Tampilkan postingan dengan label Rekan Starberita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekan Starberita. Tampilkan semua postingan

Pagi Arya Duta

Matahari yang terbit membuat hari ini menjadi cerah. Matahari yang memancarkan sinarnya masuk ke kamar 9007 The Arya Duta. sinarnya tepat didepan aku sehingga aku harus menutup kain jendela yang berada didepan jendela berlantai 9 The Arya Duta.

situasi Kota Medan terlihat masih sunyi karena seputaran Kantor walikota masih sedikit kenderaan yang berlalu lalang. Terlihat Pagi ini Minggu (20/6) banyak orang mengendarai sepeda sengaja untuk mengisi waktu libur dipagi hari yang cerah karena matahari yang tidak enggan memancarkan sinarnya.

RAF, BDEE, AKB dan RIS berada di lantai 9 The Arya Duta untuk menikmati beberapa malam dan menikmati fasilitas yang diberikan dari Hotel tersebut. The Arya Duta yang terletak di Jalan Balai Kota Medan. Karena berada di ketinggian sekitar 250 kaki, terlihat Kota Medan begitu padat dengan bangunan-bangunan yang terdiri dari bangunan rumah penduduk dan bangunan bersejarah sekaligus juga terlihat bangunan tempat penginapan yang tidak kalah tingginya dengan The Arya Duta.

Tv, Kulkas kecil, dan beberapa makanan dan minuman yang berada di kamar itu, yang merupakan fasilitas, membuat kami sedikit merasa sebagai orang yang mempunyai apa yang kami inginkan. Hingga matahari yang terus naik sampai pukul 12.00 Wib untuk menyinari Kota Medan membuat kami terus berada di kamar yang memiliki pendingin ruangan hingga 10 derjat celcius.

Gelas Hilang, German Kalah, BDEE Marah

Baluap - Medan, Karena gelas hilang dan German kalah, seorang oknum wartawan dengan inisial BDEE marah. Hal ini dibenarkan oleh RAF yang merupakan teman dekatnya. Jumat (18/6)

Menurut teman dekatnya, RAF, mengatakan kalau BDEE marah karena kehilangan gelas dan tim andalannya kalah German 1-0 dengan Slofakia. "Dia marah karena gelas yang baru dibelinya kemarin, hilang ditambah dengan Tim unggulannya German kalah 1-0 melawan Slofakia,"jelasnya.

Saat ditanya mengenai perasaan, BDEE, menjelaskan dengan senyum bengis. Sedangkan menurut inforamsi yang diterima Baluapberaniberani, kalau BDEE merasa kecewa karena German kalah dan gelas yang baru dibelinya tidak kelihatan.

Star Rooms Menjalin Ukhuwah

Kemarin Jumat (11/6) usai mencari berita bagi Jurnalis dan menyusun naskah dari masing-masing Jurnalis yang Live Report bagi Produser. Semua pihak Star Rooms mengadakan Sholat Maqrib berjamaah dilantai IV Gedung Star Indonesia Group. Hal ini sengaja dilakukan untuk mengikat tali Silaturrahmi dan Ukhuwah yang diharapkan akan terjaga hingga akhir hayat nantinya, Amiiinn.

Adapun yang menjadi Imam malam itu Jumat (11/6) adalah Koordinator Liputan (Korlip-red) Amrizal dan yang menjadi Makmum itu Pemred (Pemimpin Redaksi-red) Aulia Andri, dan beberapa wartawan yang diantaranya Akbar yang sekaligu Menjadi Muazzin malam itu, Suhardi, Ahmad Rizal dan beberapa dari Produser.

Setelah melakukan Sholat Maqrib berjamaah, Star Rooms mengadakan acara makan malam bersama yang sering dilakukan para Jurnalis Starberita.com yang tidak lain tidak bukan untuk mendekatkan dan menyatukan kami menjadi keluarga Star Rooms. Malam itu yang menjadi donatur utama adalah Pemred Aulia Andri.

Menurut Korlip Amrizal, mengatakan kalau bisa setiap Maqrib kita mengadakan Sholat Maqrib bersama. "Ada baiknya kita melaksanakan Sholat Maqrib berjamaah agar kita bisa mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa,"jelasnya.

Sedangkan menurut Pemred Aulia Andri, mengatakan sebaiknya kita harus mengadakan Kuliah Tujuh Menit (Kultum-red) setiap selesai Sholat Maqrib. "Suhardi kan tamatan dari IAIN, jadi kita harapkan dia bisa mengisi Kultum setelah selesai mengerjakan Sholat Maqrib berjamaah,"jelasnya.

Hal ini, diusahakan akan terus berjalan biar kedekatan kita bukan sekedar tahu bentuk fisik dan suara, melainkan jiwa dan hati kita serta sifat harus kita ketahui satu sama lain yang nantinya bermanfaat bagi kita untuk saling melengkapi dan menutup segala kekurangan dengan kelebihan yang kita miliki. Sukses buat kita semua. Mantap Jaya. .


Perasaanku Hari Ini

Teman-teman bloger, pagi ini aku ada sedikit ingin meceritakan tentang apa yang aku rasakan hari ini, karena aku rasa kalau kita tidak pernah mensyukuri apa arti hidup sebenarnya, kita akan tetap menjadi orang yang tidak pernah bersyukur.

Baiklah, ,
Pagi ini aku bangun sekitar pukul 05.30 Wib, ketika aku membuka kedua mataku aku melihat asbes yang ada diatas mataku pagi itu dan itu setiap hari aku lihat. Setelah beberapa menit aku menatap asbes, aku bangun dari tempat dan keluar dari kamarku menuju ke kamar mandi. Tujuan aku kekamar mandi bukan lain untuk mengambil air wudhu', karena yang aku tau kalau kita baru bangun, kita bisa langsung solat Subuh.

Setelah mengambil air wudhu dikamar mandi yang letaknya tidak jauh dari kamar tidurku, aku langsung menuju ke ruang solat dimana tempatnya lurus saja kalau keluar dari kamar mandi. Sekitar pukul 05.40 Wib aku menunaikan ibadah solat subuh. Beberapa menit berlalu sembari aku berdoa agar hari ini lebih baik dari kemarin.

Sehabis aku solat, aku mengambil handuk yang letaknya berada di garasi mobil yang letaknya tepat dibelakang rumahku tapi masih didalam kawasan rumah, terus aku kekamar mandi sembari aku menyiapkan segala peralatan untuk aku mandi. Sekitar pukul 05.50 aku mandi dan selesai itu sekitar pukul 06.20 Wib setelah itu aku langsung pakai baju dan ngantar adik bernama ayu, dia anak keempat dari empat bersaudara. Aku ngantar ayu itu sekitar pukul 06.40 Wib dan sesampainya disekolah ayu sekitar 07.05 Wib dan setelah itu aku langsung kekantor dan setibanya dikantor sekitar pukul 07.30 Wib dan yang heran nya semua teman kantor aku yang nginap di kantor heran karena aku datang cepat dan tidak terlambat hari ini. (AKB)

Rekan Kerja Part II

Setelah aku bisa untuk mengikuti interview tanpa surat lamaran, akhirnya aku bisa pulang dengan bangga hari itu karena aku bisa interview tanpa adanya surat lamaran atau surat lamaran dibayar dibelakan. wkakakaka
Aku pulang dengan kawan yang sering aku panggil dengan sebutan "pal", dan keesokan hari nya aku ditelpon nomor 081397360xxx, setelah mendapat telpon dari nomor tersebut yang menyuruh aku untuk datang ke Star Indonesia Group esok harinya. Atas telpon tersebut aku akhirnya datang untuk melihat apa yang bakal terjadi pada diriku kalau aku datang ketempat itu. Dan ternyata, aku diinterview untuk yang kesekian kalinya. Disitu aku mengenal beberapa orang diantaranya, Ella dan Risna. Kedua wanita inilah orang yang pertama aku kenal selain kawan aku yang aku temani.

Setelah beberapa hari, akhirnya aku jadi kerja di starberita.com dan pertama sekali yang aku alami itu adalah, , ehm, , apa ya? ? kok aku jadi lupa. .
hufm. . duch kok jadi berabe gini ya. . maf ya. .

Pembaca setia baluapberaniberani, hal yang pertama kali yang berkenaan adalah panas yang sangat mendalam diruangan yang berada dilantai IV. Memang rasa panas itu ditimbulkan karena matinya lampu karena padamnya aliran listrik. Setelah Ella dan Risna, aku juga mengenal Donny, Taufik, Ismail dan Teddy. Sebelum kami bekerja dengan sebenarnya, suatu hari kami disuruh untuk buat berita dengan orang yang akrab dipanggil Aulia. Pertama sekali aku mengenal dia itu sangat bengis. Karena sesuka hatinya saja bilang orang dengan panggilan Bodoh.

Keesokan Harinya,
Kami dikenali dengan seorang wanita berjilbab dengan kulit sawo matang dengan hiasan hitam yang sedikit menonjol yang menempel di pipinya menambah kemanisan dirinya. Wanita manis ini disapa dengan sebutan Yusra. Ternyata dia bukan wanita biasa seperti kami, dia merupakan redaktur kami yang akan mengedit berita kami nantinya. Sembari itu juga hadir lelaki tinggi dengan ciri khasnya memakai Jaket yang melekat dibadannya. Lelaki itu akrab dengan panggilan Raden. Lelaki yang suka senyum ini ternyata dia merupakan jurnalis.

Seiring berjalannya waktu, setelah kami menjalani hari-hari di starberita dan kami mulai sedikit ada keakraban satu sama lain. Kami dikenalkan dengan seorang berbadan besar dan memiliki perut yang lumayan besar tidak ketinggalan dengan HT (Halky Talking-red), dan ternyata dia adalah yang akan memantau kami dilapangan. Lelaki itu ternyata dikenal dengan sebutan Amrozi.

Pandangan pertama aku tentang Amrozi, dia adalah orang yang tegas, bengis dan pokoknya bisa la untuk menakutin orang dengan suara HT yang sering bergantung di pinggangnya. Dia menyebut kami dan menyapa kami dengan sebutan "kawan-kawan".

Cooming Son.........
Dalam hal penugasan. .
Ehm, , sebaiknya kalau cerita mengenai penugasan kita sambung di Rekan Kerja Part III

Rekan Kerja Part I

Baluap - Medan, Kali ini aku ingin memperkenalkan sama kalian semua tentang rekan-rekan yang selalu menemani dan membuat kantor starberita menjadi hidup dan tidak monoton. Karena dari jauh-jauh hari sewaktu kami diterima kerja di starberita kami sudah komit untuk saling membantu dan saling mengisi.

Pertama sekali aku masuk di Media yang diberi nama www.starberita.com eh salah jangan dari sini dulu, karena ini bukan awalnya. Baiklah akan aku ulang alias flash back bahasa bataknya. wkakakaa. .

Kemarin aku temani kawan aku untuk interview di Star Indonesia Group, pada saat aku menunggu entah apa yang terpikir dan tersirat dipikiranku kalau aku juga harus kerja disini bareng dengan dia. Setelah lama menunggu, aku memberanikan diri untuk menunjukkan keberanianku.
Orang yang pertama sekali aku jumpai bernama Roy yang sehari-harinya dia dikenal sebagai securituy. Dari pembicaraan kami yang diawali baru kenal tersebut, aku diberitahu Roy kepada orang nomor dua di star indonesia group yang kemarin namanya H. Bahar. Mengetahui hal tersebut, saya langsung jumpai beliau (Pak Bahar-red). Akhirnya aku disuruh ikut interview dan surat lamarannya belakangan.
Dari situ alhamdulillah aku diterima di Star Indonesia group tepatnya di www.starberita.com

bersambung dulu ya bro di part II, karena udah ngantuk ni. .
wkakakaka