Gawat, , , !!!! Tabrak Pohon Tewas...

Baluap - Medan, Adi, warga Jalan Deli Tua Gang Aman, Medan, ditemukan tewas di Jalan Deli Tua KM 10,5 Kamis (20/5), sekitar pukul 01.30 WIB. Pria berusia 35 tahun tersebut diduga meninggal akibat menabrak sebatang pohon saat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio tanpa nomor polisi.

Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani korban (Adi-red) berboncengan dengan temannya Indra Wijaya Situmorang, yang merupakan warga Jalan Bakti Utara no 17. Saat berboncengan, tiba-tiba mereka menabrak pohon yagn berada dipinggir jalan, lalu keduanya terjatuh. Adi yang membonceng langsung tewas dilokasi kejadia, sedangkan Indra, hanya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sembiring. Setelah mendapat perawatan, Indra langsung melarikan diri.

Saat ini, jenasah Adi yang sempat bermalam di kamar mayat RSU Pirngadi Medan, telah dibawa pihak keluarga, Kamis (20/5) siang, untuk disemayamkan. (AKB/RIS)

Hati - Hati banyak Mengaku sebagai Oknum PLN


Baluap - Medan, Penipuan kerap terjadi di kalangan masyarakat. Terlebih dalam pelayanan masyarakat. Hati-hati dalam pemasangan baru aliran listrik, karena banyak oknum yang mengaku sebagai pihak PLN.Kamis (20/5)

Menurut pantauan baluapberaniberani di kantor PLN Cabang Medan Rayon Medan Kota jalan Listrik No 8 tepatnya di ruangan P2TL terlihat 2 masyarakat yang merasa tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai pegawai PLN ranting Medan Timur yang bernama Khairul.

Dua diantara masyarakat tersebut bernama Sali warga jalan Perwira II ujung Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur dan Siska warga jalan Paya Pasir Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli. Kedua masyarakat tersebut merasa tertipu oleh oknum yang mengaku pegawai PLN dengan dalih bisa mengurus pemasangan baru dan penambahan daya di Kantor PLN Cabang Medan jalan Listrik No 8.

Sedangkan menurut pegawai PLN Nuraida Pardede, mengatakan masyarakat harus hati-hati kepada oknum yang mengaku sebagai pegawai PLN yang bisa mengurus tambah daya dan pemasangan baru.

Sebaiknya kalau mengurus pemasangan baru dan penambahan daya, langsung kekantor PLN yang bersangkutan, ujarnya.
Kalau sudah begini, masyarakat yang terkena imbasnya, tambahnya.(FSL/AKB)

Selasa Depan, Warung "Jagung Bakar" Ditertibkan


Baluap - Medan, Terkait dengan kedatangan Front Pembela Islam (FPI) ke Kantor Camat Percut Sei Tuan, guna menyampaikan aspirasi agar dilakukannya penertiban warung "jagung bakar" yang ada di daerah tersebut, pihak Kecamatan dan Kapolsek Percut Sei Tuan, memberikan apresiasi dan akan melakukan penertiban pada Selasa, 25 Mei mendatang.

Penertiban tersebut merupakan hasil musyawarah yang diikuti Koramil setempat, Kapolsekta Percut Sei Tuan, Camat Percut Sei Tuan, dan para pemuka masyarakat daerah tersebut, yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kecamatan Percut Sei Tuan, guna mencari jalan keluar dari 'penyakit masyarakat' tersebut, Kamis (20/5).

"Dalam musyawarah tadi pagi, diperoleh hasil, kami akan bersama-sama menertibkan warung yang diduga sebagai sarang prostitusi itu, dan rencananya Selasa depan," ungkap Ketua FPI Cabang Deli Serdang, Darwis Lubis.

Selanjuttnya Darwis mengatakan, bahwa sebenarnya pihaknya tidak ingin warung tersebut tutup, namun harus memiliki peraturan. "Kami juga tidak mau mereka tutup, dari warung itu mereka mencari nafkah, tapi harus dengan peraturan, janganlah pakai penutup segala, jangan menjual minuman keras juga, selain itu selama ini kami melihat banyak sekali pasangan yang berbuat mesum di warung itu," sambungnya.

Darwin menjelaskan, bahwa Camat dan Kapolsek Percut Sei Tuan telah berkali-kali melakukan penertiban warung-warung tersebut, namun beberapa hari kemudian, masyarakat kembali membuka warungnya.

"Camat dan Kapolsek Percut Sei Tuan mengaku kepada kami, bahwa masing-masing pihak mereka sudah berkali-kali menertibkan tempat itu, namun namanya juga penyakit masyarakat dalam beberapa hari kemudian timbul lagi", jelas Darwis.

Dalam 14 tuntutan yang ajukan oleh FPI, termasuk juga didalamnya untuk segera menutup tempat hiburan malam, yakni Barcelona Bar yang terletak di Jalan William Iskandar, Percut Sei Tuan.(NOV)

Antara Loyalitas dan Profesionalitas

Baluap - Medan, Semua dimulai dari Hari Buruh Nasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan 'May Day'. Pada tanggal 1 Mei itu, seperti sudah menjadi warisan atau tradisi bagi para buruh yang ada diseluruh dunia, untuk meluapkan apresiasinya dalam menegakkan ketidak adilan di suatu perusahaan, yang sangat tidak adil bagi mereka. Seperti, masih diberlakukannya Outshorching yang terbukti sangat memberatkan para buruh kontrak, disamping itu sudah banting tulang peras keringat untuk kehidupan keluarga, gaji para buruh masih saja dipotong.

Selain itu, pemecatan sepihak oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab, membuat para buruh yang sudah menggantungkan 'periuknya' diperusahaan itu, membuat mereka tidak bisa melakukan apa-apa, kecuali hanya menangis...

Salah satu contoh, hotel soechi yang telah memecat sepihak 200 lebih karyawannya tanpa memberi pesangon dan penjelasan, mengapa mereka tiba-tiba dipecat. Puluhan aksi sudah mereka lakukan untuk memperjuangkan nasib mereka di berbagai instansi pemerintahan, dari Disnaker, DPRD Medan, sampai ke Pengadilan Negeri Medan, hasilnya NOL..!!

Sampai mereka menginap di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang katanya, sebelum mereka terpilih nanti, mati-matian akan memperjuangkan nasib rakyatnya. Tapi apa?? nyatanya sudah hampir setahun mereka menginap di depan Gedung itu, namun tidak ada tanggapan apa-apa. Masih banyak kasus lagi, seperti pemecatan sepihak oleh PT. WRP dan masih banyak kasus yang memberatkan buruh.

Tapi, diblog ini saya tidak akan membahas buruh-buruh malang yang ditindas perusahaan gila. Saya hanya membahas apa yang sudah dialami oleh perusahaan saya, yang beberapa hari sesudah 'May Day' ditinggalkan begitu saja oleh buruh-buruhnya yang mengakui diri mereka seorang yang 'Profesional'. Agak tercengang mengetahui hal ini, semua berawal dari pagi yang indah, dan saya tidak menduga, bahwa owner saya harus kehilangan 12 buruhnya yang aneh-aneh itu. (Nov)

Eh...uda dulu ya,.ntar kalo lagi mood aq sambung lagi..soalnya mau pelatihan jurnalistik dulu yeeeee.....wslm.....^_^

Humas Pirngadi Pergi

Baluap - Medan,Menurut pantauan baluapberaniberani, kepergian Humas Pirngadi Medan, Edison Parangin-angin untuk belajar mengenai Rumah Sakit dan segala aktivitas Humas Pirngadi Medan digantikan Maryani yang sehari-hari bekerja dibagian Informasi RSU Pirngadi Medan, Rabu (19/5).

Menurut Edison selaku Humas Pirngadi saat dikonfirmasi melalui selular Rabu (19/5, mengatakan dirinya pergi keluar kota sekedar untuk belajar mengenai Rumah Sakit. "Saya pergi ke Jogja tidak lebih hanya untuk mempelajari tentang Rumah Sakit,"ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, seluruh wartawan kesehatan yang ingin konfirmasi harus menghadap Maryani, sedangkan Maryani sendiri dia tidak mengetahui dan tidak mau dibilang sebagai pengganti Humas. "Saya tidak mengetahui dan bukan saya yang menghandle semua tugas Humas RSU Pirngadi Medan,"ujarnya saat dikonfirmasi wartawan kesehatan. Kepergian Humas Pirngadi membuat repot wartawan kesehatan untuk konfirmasi. (AKB)

Gawat.....!!!! AIDS bertambah di Bulan Mei


Baluap - Medan, Akibat pergaulan bebas yang semakin merebak, membuat manusia khususnya para remaja terjerat kelembah hitam yang akrab disebut dengan AIDS. Bayangkan kalau dalam bulan ini saja (19/5) Mei, tercatat sebanyak 7 orang yang terkena HIV AIDS positif. Ketujuh orang tersebut masing-masing laki-laki sebanyak empat orang, wanita satu orang dan waria sebanyak dua orang.

Pergaulan bebas yang semakin merebak di Kota Medan membuat remaja Kota Medan tidak bisa mengontrol diri mereka, alhasil mereka terkena berbagai penyakit yang mematikan, diantaranya shypilis, AIDS dan penyakit kelamin lainnya.

Menurut informasi yang diterima Baluapberaniberani, seorang lelaki imigran dari Medan ke Jakarta berusia 31 tahun terkena HIV AIDS positif. Lelaki yang sehari-hari berjualan sebagai pedagang kaki lima (PKL) mengalami HIV AIDS positif. Penyakit HIV membutuhkan waktu kurang lebih 4 sampai 5 tahun untuk menjadi penyakit AIDS, dan itu tergantung kondisi tubuhnya masing-masing.

Bisa kita simpulkan bahwa lelaki yang tidak mau disebutkan namanya itu sudah mulai melakukan seks bebas mulai dia berumur 26 tahun, makanya sekarang dia terjangkit AIDS positif. Menurut informasi yang diterima. Standart WHO untuk CD4 yang dibawah 100 harus sudah mengkonsumsi ARV (Anti Retro Vina-red) setiap hari untuk penyembuhan sebelum AIDS.(AKB)

Platfon RSU Pirngadi Belum juga selesai


Baluap - Medan, Rumah Sakit Umum Milik Pemko Medan ini seolah-olah bermain mata, hal ini terbukti karena Platfon yang berada di psikiatri dan poliklinik yang jebol akibat digunakannya lantai II di Gedung Baru yang berlantai IV kemarin, Rabu (19/5).Padahal ini merupakan minggu kedua dari jebolnya platfon di Psikiatri dan Poliklinik, tetapi belum ada pengerjaan sama sekali.

Rumah Sakit Pirngadi Medan seolah-olah tidak mau bertanggung jawab karena masa pemeliharaan gedung berakhir pada bulan Juni. Kemungkinan karena hal tersebut, pihak Rumah Sakit tidak mau mempercepat pengerjaan platfon tersebut.

Menurut Humas Pirngadi Medan saat dikonfirmasi melalui selular, mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke PT.Mahakam. Tapi masalah kapan mereka mengerjakannya, Management Pirngadi tidak mengetahuinya. "Kami tidak mengetahui kapan mereka mengerjakannya, kemungkinan mereka membutuhkan waktu untuk pengerjaan tersebut,"ujarnya.

Sedangkan menurut pantauan starberita, jebolnya platfon tersebut sudah hampir mendekati waktu 14 hari. Tetapi mengapa ini belum selesai juga. Kita bisa melihat kemungkinan pihak Management Pirngadi main mata.

"Kami sudah melaporkan ke PT.Mahakam, tapi kalau mereka belum mengerjakannya juga, nanti saya akan menghubungi pihak Pelayanan, agar mengingatkan pihak PT.Mahakam supaya segera memperbaiki platfon yang rusak yang diakibatkan dari kamar mandi yang berada dilantai II tidak berfungsi dengan baik,"sambung Edison selaku Humas Pirngadi.

Sedangkan masa pemeliharaan gedung sebelum serah terima sama RSU Pirngadi Medan itu berakhir pada bulan Juni, jadi setelah bulan Juni ternyata belum juga selesai, terpaksa pihak Pirngadi yang harus bertanggung jawab terhadap kerusakan tersebut. (AKB)

Waspada DBD


Baluap - Medan, Cuaca yang tidak menentu belakangan ini terjadi melanda Kota Medan membuat semua masyarakat Medan Harus mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD) dan berbagai penyakit yang berasal dari spesies nyamuk. Karena dimusim hujan saat seperti ini, diwaspadai gejala DBD akan menaik seperti data yang dikutip selama lima tahun terakhir, Selasa (18/5) Siang.

Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani, penderita DBD tiga bulan terakhir yang mengancam Sumatera Utara sekitar 897 orang. Sedangkan di Medan sendiri selama empat bulan terakhir sebanyak 661 orang terkena penderit DBD dan 5 diantaranya meninggal.

Terkait data yang menyatakan lima tahun terakhir mulai tahun 2005, bahwa disetiap bulan april, gejala DBD mengalami penurunan sedangkan di bulan Mei gejala DBD kemungkinan meningkat.


Menurut Suhardiono selaku Kasi (Kepala Seksi-red) P3B2 (Pencegahan Penularan Penyakit Bersumber Binatang-red), mengatakan melihat situasi cuaca yang sekarang ini sering terjadi hujan yang melanda Kota Medan, kemungkinan gejala DBD akan naik karena curah hujan yang tidak menentu.

"Saya harapkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar mereka melakukan pencegahan, karena pencegahan itu lebih bagus ketimbang mengobati,"ujarnya saat dikonfirmasi melalui selular, Selasa (18/5) siang.


"Kalau sudah terjadi demam, segeralah berobat dan periksa ke Rumah Sakit terdekat, karena kalau sudah lama, dokter yang menangani sudah bingung untuk mengobatinya karena virus sudah masuk kedalam tubuh. Kalau terjadi kematian, pasti selalu dokter yang disalahkan karena tidak bisa menangani. Padahal hal itu terjadi bukan kesalahan pihak dokter, melainkan kesalahan pihak keluarga yang kelamaan untuk memeriksa ke dokter,"jelasnya. (AKB)

Selamat Jalan Mama Lauren


Baluap - Medan, Paranormal terkenal ini menghembuskan nafas terakhir Senin sekitar pukul 21.37 di Rumah Sakit PGI Cikini JL Raden Saleh Jakarta Pusat, Selasa (18/5).

Paranormal yang terkenal yang akrab disapa dengan sebutan Mama Lauren menghembuskan nafas terakhirnya disalah satu Rumah Sakit di jalan Raden Saleh Jakarta Pusat. Dikehidupan nya sehari-hari setiap akhir tahun dan akan menghadapi awal tahun, Mama Lauren sering memprediksikan apa yang bakal terjadi di masa depan.


Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani, apa yang diramalkan Alm. Mama Lauren bahwa tahun 2010 gelap ternyata memang gelap. Dikatakan gelap karena Alm. Mama Lauren telah meninggal dunia di tahun 2010.

Paranormal yang memiliki nama lengkap Laurentia Pasaribu yang lahir di Belanda pada tanggal 23 Januari 1932 yang besar di Eropa ternyata merupakan Pasangan Suami Istri (Pasutri-red) Anna Breche dan Lau van Hooff yang terkenal sebagai peramal yang meramalkan nasib Indonesia kedepan.

Sejak berada di usia 7 tahun, Mama Lauren memiliki kemampuan yang tidak biasa yang dia miliki. Hal ini dibuktikan karena kemarin sewaktu dia sekolah, Mama Lauren mendengar bisikan untuk menyuruhnya meninggalkan ruangan sekolah. Karena mendengar bisikan tersebut, Mama Lauren langsung memberitahukan kepada Gurunya untuk menjauh dari sekolah, dan apa hasilnya, Mama Lauren malah dimarahi oleh gurunya dan dianggap dia mempermainkan gurunya.

Tidak begitu lama, ternyata bisikan yang Mama Lauren dengar tadi terjadi, dan tidak ada yang selamat karena tidak ada yang mendengarkan dirinya kecuali dirinya sendiri yang sempat keluar karena dihukum oleh gurunya. Ternyata bisikan itu mengartikan kalau sekolahnya terkena Bom.

Sejak hari itu, banyak kejadian yang sering terjadi yang didengar dalam bentuk suara maupun gambar.

MamaLauren ke Indonesia karena menikah dengan lelaki pribumi bernama Natakusuma yang seorang arsitek. Kondisi ekonomi Mama Lauren belum begitu mewah alias pas-pasan karena Nata belum mendapat proyek yang banyak. Namun saat kelahiran anak pertamanya Mario Laurens Natakusuma, ekonomi Lauren membaik.

Sayang 23 Februari 1973 Mama Lauren ditinggal Nata karena meninggal dunia. Jauh sebelum Nata meninggal, Lauren sudah dapat 'melihat', sebelumnya Lauren pernah mengingatkan pada Nata agar menjaga kesehatan, tapi tidak diindahkan oleh Nata.

Kesenangan Mama Lauren bangkit kembali karena dia mengisi rubrik Harian Ibu Kota, dan dari situlah dia mulai terkenal sampai sekarang, sampai dia memprediksikan di tahun 2012 mendatang akan terjadi Kiamat.


Selamat jalan Mama Lauren, semoga amal ibadah diterima di SisiNya.
Kami berharap ada peramal seperti Mama Lauren.
"Mati Satu Tumbuh Seribu". (AKB)

Medan Kembali Mendung


Baluap - Medan, Beberapa hari ini terlihat Kota Medan sering dirundung mendung yang dibarengi hujan lokal dibeberapa daerah, Selasa (18/5) pagi.

Menurut pantauan baluapberaniberani, sejumlah ruas daerah di Kota Medan terllihat diliputi awan yang gelap. Hal ini membuat kita (masyarakat Medan-red) harus lebih hati-hati dan waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi akibat perubahan cuaca dan hujan yang tidak menentu yang bisa terjadi di berbagai tempat (Hujan Lokal-red).

Menurut informasi yang dikutip dari situs Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), bahwa hari ini, selasa (18/5) Kota Medan mengalami hujan ringan dengan suhu 23-33 derajat celcius dengan kelembapan 61-93 persen.

Jadi diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar mengantisipasi, misalnya segala macam jenis penyakit yang bakal datang seperti DBD, Malaria dan lain sebagainya yang berhubungan dengan iklim karena perubahan cuaca yang tidak menentu, dan bagi kamu yang sedang berada di jalan, harap berhati-hati karena kemungkinan bisa terjadi kabut dan membatasi jarak pandang anda. (AKB)

Rekan Kerja Part I

Baluap - Medan, Kali ini aku ingin memperkenalkan sama kalian semua tentang rekan-rekan yang selalu menemani dan membuat kantor starberita menjadi hidup dan tidak monoton. Karena dari jauh-jauh hari sewaktu kami diterima kerja di starberita kami sudah komit untuk saling membantu dan saling mengisi.

Pertama sekali aku masuk di Media yang diberi nama www.starberita.com eh salah jangan dari sini dulu, karena ini bukan awalnya. Baiklah akan aku ulang alias flash back bahasa bataknya. wkakakaa. .

Kemarin aku temani kawan aku untuk interview di Star Indonesia Group, pada saat aku menunggu entah apa yang terpikir dan tersirat dipikiranku kalau aku juga harus kerja disini bareng dengan dia. Setelah lama menunggu, aku memberanikan diri untuk menunjukkan keberanianku.
Orang yang pertama sekali aku jumpai bernama Roy yang sehari-harinya dia dikenal sebagai securituy. Dari pembicaraan kami yang diawali baru kenal tersebut, aku diberitahu Roy kepada orang nomor dua di star indonesia group yang kemarin namanya H. Bahar. Mengetahui hal tersebut, saya langsung jumpai beliau (Pak Bahar-red). Akhirnya aku disuruh ikut interview dan surat lamarannya belakangan.
Dari situ alhamdulillah aku diterima di Star Indonesia group tepatnya di www.starberita.com

bersambung dulu ya bro di part II, karena udah ngantuk ni. .
wkakakaka

Cerita Cintaku


Baluap - Medan, Kemarin Akbar masih duduk dibangku kelas 3 IPA 2, tepatnya dihari-hari terakhir kelas 3 sebelum UN (Ujian Nasional-red). Sebelumnya Akbar belum pernah pacaran karena sejak tamat dari SLTP, dia (Akbar-red) masuk ke SMA Negeri 5 Medan, dimana Sekolah ini mengajarkan kita tentang agama dan melarang kita untuk pacaran karena dalam Islam tidak ada yang namanya pacaran.

Hal ini berawal sewaktu diakhir kelas 3 dimana seluruh siswa kelas 3 kemarin sibuk untuk mempersiapkan dirinya untuk UN. Selang beberapa minggu, akhirnya masa ujian pun selesai. Seluruh SMA mengadakan acara perpisahan dari sekolah mereka masig-masing.

Ternyata hal ini sangat membuat seluruh siswa ingin menyalurkan semua aspirasi dan keahliannya dengan menampilkan dirinya untuk mengisi acara Perpisahan yang diadakan oleh OSIS. Baik itu drama, baca puisi, kabaret, band, pop song dll yang bisa membuat para siswa akan mengenang hal tersebut.

Kemarin Akbar mengikuti acara perpisahan tersebut, sebelumnya dia tidak mengetahui bakal pergi sama siapa. Akhirnya ada seorang cewek mengabari kalau dia mau pergi keacara perpisahan bareng akbar jauh hari sebelumnya.

Nah, kisah cintaku yang pertama kali aku rasakan bersama anak kelas I. Pertama dia salah SMS aku dan karena SMS nyasar yang dia akui membuat kami sering komunikasi. Cewek yang nyasar SMS itu bernama Namira Farhayati, yang akrab dipanggil Mira ini ternyata bisa mengelabui seorang Akbar yang terkenal dengan kalemnya dan gayanya yang Cool abis.

Tepatnya tanggal 23 mei 2005 kami pacaran. Hari berganti hari bulan berganti bulan kami jalani dengan penuh kasih.
Awalnya sebelum terjadi penembakan ternyata kami sudah saling suka tetapi malu-mali kucing untuk mengungkapkannya.

Hari itu kami nonton Denny The Dog In Fact di bioskop. Disitu kami mulai PDKT dan memberanikan diri untuk melakukan hubungan yang dinamakan Pacaran.
Perasaan akbar pada saat itu sangat senang begitu juga dengan Mira.

Sayangnya, percintaan kami hanya bertahan selama 8 bulan. Itu dikarenakan akbar yang tidak mengerti bagaimana caranya pacaran yang dibarengi dengan ketidak peduliannya kepada Mira.
Karena hal tersebut, Akbar diputusin sama cewek manis bernama Mira.

Setelah putus, kami jalan masing-masing untuk menghadapi kehidupan. Aku pertama kali jatuh cinta, eh diputusin hanya karena kurang peduli dan tidak mengerti dia.
Dia adalah wanita pertama yang hadir dalam diri Akbar yang sekarang dia (Mira-red) merupakan mahasiswi Kedokteran USU.

Akbar sangat mengenang hal tersebut. (AKB)

Pergaulan Bebas

Baluap - Medan, Siapa yang tidak ingin bebas dalam kehidupannya? Semua orang ingin hidupnya bebas tanpa ada yang menghalang-halangi kehidupannya.

Kebebasan sering kali menjadi prioritas beberapa kalangan masyarakat, baik itu laki-laki maupun perempuan. Karena ingin bebas, kebanyakan dari kita sering salah mengartikan arti kebebasan tersebut. Kebebasan yang identik dengan hura-hura yang sering terjadi di kalangan anak muda zaman sekarang biasanya bisa keluar malam dengan sesuka hati tanpa ada larangan dari orang tua, hidup gemerlap ditengah-tengah gejolak ekonomi yang semakin lama semakin mencekam. Berkumpul sama teman diwarkop, karaokean dengan teman kantor tanpa ingat waktu.

Bebas boleh saja kawan, tidak ada yang melarang kita untuk bebas. Tapi ingat didalam lingkungan kebebasan tersbut terdapat ancaman yang besar dalam kehidupan nantinya. Sekali lagi saya tekankan bahwa tidak ada yang melarang anda untuk bebas dalam pergaulan, asalkan anda bisa menyaring arti bebas itu sendiri.

Banyak hal yang tidak kita tahu kalau kita sudah berhadapan dengan "Pergaulan Bebas", bisa saja kita menjadi korban berikutnya.

Saya punya teman wanita yang cakep abis, kemarin saya pernah suka sama dia. Cuma karena sudah lama jauh dan tidak ada komunikasi lagi kami tidak berhubungan dan tidak ada komunikasi. Terakhir saya jumpa dia dengan wajah dan gaya yang berbeda. Wanita yang saya kenal kemarin dengan lugu dan polosnya sekarang menjadi binal dan seksi sehingga setiap lelaki yang melihat dia, pasti melirik.

Saya bertanya kabarnya, dia bilang dia baik-baik saja, cuma terjadi perubahan yang drastis dalam dirinya

Saat Adzan Berkumandang


Baluap - Medan, Saat adzan berkumandang seluruh langit dan bumi beserta isinya ikut mengumandangkan adzan.

Adzan pertanda waktu sholat telah tiba. Dengan adzan kita sebagai orang yang beriman harus segera meninggalkan segala aktivitas kita sepenting apapun, karena yang lebih penting adalah panggilan Illahi.

Menurut teman saya, dia sangat senang saat adzan dikumandangkan dan dia segera sholat. Karena menurut informasi dan buku yang saya baca, kalau ibadah sholat kita bagus, maka baguslah ibadah kita dalam kehidupan. Baik itu hubungan antar manusia maupun dengan sang Pencipta.

Adzan yang menandakan tibanya waktu sholat ini sering juga diabaikan oleh umat muslim sendiri. Hal ini bukan dikarenakan sibuknya aktivitas mereka, melainkan karena mereka sepele dan menganggap remeh adzan tersebut.

Saya pernah menangis saat saya mendengarkan adzan, bukan karena irama adzan yang begitu sendu dan enak didengar, melainkan karena arti yang saya baca dari Televisi.
Betapa indahnya rahasia Allah terutama dibumi dan seluruh isinya.

Kemarin saya juga sempat menangis saat mengkumadangkan adzan sewaktu Orang Tua saya hendak pergi Ke Tanah Suci Mekkah. Saya tidak mengetahui kenapa saya bisa mengeluarkan air mata. Dan saya akhirnya mengambil hikmah, bahwasanya makna dari adzan tersebut sangat dalam sehingga bisa membuat saya menangis.

Maka dari itu kawan sekalian yang membaca blog saya ini, mari kita Indahkan panggilan Illahi, Panggilan yang menciptakan kita. Jangan kita hanya mengindahkan panggilan atasan kita hanya karena takut ditegur olehnya. Segeralah laksanakan panggilan Allah, karena Azab dari Allah itu lebih pedih ketimbang Azab dari atasan Kamu sekalian. (AKB)

HIV AIDS


Baluap - Medan, Sebanyak 792 orang yang datang berkunjung (post test) selama April 2010 di Medan diperoleh 89 orang positip HIV. Perinciannya 61 orang laki-laki dan 28 perempuan. dengan usia produktip 25-34 tahun, Senin (17/5).

Hal itu dikatakan Kadis Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi Msc melalui Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) dr Hj. Rumondang,M.Kes, Senin (17/5) di ruang kerjanya.

Disebutkannya, dari jumlah tersebut tidak dilaporkan adanya ibu hamil. Perinciannya, terbanyak dilaporkan dari RS A.Malik yakni 113 orang, positip 58 orang, RSU Dr Pirngadi Medan sebanyak 105 orang yang positip 11 orang.

Selanjutnya RS Haji berjumlah 89 orang positip 2 orang, RS Rumkit Dam II BB sebanyak 124 orang yang positip 4 orang, Klinik Bestari 11 orang positip 4 orang dan dari Binjai 71 orang tetapi tidak ada yang positip HIV.

Sedangkan sejak bulan Januari sampai Maret di kota Medan penderita HIV sebanyak 118 orang dan AIDS 47 orang. Untuk yang luar kota, penderita HIV ada 52 orang dan AIDS 21 orang. Total keseluruhannya berjumlah 238 orang. Berdasarkan faktor resiko dari Januari sampai Maret untuk Medan dan Luar Kota Medan, laki-laki 184 orang dan perempuan 54 orang.

Menurut faktor resiko bila digabungkan dari Medan dan luar kota Medan, Heteroseksual 137 orang, Homoseksual 11 orang, IDUs 84 orang, Perinatal (Ibu Hamil-red) 5 orang, tidak diketahui hanya dijumpai di Medan yaitu 1 orang. Sedangkan melalui transfusi belum diperoleh datanya atau kasusnya tidak ada. (AKB)

Puncaknya DBD dibulan Juni



Baluap - Medan, Dinas Kebersihan diprediksi orang dewasa puncak terjadinya penyakit puncaknya Demam Berdarah Dengue (DBD) di Medan pada bulan Juli.

Untuk itu masyarakat dihimbau agar selalu menjaga kebersihan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Himbauan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi Msc, Senin (17/5) yang dihubungi melalui telepon selular.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya tetap melakukan pemetaan daerah rawan DBD, melaksanakan antisipasi dan pentingnya partisipasi masyarakat. Dan kegiatan penanggulangan merupakan kegiatan rutin dinas kesehatan kota Medan disamping memberikan pelayanan yang bagus dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih.

Terpisah Kabid PMK Dinkes Medan dr Hj. Rumondang MKes menjelaskan data pada bulan Januari 2010 jumlah yang terdaftar DBD sebanyak 269 orang, Februari 119 orang dengan 2 meninggal, Maret 152 orang dan April 123 orang dengan 3 orang meninggal.

Sedangkan kecamatan yang terbanyak jumlah penderita DBD yaitu Helvetia, Sunggal, Johor, Baru, Selayang, Denai dan Medan Kota. Sementara berdasarkan insiden rate (angka kejadian yang berdasarkan jumlah penduuk-red) dibanding jumlah penduduk yaitu kecamatan Medan Baru. Berdasarkan jumlah kasus berada di kecamatan Medan Helvetia.

"Tapi kendalanya masih ada beberapa rumah sakit yang tidak melaporkan jumlah penderita DBD dan berapa orang yang sudah ditangani karena terjangkit penyakit tersenut.. Kita sifatnya memberikan pembinaan," ujar Rumondang.

Untuk itu, harap Rumondang, kalaupun trend kasusnya naik, tetapi angka insiden dan kematian menurun. "Saya sangat berharap agar masyarakat Kota Medan harus sadar terhadap penyakit. Harus menerapkan pola hidup sehat,"jelas Edwin (AKB)

Tangkahan Wisata yang Terabaikan


Tangkahan Wisata yang Terabaikan

Sehabis wisuda kemarin, Hasmar dan kawan-kawan ingin berlibur untuk merayakan wisuda mereka tanggal 29 Desember 2009. Teh hangat menemani pembicaraan mereka di salah satu kamar kos tempat yudi tinggal.

Akhirnya mereka memilih berlibur di Tangkahan, hari sabtu jam 10 jumpa di kampus. Kampus mereka itu terletak di Jl. Sisingamangaraja No 12 Medan. Hari yang dinanti-nantikan itu pun tiba. Jam 10 sudah berlalu sekitar 30 menit, yang datang kekampus sudah mencapai 10 orang, Akbar, Nanda, Ridho, Irul, Adi, Indra, Hasmar, Yudi, Dasril dan Fauzan. Mereka (yang 10 orang itu) pergi kerumah wawan yang berada di Marelan Pasar 5 No 143.

Dirumah wawan, mereka menunggu 2 orang teman lagi yang mau ikut berlibur ketangkahan, yaitu Padlin dan Alung. Setelah menunggu 2 orang dirumah wawan, mereka berangkat menuju Stabat, karena ada 1 teman lagi yang mau ikut. Ini sedikit berbeda, karena teman mereka yang satu ini seorang wanita sebut saja dia Ratih. Nah, dari rumah Ratih mereka memulai perjalanan menuju Tangkahan. Setelah 2 kilometer (km) dari rumah ratih mereka berjalan, tiba-tiba hujan datang dengan deras nya. Mereka berhenti dimesjid terdekat, dan ternyata Mesjid itu adalah Mesjid Raya Stabat. Setelah kurang lebih 20 menit hujan membasahi kota Stabat, akhirnya mereka bisa melanjuti perjalanan mereka. Tidak terasa oleh mereka ternyata, waktu telah menunjukkan pukul 16.00 WIB dan mereka telah berada di pedalaman Stabat tepatnya di Beteng Rejo.

Mustahil bagi mereka untuk melanjuti perjalanan ke Tangkahan karena hari sudah petang. Mereka memutuskan untuk menginap didaerah situ. Kebetulan mereka mempunyai teman yang bernama Yuli yang rumah nya berada di sekitar Beteng Rejo, jam 17.00 WIB mereka sampai dirumah Yuli. Keesokan hari nya mereka melanjutkan perjalanan ke Tangkahan jam 09.00 pagi. Mereka belum tahu pasti jalan ke Tangkahan, tetapi Yuli bilang kalau jalan ke Tangkahan itu ngikuti jalan saja, sampai di perkebunan dan tidak terdapat rumah penduduk, pedoman untuk sampai ke Tangkahan itu dengan melihat tiang listrik yang ada di sepanjang jalan.

Akhirnya tepat pukul 11.00 WIB, mereka tiba di tempat wisata alam Tangkahan. Subhanallah, cantik benar pemadangan di Tangkahan. Mereka harus membayar Rp 2000,00 per orang untuk dapat masuk kelokasi wisata. Setelah masuk ketempat wisata, mereka harus mengeluarkan uang Rp 2000,00 lagi untuk menyebrang sungai dengan Getek (Rakit). Setelah mereka menyebrang, mereka bisa menikmati panorama alam disana. Rasa lelah selama diperjalanan terbayar karena keindahan alam yang dimiliki Tangkahan. Tangkahan merupakan wisata alam yang terabaikan karena terletak didaerah terpencil yang bisa dibilang daerah pedesaan. Mereka bilang begitu karena jarak yang harus ditempuh itu sejauh 110 km dari Medan, tepatnya dari Jln Sisingamangaraja kampus UISU. Dari UISU sampai simpang Beteng Rejo itu sejauh 60 km dan sisanya yang 50 km itu jarak yang harus kita lewati dari simpang Beteng Rejo ke Tangkahan. Situasi jalan dari simpang Beteng Rejo masih bagus, jadi mereka bisa menempunya dengan kecepatan 80km/jam. Sesampainya di Titi Besi (nama jalan dipedalaman Beteng Rejo), situasi jalan sangat tidak bagus (rusak), jadi mereka menempuh jalan rusak itu dengan kecepatan 30 km/jam sejauh 20 km.

Seiring dengan perjalanan yang cukup melelahkan itu, mereka merasa puas karena di Tangkahan itu sendiri terdapat pemandangan yang bagus, pemandian air hangat, hutan yang masih asri dan terlindungi, kemudian ada Gajah yang menjadi Simbol di objek wisata yang amat jauh dari kota Medan. Tangkahan masih didalam Provinsi Sumatera Utara. Menurut mereka, dengan keindahan yang dimiliki Tangkahan, kalau dijaga dan diperhatikan sama Pemerintah, tempat ini bisa dijadikan objek wisata yang sangat digemari. Karena disana juga banyak wisata Mancanegara yang menikmati indahnya panorama alam Tangkahan. (AKB)

Wanita itu. . .


Baluap - Medan, Sering sekali wanita menjadi prioritas utama dalam kehidupan. Karena wanita itu sebagai sosok yang andil dalam pengambil keputusan para lelaki.

Wanita sangat terkenal dengan kelembutan, kecantikan, aura, dan penyemangat bagi lelaki. Hal ini bisa dibuktikan dari kehidupan sehari-hari. Sering kali wanita menjadi pelengkap dan kebahagian dalam kehidupan, sering juga wanita menjadi perpecahan bagi masyarakat khususnya para lelaki.

Menurut informasi yang didapat baluapberaniberani, wanita itu bisa merubah seluruh isi dunia. Seperti yang sering kita dengar, kalau wanita itu baik maka yakinlah dunia dan isinya akan baik juga dan apabila wanita itu tidak baik, tunggulah kehancuran dunia beserta isinya.

Wanita memang makhluk yang lemah, tapi jangan pernah meragukan kelemahan wanita. Dibalik kelemahan wanita tersimpan kekuatan tersendiri yang suatu saat meledak dan akan menghancurkan kita (lelaki-red) yang menindasnya. Maka jangan pernah menyakiti hati wanita, karena wanita mempunyai kekuatan tersendiri untuk menghantam lelaki yang tidak disukainya.

Seperti pengalaman kebanyakan orang, kita sample-kan kedalam hubungan yang paling sering dibilang pacaran. Setiap lelaki yang suka dengan wanita, dia (lelaki-red) akan berupaya sekuat tenaga untuk mendapatkan wanita tersebut. Lelaki tersebut akan melakukan apa saja yang diminta oleh wanitanya. Dengan kata lain, lelaki sebagai 'pesuruh' wanita karena lelaki bisa melakukan apa yang seharusnya tidak bisa dia (lelaki) lakukan menjadi bisa.

Maka dari itu jangan sepelekan wanita. Karena wanita itu sebagai sosok yang bisa dijadikan teman, sahabat, orang tua, pacar dan bahkan musuh yang selalu menghantui kita dalam di dalam kehidupan. (AKB)

Soares Seorang Nenek Wisuda


Baluap - Medan, Seorang wanita berusia 94 tahun yang akrab disapa Soares, kini sudah wisuda sabtu (15) mei 2010.

Soares yang sekarang berusia sekitar 94 Tahun akhirnya bisa mendapatkan gelarnya yang selama ini dinantikannya. Nenek yang mempunyai sekitar 40 cucu dan cicit ini merasa lega saat dia wisuda Sabtu (15/5) kemarin.

Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani bahwa terdapat dua orang nenek yang mendapat gelar sarjana di usia tua, dan mereka sangat gigih untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang sarjana.

Nola Ochs (OAKS) dari Kansas menempati posisi satu sebagai orang tertua saat lulus dari Fort Hays State University tiga tahun lalu pada usia 95 tahun, menurut Guinness Book of World Records. Ochs, kini 98 tahun, kemarin juga menerima gelar master di bidang studi liberal dari Fort Hays. Soares yang tidak mendapat bantuan dana untuk biaya kuliahnya tidak mematahkan semangat untuk menggapai cita-citanya menjadi seorang sarjana. “Kecuali kita dapat bantuan dana, sangat mustahil bisa kuliah,” kata Soares.

“Tapi keinginan saya untuk kuliah tidak pernah lenyap,” lanjutnya. Soares menikah dua kali, membesarkan enam anak dan bekerja sebagai perawat dan event organizer sebelum pensiun lalu memutuskan mengejar cita-citanya, yakni memperoleh pendidikan di bangku kuliah. Soares mendaftar di Mills College pada 2007.
Betapa pentingnya ilmu sehingga, kedua orang tua yang sudah mempunyai cucu dan cicit masih semangat untuk menuntu ilmu. (AKB)

Dikutip dari vivanews

Human Interest

Baluap - Medan, Kemajuan zaman yang semakin pesat membuat masyarakat kecil rela menjajakan dagangannya di perlintasan Kereta Api (KA) guna mempertahankan hidupnya walau menentang maut.

BPS Medan Sensus Gepeng di Penjuru Kota


Baluap - Medan, Badan Pusat Statistik (BPS) malam ini secara serentak akan melakukan sensus terhadap gelandangan dan pengemis (Gepeng). Sejumlah titik akan di sweeping termasuk lokasi para pekerja seks komersial (PSK) di seluruh wilayah tepat tengah malam ini. Sabtu (15/5) Seluruh pegawai BPS termasuk kota Medan juga akan menggelar hal yang sama dan akan mendatangi Gelandangan dan pengemis yang tinggal di kolong-kolong jembatan, pinggiran bantalan kali serta di pinggir-pinggir jalan, dan tempat lainnya akan serentak disensus. Kepala BPS Kota Medan Drs Misfaruddin mengatakan, Sensus Penduduk 2010 adalah sensus ke-6 yang akan dilaksanakan pada tahun 2010. Acuan yang digunakan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk adalah UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Peraturan Pemerintah No 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik, dan Rekomendasi PBB (United Nations). Sensus Penduduk merupakan suatu rangkaian kegiatan pengambilan “stok” (stock taking) penduduk pada suatu titik waktu tertentu yang mencakup seluruh atau sebagian wilayah geografis suatu negara sejak tahapan persiapan sampai ke publisitas hasilnya. Titik waktu SP2010 adalah 31 Mei 2010 pukul 24.00. Tanggal ini disebut sebagai hari sensus (census date).

Pendataan Sensus Penduduk dilakukan secara door to door pada seluruh penduduk Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dalam wilayah geografis Indonesia, baik yang bertempat tinggal tetap maupun yang tidak bertempat tinggal tetap. Anggota korps diplomatik negara lain beserta keluarganya, meskipun menetap di wilayah geografis Indonesia, tidak dicakup dalam pencacahan sensus penduduk.

Cara pencacahan yang dipakai dalam Sensus Penduduk 2010 adalah kombinasi antara de jure dan de facto. Bagi mereka yang bertempat tinggal tetap dipakai cara de jure, yaitu dicacah di tempat mereka tinggal secara resmi, sedangkan penduduk yang tidak bertempat tinggal tetap dicacah dengan cara de facto, yaitu dicacah di tempat dimana mereka ditemukan oleh petugas lapangan sensus.

Kegiatan sensus ini pernah dilaksanakan pada masa sebelum Indonesia merdeka oleh Pemerintah Hindia Belanda yaitu pada tahun 1930. Selanjutnya setelah Indonesia merdeka telah dilakukan 5 kali sensus penduduk, yaitu pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, dan 2000. (BHI)

Go To Theme Park


Baluap - Medan, Rekan-rekan star-room kemarin Sabtu (15/5) berlibur ke Theme Park yang berada di Pantai Cermin.

Rekan-rekan star room pergi ke Theme Park setelah mereka (star room-red) mengadakan talk show dengan pihak Theme Park kemarin. Adapun kepergian mereka bertujuan untuk rekreasi sekaligus melepaskan penat yang telah menumpuk dibenak mereka masing-masing karena berbagai masalah yang kemungkinan terjadi.

Menurut novi yang merupakan reporter starberita sekaligus starnews, mengatakan kalau dia sangat senang karena turut serta dalam acara liburan ke Theme Park. "Walaupun saya sempat trauma karena sewaktu saya meluncur diprosotan yang berwarna merah yang mengakibatkan jilbab yang saya gunakan terbuka setengah,"ungkapnya.

Sedangkan menurut Donny selaku wartawan starberita yang dikhususkan untuk meliput di kepolisian, mengatakan kalau dirinya trauma karena sewaktu menaiki prosotan, badannya sempat berbalik dan itu membuat dia trauma. "Pertama saya pengen menaiki prosotan (tempat meluncur-red), tetapi saat saya menaikinya ditengah saya meluncur badan saya terbalik dan muka saya terkena badan prosotan yang membuat mukanya terasa sakit,"ujarnya. "Saya tidak berani lagi mencobanya,"sambung Donny. Menurut informasi yang dihimpun baluapberaniberani, semua rekan star room sangat menikmati liburan tersebut. (AKB)

Gudang Sepatu Terbakar


Gudang Sepatu Terbakar

Baluap - Medan, Tiga Buah Rumah Toko (Ruko) yang merupakan gudang sepatu di jalan Surabaya Baru Medan, terbakar, Minggu (16/5) sekira pukul 01.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Menurut seorang saksi mata Aryo warga sekitar, peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba, dan dirinya pun mengetahui kebakaran ini saat melihat api sudah membesar sekitar 30 menit dari awal terjadinya kebakaran.
"Tiba-tiba apinya sudah marak saja," ujar Aryo.

Pihak pemadam kebakaran kota Medan, menurunkan sekitar 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Pihak Polisi dari polsekta Medan kota, dan unit Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Poltabes Medan, datang ke lokasi untuk mengetahui penyebab kebakaran ini.

Sampai berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan sisa-sisa api yang masih ada didalam Ruko yang terbakar, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan, karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(AKB/DON)