Gawat.....!!!! AIDS bertambah di Bulan Mei


Baluap - Medan, Akibat pergaulan bebas yang semakin merebak, membuat manusia khususnya para remaja terjerat kelembah hitam yang akrab disebut dengan AIDS. Bayangkan kalau dalam bulan ini saja (19/5) Mei, tercatat sebanyak 7 orang yang terkena HIV AIDS positif. Ketujuh orang tersebut masing-masing laki-laki sebanyak empat orang, wanita satu orang dan waria sebanyak dua orang.

Pergaulan bebas yang semakin merebak di Kota Medan membuat remaja Kota Medan tidak bisa mengontrol diri mereka, alhasil mereka terkena berbagai penyakit yang mematikan, diantaranya shypilis, AIDS dan penyakit kelamin lainnya.

Menurut informasi yang diterima Baluapberaniberani, seorang lelaki imigran dari Medan ke Jakarta berusia 31 tahun terkena HIV AIDS positif. Lelaki yang sehari-hari berjualan sebagai pedagang kaki lima (PKL) mengalami HIV AIDS positif. Penyakit HIV membutuhkan waktu kurang lebih 4 sampai 5 tahun untuk menjadi penyakit AIDS, dan itu tergantung kondisi tubuhnya masing-masing.

Bisa kita simpulkan bahwa lelaki yang tidak mau disebutkan namanya itu sudah mulai melakukan seks bebas mulai dia berumur 26 tahun, makanya sekarang dia terjangkit AIDS positif. Menurut informasi yang diterima. Standart WHO untuk CD4 yang dibawah 100 harus sudah mengkonsumsi ARV (Anti Retro Vina-red) setiap hari untuk penyembuhan sebelum AIDS.(AKB)

Platfon RSU Pirngadi Belum juga selesai


Baluap - Medan, Rumah Sakit Umum Milik Pemko Medan ini seolah-olah bermain mata, hal ini terbukti karena Platfon yang berada di psikiatri dan poliklinik yang jebol akibat digunakannya lantai II di Gedung Baru yang berlantai IV kemarin, Rabu (19/5).Padahal ini merupakan minggu kedua dari jebolnya platfon di Psikiatri dan Poliklinik, tetapi belum ada pengerjaan sama sekali.

Rumah Sakit Pirngadi Medan seolah-olah tidak mau bertanggung jawab karena masa pemeliharaan gedung berakhir pada bulan Juni. Kemungkinan karena hal tersebut, pihak Rumah Sakit tidak mau mempercepat pengerjaan platfon tersebut.

Menurut Humas Pirngadi Medan saat dikonfirmasi melalui selular, mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke PT.Mahakam. Tapi masalah kapan mereka mengerjakannya, Management Pirngadi tidak mengetahuinya. "Kami tidak mengetahui kapan mereka mengerjakannya, kemungkinan mereka membutuhkan waktu untuk pengerjaan tersebut,"ujarnya.

Sedangkan menurut pantauan starberita, jebolnya platfon tersebut sudah hampir mendekati waktu 14 hari. Tetapi mengapa ini belum selesai juga. Kita bisa melihat kemungkinan pihak Management Pirngadi main mata.

"Kami sudah melaporkan ke PT.Mahakam, tapi kalau mereka belum mengerjakannya juga, nanti saya akan menghubungi pihak Pelayanan, agar mengingatkan pihak PT.Mahakam supaya segera memperbaiki platfon yang rusak yang diakibatkan dari kamar mandi yang berada dilantai II tidak berfungsi dengan baik,"sambung Edison selaku Humas Pirngadi.

Sedangkan masa pemeliharaan gedung sebelum serah terima sama RSU Pirngadi Medan itu berakhir pada bulan Juni, jadi setelah bulan Juni ternyata belum juga selesai, terpaksa pihak Pirngadi yang harus bertanggung jawab terhadap kerusakan tersebut. (AKB)

Waspada DBD


Baluap - Medan, Cuaca yang tidak menentu belakangan ini terjadi melanda Kota Medan membuat semua masyarakat Medan Harus mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD) dan berbagai penyakit yang berasal dari spesies nyamuk. Karena dimusim hujan saat seperti ini, diwaspadai gejala DBD akan menaik seperti data yang dikutip selama lima tahun terakhir, Selasa (18/5) Siang.

Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani, penderita DBD tiga bulan terakhir yang mengancam Sumatera Utara sekitar 897 orang. Sedangkan di Medan sendiri selama empat bulan terakhir sebanyak 661 orang terkena penderit DBD dan 5 diantaranya meninggal.

Terkait data yang menyatakan lima tahun terakhir mulai tahun 2005, bahwa disetiap bulan april, gejala DBD mengalami penurunan sedangkan di bulan Mei gejala DBD kemungkinan meningkat.


Menurut Suhardiono selaku Kasi (Kepala Seksi-red) P3B2 (Pencegahan Penularan Penyakit Bersumber Binatang-red), mengatakan melihat situasi cuaca yang sekarang ini sering terjadi hujan yang melanda Kota Medan, kemungkinan gejala DBD akan naik karena curah hujan yang tidak menentu.

"Saya harapkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar mereka melakukan pencegahan, karena pencegahan itu lebih bagus ketimbang mengobati,"ujarnya saat dikonfirmasi melalui selular, Selasa (18/5) siang.


"Kalau sudah terjadi demam, segeralah berobat dan periksa ke Rumah Sakit terdekat, karena kalau sudah lama, dokter yang menangani sudah bingung untuk mengobatinya karena virus sudah masuk kedalam tubuh. Kalau terjadi kematian, pasti selalu dokter yang disalahkan karena tidak bisa menangani. Padahal hal itu terjadi bukan kesalahan pihak dokter, melainkan kesalahan pihak keluarga yang kelamaan untuk memeriksa ke dokter,"jelasnya. (AKB)

Selamat Jalan Mama Lauren


Baluap - Medan, Paranormal terkenal ini menghembuskan nafas terakhir Senin sekitar pukul 21.37 di Rumah Sakit PGI Cikini JL Raden Saleh Jakarta Pusat, Selasa (18/5).

Paranormal yang terkenal yang akrab disapa dengan sebutan Mama Lauren menghembuskan nafas terakhirnya disalah satu Rumah Sakit di jalan Raden Saleh Jakarta Pusat. Dikehidupan nya sehari-hari setiap akhir tahun dan akan menghadapi awal tahun, Mama Lauren sering memprediksikan apa yang bakal terjadi di masa depan.


Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani, apa yang diramalkan Alm. Mama Lauren bahwa tahun 2010 gelap ternyata memang gelap. Dikatakan gelap karena Alm. Mama Lauren telah meninggal dunia di tahun 2010.

Paranormal yang memiliki nama lengkap Laurentia Pasaribu yang lahir di Belanda pada tanggal 23 Januari 1932 yang besar di Eropa ternyata merupakan Pasangan Suami Istri (Pasutri-red) Anna Breche dan Lau van Hooff yang terkenal sebagai peramal yang meramalkan nasib Indonesia kedepan.

Sejak berada di usia 7 tahun, Mama Lauren memiliki kemampuan yang tidak biasa yang dia miliki. Hal ini dibuktikan karena kemarin sewaktu dia sekolah, Mama Lauren mendengar bisikan untuk menyuruhnya meninggalkan ruangan sekolah. Karena mendengar bisikan tersebut, Mama Lauren langsung memberitahukan kepada Gurunya untuk menjauh dari sekolah, dan apa hasilnya, Mama Lauren malah dimarahi oleh gurunya dan dianggap dia mempermainkan gurunya.

Tidak begitu lama, ternyata bisikan yang Mama Lauren dengar tadi terjadi, dan tidak ada yang selamat karena tidak ada yang mendengarkan dirinya kecuali dirinya sendiri yang sempat keluar karena dihukum oleh gurunya. Ternyata bisikan itu mengartikan kalau sekolahnya terkena Bom.

Sejak hari itu, banyak kejadian yang sering terjadi yang didengar dalam bentuk suara maupun gambar.

MamaLauren ke Indonesia karena menikah dengan lelaki pribumi bernama Natakusuma yang seorang arsitek. Kondisi ekonomi Mama Lauren belum begitu mewah alias pas-pasan karena Nata belum mendapat proyek yang banyak. Namun saat kelahiran anak pertamanya Mario Laurens Natakusuma, ekonomi Lauren membaik.

Sayang 23 Februari 1973 Mama Lauren ditinggal Nata karena meninggal dunia. Jauh sebelum Nata meninggal, Lauren sudah dapat 'melihat', sebelumnya Lauren pernah mengingatkan pada Nata agar menjaga kesehatan, tapi tidak diindahkan oleh Nata.

Kesenangan Mama Lauren bangkit kembali karena dia mengisi rubrik Harian Ibu Kota, dan dari situlah dia mulai terkenal sampai sekarang, sampai dia memprediksikan di tahun 2012 mendatang akan terjadi Kiamat.


Selamat jalan Mama Lauren, semoga amal ibadah diterima di SisiNya.
Kami berharap ada peramal seperti Mama Lauren.
"Mati Satu Tumbuh Seribu". (AKB)

Medan Kembali Mendung


Baluap - Medan, Beberapa hari ini terlihat Kota Medan sering dirundung mendung yang dibarengi hujan lokal dibeberapa daerah, Selasa (18/5) pagi.

Menurut pantauan baluapberaniberani, sejumlah ruas daerah di Kota Medan terllihat diliputi awan yang gelap. Hal ini membuat kita (masyarakat Medan-red) harus lebih hati-hati dan waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi akibat perubahan cuaca dan hujan yang tidak menentu yang bisa terjadi di berbagai tempat (Hujan Lokal-red).

Menurut informasi yang dikutip dari situs Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), bahwa hari ini, selasa (18/5) Kota Medan mengalami hujan ringan dengan suhu 23-33 derajat celcius dengan kelembapan 61-93 persen.

Jadi diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar mengantisipasi, misalnya segala macam jenis penyakit yang bakal datang seperti DBD, Malaria dan lain sebagainya yang berhubungan dengan iklim karena perubahan cuaca yang tidak menentu, dan bagi kamu yang sedang berada di jalan, harap berhati-hati karena kemungkinan bisa terjadi kabut dan membatasi jarak pandang anda. (AKB)

Rekan Kerja Part I

Baluap - Medan, Kali ini aku ingin memperkenalkan sama kalian semua tentang rekan-rekan yang selalu menemani dan membuat kantor starberita menjadi hidup dan tidak monoton. Karena dari jauh-jauh hari sewaktu kami diterima kerja di starberita kami sudah komit untuk saling membantu dan saling mengisi.

Pertama sekali aku masuk di Media yang diberi nama www.starberita.com eh salah jangan dari sini dulu, karena ini bukan awalnya. Baiklah akan aku ulang alias flash back bahasa bataknya. wkakakaa. .

Kemarin aku temani kawan aku untuk interview di Star Indonesia Group, pada saat aku menunggu entah apa yang terpikir dan tersirat dipikiranku kalau aku juga harus kerja disini bareng dengan dia. Setelah lama menunggu, aku memberanikan diri untuk menunjukkan keberanianku.
Orang yang pertama sekali aku jumpai bernama Roy yang sehari-harinya dia dikenal sebagai securituy. Dari pembicaraan kami yang diawali baru kenal tersebut, aku diberitahu Roy kepada orang nomor dua di star indonesia group yang kemarin namanya H. Bahar. Mengetahui hal tersebut, saya langsung jumpai beliau (Pak Bahar-red). Akhirnya aku disuruh ikut interview dan surat lamarannya belakangan.
Dari situ alhamdulillah aku diterima di Star Indonesia group tepatnya di www.starberita.com

bersambung dulu ya bro di part II, karena udah ngantuk ni. .
wkakakaka

Cerita Cintaku


Baluap - Medan, Kemarin Akbar masih duduk dibangku kelas 3 IPA 2, tepatnya dihari-hari terakhir kelas 3 sebelum UN (Ujian Nasional-red). Sebelumnya Akbar belum pernah pacaran karena sejak tamat dari SLTP, dia (Akbar-red) masuk ke SMA Negeri 5 Medan, dimana Sekolah ini mengajarkan kita tentang agama dan melarang kita untuk pacaran karena dalam Islam tidak ada yang namanya pacaran.

Hal ini berawal sewaktu diakhir kelas 3 dimana seluruh siswa kelas 3 kemarin sibuk untuk mempersiapkan dirinya untuk UN. Selang beberapa minggu, akhirnya masa ujian pun selesai. Seluruh SMA mengadakan acara perpisahan dari sekolah mereka masig-masing.

Ternyata hal ini sangat membuat seluruh siswa ingin menyalurkan semua aspirasi dan keahliannya dengan menampilkan dirinya untuk mengisi acara Perpisahan yang diadakan oleh OSIS. Baik itu drama, baca puisi, kabaret, band, pop song dll yang bisa membuat para siswa akan mengenang hal tersebut.

Kemarin Akbar mengikuti acara perpisahan tersebut, sebelumnya dia tidak mengetahui bakal pergi sama siapa. Akhirnya ada seorang cewek mengabari kalau dia mau pergi keacara perpisahan bareng akbar jauh hari sebelumnya.

Nah, kisah cintaku yang pertama kali aku rasakan bersama anak kelas I. Pertama dia salah SMS aku dan karena SMS nyasar yang dia akui membuat kami sering komunikasi. Cewek yang nyasar SMS itu bernama Namira Farhayati, yang akrab dipanggil Mira ini ternyata bisa mengelabui seorang Akbar yang terkenal dengan kalemnya dan gayanya yang Cool abis.

Tepatnya tanggal 23 mei 2005 kami pacaran. Hari berganti hari bulan berganti bulan kami jalani dengan penuh kasih.
Awalnya sebelum terjadi penembakan ternyata kami sudah saling suka tetapi malu-mali kucing untuk mengungkapkannya.

Hari itu kami nonton Denny The Dog In Fact di bioskop. Disitu kami mulai PDKT dan memberanikan diri untuk melakukan hubungan yang dinamakan Pacaran.
Perasaan akbar pada saat itu sangat senang begitu juga dengan Mira.

Sayangnya, percintaan kami hanya bertahan selama 8 bulan. Itu dikarenakan akbar yang tidak mengerti bagaimana caranya pacaran yang dibarengi dengan ketidak peduliannya kepada Mira.
Karena hal tersebut, Akbar diputusin sama cewek manis bernama Mira.

Setelah putus, kami jalan masing-masing untuk menghadapi kehidupan. Aku pertama kali jatuh cinta, eh diputusin hanya karena kurang peduli dan tidak mengerti dia.
Dia adalah wanita pertama yang hadir dalam diri Akbar yang sekarang dia (Mira-red) merupakan mahasiswi Kedokteran USU.

Akbar sangat mengenang hal tersebut. (AKB)

Pergaulan Bebas

Baluap - Medan, Siapa yang tidak ingin bebas dalam kehidupannya? Semua orang ingin hidupnya bebas tanpa ada yang menghalang-halangi kehidupannya.

Kebebasan sering kali menjadi prioritas beberapa kalangan masyarakat, baik itu laki-laki maupun perempuan. Karena ingin bebas, kebanyakan dari kita sering salah mengartikan arti kebebasan tersebut. Kebebasan yang identik dengan hura-hura yang sering terjadi di kalangan anak muda zaman sekarang biasanya bisa keluar malam dengan sesuka hati tanpa ada larangan dari orang tua, hidup gemerlap ditengah-tengah gejolak ekonomi yang semakin lama semakin mencekam. Berkumpul sama teman diwarkop, karaokean dengan teman kantor tanpa ingat waktu.

Bebas boleh saja kawan, tidak ada yang melarang kita untuk bebas. Tapi ingat didalam lingkungan kebebasan tersbut terdapat ancaman yang besar dalam kehidupan nantinya. Sekali lagi saya tekankan bahwa tidak ada yang melarang anda untuk bebas dalam pergaulan, asalkan anda bisa menyaring arti bebas itu sendiri.

Banyak hal yang tidak kita tahu kalau kita sudah berhadapan dengan "Pergaulan Bebas", bisa saja kita menjadi korban berikutnya.

Saya punya teman wanita yang cakep abis, kemarin saya pernah suka sama dia. Cuma karena sudah lama jauh dan tidak ada komunikasi lagi kami tidak berhubungan dan tidak ada komunikasi. Terakhir saya jumpa dia dengan wajah dan gaya yang berbeda. Wanita yang saya kenal kemarin dengan lugu dan polosnya sekarang menjadi binal dan seksi sehingga setiap lelaki yang melihat dia, pasti melirik.

Saya bertanya kabarnya, dia bilang dia baik-baik saja, cuma terjadi perubahan yang drastis dalam dirinya

Saat Adzan Berkumandang


Baluap - Medan, Saat adzan berkumandang seluruh langit dan bumi beserta isinya ikut mengumandangkan adzan.

Adzan pertanda waktu sholat telah tiba. Dengan adzan kita sebagai orang yang beriman harus segera meninggalkan segala aktivitas kita sepenting apapun, karena yang lebih penting adalah panggilan Illahi.

Menurut teman saya, dia sangat senang saat adzan dikumandangkan dan dia segera sholat. Karena menurut informasi dan buku yang saya baca, kalau ibadah sholat kita bagus, maka baguslah ibadah kita dalam kehidupan. Baik itu hubungan antar manusia maupun dengan sang Pencipta.

Adzan yang menandakan tibanya waktu sholat ini sering juga diabaikan oleh umat muslim sendiri. Hal ini bukan dikarenakan sibuknya aktivitas mereka, melainkan karena mereka sepele dan menganggap remeh adzan tersebut.

Saya pernah menangis saat saya mendengarkan adzan, bukan karena irama adzan yang begitu sendu dan enak didengar, melainkan karena arti yang saya baca dari Televisi.
Betapa indahnya rahasia Allah terutama dibumi dan seluruh isinya.

Kemarin saya juga sempat menangis saat mengkumadangkan adzan sewaktu Orang Tua saya hendak pergi Ke Tanah Suci Mekkah. Saya tidak mengetahui kenapa saya bisa mengeluarkan air mata. Dan saya akhirnya mengambil hikmah, bahwasanya makna dari adzan tersebut sangat dalam sehingga bisa membuat saya menangis.

Maka dari itu kawan sekalian yang membaca blog saya ini, mari kita Indahkan panggilan Illahi, Panggilan yang menciptakan kita. Jangan kita hanya mengindahkan panggilan atasan kita hanya karena takut ditegur olehnya. Segeralah laksanakan panggilan Allah, karena Azab dari Allah itu lebih pedih ketimbang Azab dari atasan Kamu sekalian. (AKB)

HIV AIDS


Baluap - Medan, Sebanyak 792 orang yang datang berkunjung (post test) selama April 2010 di Medan diperoleh 89 orang positip HIV. Perinciannya 61 orang laki-laki dan 28 perempuan. dengan usia produktip 25-34 tahun, Senin (17/5).

Hal itu dikatakan Kadis Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi Msc melalui Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) dr Hj. Rumondang,M.Kes, Senin (17/5) di ruang kerjanya.

Disebutkannya, dari jumlah tersebut tidak dilaporkan adanya ibu hamil. Perinciannya, terbanyak dilaporkan dari RS A.Malik yakni 113 orang, positip 58 orang, RSU Dr Pirngadi Medan sebanyak 105 orang yang positip 11 orang.

Selanjutnya RS Haji berjumlah 89 orang positip 2 orang, RS Rumkit Dam II BB sebanyak 124 orang yang positip 4 orang, Klinik Bestari 11 orang positip 4 orang dan dari Binjai 71 orang tetapi tidak ada yang positip HIV.

Sedangkan sejak bulan Januari sampai Maret di kota Medan penderita HIV sebanyak 118 orang dan AIDS 47 orang. Untuk yang luar kota, penderita HIV ada 52 orang dan AIDS 21 orang. Total keseluruhannya berjumlah 238 orang. Berdasarkan faktor resiko dari Januari sampai Maret untuk Medan dan Luar Kota Medan, laki-laki 184 orang dan perempuan 54 orang.

Menurut faktor resiko bila digabungkan dari Medan dan luar kota Medan, Heteroseksual 137 orang, Homoseksual 11 orang, IDUs 84 orang, Perinatal (Ibu Hamil-red) 5 orang, tidak diketahui hanya dijumpai di Medan yaitu 1 orang. Sedangkan melalui transfusi belum diperoleh datanya atau kasusnya tidak ada. (AKB)