Maka dari itu, kita harus saling berbagi,"

Karena kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain yang mendampingi. Karena hidup itu pilihan, maka dari itu ayolah kawan kita meniti bersama jalannya dunia yang sudah lama ini.

Harum Aroma Tubuhmu


Sebulan yang lalu, persis sewaktu aku berjumpa dengan dia disuatu Hotel yang tidak jauh dari pemukiman rakyat besar, aku bisa melihat wajahnya setelah beberapa lama aku tidak bisa berjumpa dengannya karena jarak yang memisahkan setelah perkenalan beberapa waktu silam.

Pertemuan singkat itu, menghapus semua kangen dan rindu yang membelenggu di jiwa. Hal yang sama dirasakan wanitaku yang malam itu terlihat cantik dan begitu mempesona yang mengakibatkan aku tidak bisa berlari dan tetap duduk manis dihadapannya sehingga berkata betapa cantik dan indahnya kamu malam ini.

Dan malam itu, kami habiskan sampai dini hari. Banyak hal yang kami lakukan melepas kerinduan yang selama ini membelenggu. Dia (wanitaku) pun menikmati malam itu. Bersama temannya kami lewati malam indah dan penuh kenangan. Dulunya kami belum pernah melakukan hal seperti malam ini.

Bukan karena negatif, tapi karena sudah lama tak berjumpa yang mengakibatkan perjalanan ini bukan menyedihkan malah menyenangkan dan tidak bisa terlupakan. Ditanah kering dan sedikit hembusan angin malam, kami menjalani setiap aspal yang berada di Kota itu.

Perjalanan ini pun seperti jadi saksi bagi kami akan indahnya malam itu. Walaupun bersama temannya, tapi kami bisa menikmati perjalanan yang sudah lama kami nantikan ini.

Sesampai esok harinya, aku pengen menyampaikan kejadian semalam kepada sang matahari, langit dan rumput yang berada disekitar rumahku untuk menyampaikan rasa kegembiraan yang aku rasakan.

Mungkin Tuhan mulai memberi tanda akan percintaan kami yang selama ini kami bina dan kami (aku dan wanitaku-red) ingin selamanya waktu ini kan bersama kami sehingga kami bisa menikmati hari-hari seperti ini.

Dan kawan, coba dengar apa jawabnya, ternyata dia (wanitaku-red) juga menyatakan hal yang sama. "Dia sangat menyukainya dan tak mau lepas dariku."Kata dia.

Wanitaku harusnya kau selalu ada disampingku dan sudahi semua penat letihmu terhadap apa yang kamu hadapi didunia ini. "Harum Aroma Tubuhmu selalu melekat dihati dan pikiranku". Yakinkan wahai wanitaku, harimu pada diriku. Aku akan selalu ada disampingmu dan akan selalu ada untukmu sembari buatmu tersenyum sepanjang hari.

Teman dari Teman


Inilah yang sering menjadi masalah bagi kita semua, waktu yang serasa lama terkadang tidak bisa merubah apa yang bakal terjadi nanti. Kecuali kalau ada mukjizat yang turun kepada kita. Kemarin teman saya sempat bercerita terkait masalah waktu yang sebentar tetapi terasa lama dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dia mengisahkan tentang apa yang dialaminya dengan seseorang yang dia sayangi. Waktu itu kami sedang berada disuatu tempat dimana para remaja sering ningkring, jadi kami berdua langsung ketempat tersebut karena itu tempat yang bagus untuk kami menikmati segelas TST (Teh Susu Telur). Beberapa menit berlalu, teman saya langsung membuka cerita tentang dirinya dan seseorang yang disukainya. Teman saya mulai bercerita dengan nada sedikit bingung yang menandakan bahwa dia sedang ada masalah pada perasaannya.

Teman saya memulai cerita dan saya mencoba untuk mendengarkan ceritanya. Beberapa bulan yang lalu, dia membuka ceritanya, aku dekat dengan seorang wanita karena dia merupakan teman sekantorku. "Ya wajarkan kalau aku dekat dengan dia,"kata kawanku kepada saya. Aku mengenal dia sudah lama, namun aku dekat dengan dia mulai dari beberapa bulan yang lalu yang efek dari kedekatan tersebut, aku menaruh simpati sama dia. "Awalnya aku cuma simpati sama dia, tapi entah kenapa aku jadi jatuh hati dengan dia,"ucap kawanku. Ya aku bilang, itu kemungkinan karena kalian sering bertemu. Lama kelamaan sambung teman saya ternyata teman kantorku itu menaruh hati juga padaku. "Aku mengetahui hal itu, saat aku dekat dengannya hampir 5 bulan,"ujarnya.

Dan saat itu pula, masih kawan saya, aku mengetahui kalau dia sudah mencetak undangan pernikahannya yang akan sesegera mungkin di apply keseluruh keluarga dan sanak saudaranya. Mendengar hal tersebut aku hanya bisa diam dan terus menajalani hidupku seperti sedia kala. "Let it Flow,"kata orang. Aku berusaha bagaimana agar terjadi suatu mukjizat yang membuat dia menjadi milikku. "Aku terus membuat dia sayang sama aku, dan aku berhasil namun itu semua tidak ada artinya karena pernikahannya sudah tidak bisa ditunda lagi,"beber kawanku yang saat itu duduk tepat didepanku sambil meneguk segelas air putih yang ada dimeja tempat kami duduk.

"Aku bisa menunjukkan kasih sayang kepadanya dengan sepenuh hatiku. Tapi kasih sayang aku terbatas hanya sampai H-1 sebelum pernikahannya, dan itu sudah kami sepakati,"beberku.

Mendengar cerita tersebut, saya selaku teman memberi arahan kepadaku agar segera melupakannya. "Walau bagaimanapun, kau harus melupakannya. Kau bisa menghancurkan rencana rumah tangga orang,"kata saya.

Justru karena itu bantah aku, aku sudah berusaha melupakannya tapi aku tidak bisa. Aku sayang sama dia. Aku tahu kalau apa yang aku buat ini salah, tapi kami saling mempunyai rasa. "Aku gak tau apa aku bisa melihat dia dipersunting sama laki-laki lain,"kata kawanku.

Dan wanita yang aku sukai berkomentar, suatu saat nanti kau kan dapatkan seorang yang akan mendampingi hidupmu. "Anggap ini menjadi kenangan antara kita berdua,"kata seorang wanita yang aku sukai. Wanita itu juga menambahkan, semakin kumenyayangimu, semakin kuharus melepasmu dari hidupku. "Karenaku tak ingin lukai hatimu lebih dari ini,"kata wanita tersebut yang diucapkan ulang oleh kawanku kepada saya dengan sedikit berkaca-kaca mata kawanku saya lihat.

Dan wanita itu mengakhiri, aku salah ya kangen sama kamu???

Dan wanita itu membalas, dengan senyuman pahit tapi manis
..ketika engkau datang...mengapa disaat kutak mgkn menggapaimu, meskipun tlah kau semaikan cinta..dibalik senyuman indah...kau jadikan seakan nyata..seolah kaulah belahan jiwa.

meskipun tak mungkin lg..tuk menjadi pasanganku...namun ku yakini cinta, kau kekasih hati.....

Belum Ada Judul

Kemarin teman saya mengatakan kalau tanggal 10-10-10 banyak