2011, Dinkes Medan Membuat Program Khusus


Medan - Dinas Kesehatan Kota Medan membuat program khusus disamping pelaksanaan kegiatan rutin lainnya sepeti program kesehatan Ibu dan Anak, Program Imunisasi, Usia lanjut, dan Program Pemberantasan Penyakit Menular. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi. Minggu (6/2)

Dia mengatakan, Sejalan dengan komitmen kesehatan, pernyataan sikap dari jajaran kesehatan untuk siap melakukan program kesehatan dimana kedepannya Dinkes Medan merencanakan program yg perlu penanganan khusus dan terpadu.

Dikatakannya, Ada tiga hal pokok disamping program rutin lainnya, yang perlu penanganan khusus. Misalnya, pemutahiran kepesertaan JPKMS, dimana Dinkes Medan mengumpulkan data yang valid dan akurat tentang kepesertaan penduduk miskin. "Bantuan pelayanan kesehatan kepada penduduk miskin, dimana semua penduduk miskin harus terdaftar sebagai peserta Medan Sehat, baik jamkesmas maupun medan sehat," katanya.

Masih dikatakan Edwin, program khusus yang dirancang untuk Tahun 2011, tentang Gerakan Pemberantasan DBD, karena penyakit ini perlu penanganan terpadu. Dikatakannya, langkah-langkah penanganan kasus DBD, Dinkes Medan membuat pemetaan daerah rawan kasus. Artinya, pihaknya membuat pemetaan berdasarkan laporan kasus mana daerah lingkungan yang rawan sepajang tahun. "Dari pemetaan tadi, itu adalah daerah sumber perindukan nyamuk DBD dimana banyak terjangkit DBD," terangnya sembari mengatakan pihaknya telah melakukan intervensi dengan melibatkan sektor terkait, seperti Dinas kebersihan, Dinas PU, Dinas Perkim dll.

Masih dikatakan Edwin, satu yang kita lakukan selain gerakan 3m, jangan sampai ada wadah genangan air yangg terlantar.

"Karena sumber DBD ada digenangan air, dikantong plastik, tempat bunga atau dipot bunga. Kalau ditemukan sarang nyamuk disitu berarti sudah 2 minggu air tidak dikuras atau sudah 2 minggu air tergenang di wadah tersebut," bebernya seraya menambahkan DBD penularan dari nyamuk bukan dari yg lain, Jadi yang perlu kita berantas, sarang nyamuk.

Dijelaskannya, penyakit DBD merupakan penyakit berbasis lingkungan, artinya lingkungan kumuh yang tidak terurus pasti lingkungan tersebut endemis DBD.

"Untuk itu, kita membuat gerakan kebersihan lingkungan dan ini melibatkan keterpaduan lintas sektor untuk gerakan kebersihan lingkungan," ujarnya.

Masih Edwin, program khusus lainnya yang akan dilaksanakan Dinkes Medan di Tahun 2011, yaitu Antisipasi kejadian Gibur di Kota Medan.
"Kalau sudah ada kasus, kita melakukan upaya pemulihan," ujarnya sembari mengatakan kedepan melakukan gerakan bersama untuk mencegah Gibur.

Gibur bisa dideteksi melalui Posyandu dan Puskesmas. Saya bisa mengatakan begitu karena Gibur bisa terlihat dari timbangan. Misalnya, Berat badan dengan umur tidak sesuai atau tinggi badan tidak sesuai dengan berat badan. "Ini pertanda awal masalah gangguan gizi, bisa dimulai dari gizi kurang, biasanya gizi kurang dan gizi buruk dikarenakan Kurangnya kalori protein didalam tubuh.

Ditanya mengenai kendala dalam penanganan program kegiatan ini, Edwin memaparkan kalau kendala pasti ada, misalnya dalam pendataan JPKMS, yaitu kendalanya masih banyak penduduk Kota Medan yang belum mempunyai Kartu Keluarga dan KTP termasuk yang menjadi kendala dalam pendataan JPKMS, perlunya penganyoman yang lebih arif dari perangkat kecamatan.
Sedangkan kendala untuk DBD itu biasanya, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan, kendala lainnya untuk kasus DBD ini adalah masih rendahnya peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk dlingkungannya.

Sedangkan kendala untuk Kasus Gibur, dikarenakan rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan ke Posyandu dan Puskesmas. Kendala lainnya, terang Edwin, Perlunya keterpaduan lintas sektor untuk memanfaatkan potensi yang ada dalam membantu kecukupan kebutuhan kalori bagi keluarga yang tidak mampu. "Saya mengharapkan semua elemen masyarakat yang mampu membuat bantuan kepada masyarakat miskin yang terkena gibur. Ini bertujuan agar tepat sasaran kepada penduduk yang berhak," katanya lagi.(Akb)

Wahyudi Curhat

Badan besar dan gemuk itu merupakan ciri khas dari seorang yang bernama Wahyudi yang bekerja dan berprofesi sebagai wartawan di salah satu media ternama di Kota Medan. Dia sempat rehat sebentar karena ada sedikit masalah yang menghampiri dirinya, namun masalah itu perlahan sirna sembari pria berbadan gemuk ini berani menghadapi masalahnya dengan tegar.
Malam itu, seorang temannya yang juga berprofesi sebagai Jurnalis dan bekerja disalah satu media ternama di Kota Medan datang kekantornya yang pada malam itu suasana kantor tersebut sangat hening dikarenakan rekan-rekan wartawan masih dilapangan untuk memantau amannya situasi Kota Medan malam itu Sabtu (30/12).
“Gedut, kemana aja kau selama ini?? Kenapa kau gak kerja dan gak ngirim berita?? Apa cerita bro?” kata Akbar yang juga bekerja sebagai Jurnalis yang pada malam itu berada di kantor Wahyudi. Sembari dengan itu, lelaki berusia 23 Tahun ini menjawab. “Ginilah ber, aku kemarin itu ada masalah. Banyaklah masalah yang aku hadapi makanya aku pergi ke Lhouksumawe,” katanya sembari memulai ceritanya dengan mengambil sebatang rokok Ten Mild yang berada persis didepannya.
Sambil mengambil mancis, pria berbadan hitam dibaluti kulit tebal ini pun membakar rokok yang sudah dikepit antara jari telunjuk dan jari tengahnya itu. “hheeeeepppsss, huuuuufffffm hembusan asap yang dikeluarkan hingga membuat ruangan itu penuh dengan asap rokok yang dibakarnya,” masalah aku berat Ber. Kemarin aku sempat punya masalah dengan keluarga aku dan sembari itu juga aku mempunyai masalah dengan pacar aku yang sudah aku pacari selama kurang lebih enam tahun.
Diceritakannya, jadikan pacar aku udah jadi PNS di Auri, taula ko gimana cowok-cowok di Auri itu. “Ganteng, kaya pokoknya bagusla ber, kalau dibandingkan sama aku, ya kalahla aku,” katanya. Rupanya Ber, selama ini aku udah capek ditemu sama pacar aku ini Ber. “ah capeklah Ber,” katanya sembari menjelaskan rupanya semenjak SMA dia sudah menduakan aku Ber. Gimanalah aku gak cemburu Ber, tapi ya sudahlah Ber (Sebutan akrab untuk Akbar)aku mencoba untuk sabar.
“Ko tau dari mana Ndut klo kau ditipuin dia sejak SMA dulu?,” Tanyaku heran. Gini Ber, ada yang suka sama pacar aku dan dia teman satu kerja cewek aku ini Ber. “Taulah kau kalau orang PNS ini. Apalagi kalau udah sama-sama PNS, pasti masa depannya sudah terjamin,” bebernya sembari menarik rokoknya karena tanpa dia sadari rupanya rokok yang dia bakar tadi sudah hampir mengenai Filternya.

Continue. . .

Part I

Sendiri memasuki ruangan kantor yang baru menghadapi dan menjumpai orang-orang baru, walaupun ada sebagian orang lama yang dikenal namun itu belum cukup untuk mengetahui situasi dikantor yang baru. Butuh waktu yang lama untuk melakukan adaptasi dilingkungan baru. Tapi itu tidak menutup kemungkinan untuk bersosialisasi sama mereka yang lama dikantor baru. Pertama masuk kesitu karena rekomendasi dari teman sewaktu berada dikantor lama, dan tidak lupa ada sedikit masukan dari teman yang baru dikenal dikantor baru sebelum masuk kekantor baru. Karena rekomendasi dari mereka dan arahan dari mereka, masuklah Akbar untuk mengikuti langkah demi langkah untuk memasuki kantor baru.

Keesokan harinya.
Akbar datang ke kantor PT Harian Tribun Medan terletak di Jalan Gatot Subroto No 449 D-G Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Disitu dan hari itu, Akbar mengikuti ujian test tertulis untuk mendaftar sebagai Reporter di Tribun Medan Kompas Gramedia Group. Test berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Diwaktu tiga jam itu, Akbar harus menyelesaikan test dasar, yaitu Bahasa Indonesia, Test Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris dimana, cara penjawabannya tidak mesti beraturan maksudnya, Akbar dibolehkan mana yang paling mudah itu yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Kemarin, lupa persisnya kapan, tapi kami ada empat orang. Akbar, Eris, Fajar dan ada satu lagi seorang perempuan yang sampai sekarang Akbar tidak tahu karena dia mengundurkan diri dengan alasan tidak mempunyai kendaraan.

Waktu terus berjalan dan akhirnya, Akbar merupakan orang yang pertama menyelesaikan tiga test yang disarankan dari pihak Media Tribun Medan. Alasan Akbar menyelesaikan test itu dengan cepat karena Kordinator Liputan (Korlip) di Media yang lama sudah menelpon Akbar dari pertama dimulainya test yang Akbar ikuti. Setelah itu, Akbar langsung ke DPRD Kota Medan untuk mencari berita dan begitu seterusnya sembari menanti panggilan kedua dari Tribun Medan.

Seiring berjalannya waktu, Alhamdulillah, Akbar dipanggil di Tribun Medan untuk mengadakan test kesehatan. Dimana ditest kesehatan Akbar harus diambil darahnya. “Akbar kan paling takut kalau darahnya diambil, karena disuntik paling takut.”

Test Kesehatan
Sewaktu test kesehatan, Akbar permisi dengan Korlip di Media lama melalui SMS.

Bersambung. . .

Harga Beras Mencekik Leher


Medan, Naiknya harga beras beberapa waktu lalu, membuat semua para penjual beras, baik itu eceran maupun grosir jarang dikunjungi para pembeli. Pasalnya hampir semua pembeli lebih memilih beras murah. Sabtu (15/1)

Menurut salah satu pemilik Grosir Beras di Jalan SIbayak, Chek Kong mengatakan selama harga beras naik, grosir miliknya jarang sekali dikunjungi pembeli. Karena para pembeli lebih menunggu harga beras murah. " Ada yang membeli, namun hanya seperlunya saja, maksudnya hanya mengambil beras dibawah dari biasanya," katanya sembari mengatakan dalam seminggu ini, harga beras stabil dan banyak para pembeli yang beralih ke beras Bulog.

Misalnya biasanya mereka sekali membeli bisa sampai 50 goni namun sekarang para pembeli hanya membeli setengahnya dan bahkan ada yang membeli 10 goni. "Ini semua dikarenakan harga beras yang melonjak tinggi," bebernya sembari menjelaskan kalau digrosirnya, untuk beras IR, perkilonya kita jual seharga Rp8000, beras Ramos kita jual perkilonya, Rp8000 dan beras dari Jawa jual dengan harga Rp6300. Dimana dari ketiga beras yang dijual di Grosir milik Chek Kong beras IR merupakan beras yang paling banyak diminati para konsumen.

Sementara itu, menurut penjual beras di Pusat Pasar, Irwan mengatakan akibat kenaikan beras, dagangan berasnya jarang sekali dibeli oleh konsumen. "ya mau gimana lagi, kita menjual beras sesuai harga pasaran. Jadi apabila pembeli jarang, maka kita takutkan beras tersebut sudah tidak bagus dan terpaksa di buang," ujarnya.

Menurut Irwan, dirinya menjual beras Kuku Balam sekitar Rp 8000 perkilonya, untuk beras Ramos mencapai Rp8800 hingga Rp9000. Ditanya mengenai berapa goni yang telah terjual sejak awal tahun 2011, Irwan mengatakan kalau masalah jumlahnya berapa, kita tidak mengetahuinya. Karena setiap bulannya penjualan selalu berubah. " Ada naik dan ada pula yang turun," katanya.

Pembeli

Kenaikan harga beras ternyata membuat para pembeli enggan untuk membeli beras seperti yang mereka lakukan sewaktu harga beras masih normal. Hal ini dialami Surtini warga Jalan Tangguk Bongkar II mengatakan selama harga beras naik, dirinya hanya membeli beras seperlunya saja. “Selama beras naik, ya saya membeli beras seperlunya saja dan saya menghemat dengan memperbanyak membeli sayuran. Walau gimana pun, beras harus tetap dibeli walau harganya mencekik leher, karena beras merupakan makanan pokok,” katanya sembari berharap harga beras bisa normal.

Hal yang sama juga dikatakan Tono penjual kedai nasi mengatakan, kenaikan harga beras memang sangat memberatkan. Apalagi dirinya harus menaikkan harga dagangannya supaya bisa mendapat keuntungan. “kenaikan beras ini sungguh mengerikan, banyak pelanggan saya yang sering membeli makanan saya mengomel karena heran kenapa harganya naik,” terangnya sembari dengan itu terpaksa dirinya tidak bisa menaikkan harga jualannya dan hanya bisa mengurangi porsi makanan yang dijualnya.

Terpisah, tingginya harga beras seiring dengan tingginya harga cabai merah. Dimana perkilonya untuk cabai merah masih Rp50000perkilonya. Hal ini dikatakan Timuria penjual cabai merah di Pusat Pasar.

Dia mengatakan kalau harga cabai sekarang sudah turun Rp10000 dimana beberapa waktu lalu, harga cabai merah Rp60.000 perkilonya. “Tapi sama saja, turun pun harga cabai merah, namun pembeli masih saja sedikit,” katanya sembari mengatakan kalau harga cabai merah masih berkisar antara Rp50.000 banyak pembeli yang tidak mau membeli. “Sampai saat ini saja, cabai merah saya baru terjual Rp12.000 dari modal Rp200000,” bebernya sembari mengatakan kalau begini adanya para pedagang harus bersabar dan mengurangi persediaan cabai yang mereka beli dari para petani cabai. (akb)

Anak Kurang Ajar Itu ? ?


Tahukah kamu apa yang disebut anak kurang ajar? Pernahkah kamu melihat secara langsung anak kurang ajar itu? ?

Ada yang bilang kalau anak kurang ajar itu, adalah seorang anak yang membangkang dan tidak mau mendengarkan apa yang disuruh orangtuanya. Tetapi ada yang bilang kalau anak kurang ajar itu bukan karena dia membangkang, melainkan apa yang telah ia lakukan tetap saja tidak sesuai dimata orangtuanya.

Sampai sekarang aku belum bisa mendefinisikan anak kurang ajar itu secara lebih spesifik, yang aku tahu pengertian anak kurang ajar secara identik, yaitu seorang anak yang membantah dan tidak menuruti apa yang dianjurkan orangtua kepada dirinya, karena hal tersebut, dia bisa dibilang anak kurang ajar secara umum.

Biasanya setelah kena marah, seseorang sering melampiaskan rasa kesalnya setelah kena marah kepada orang-orang yang dianggapnya dekat sama dia.

Terkadang orangtua sering menganggap kalau seorang anak tidak menuruti apa yang dianjurkannya, orangtua langsung beranggapan kalau anak tersebut tidak menurutinya dan tidak sayang sekaligus tidak takut kepada dirinya. Padahal semua itu salah, karena secara naluri seorang anak itu sayang kepada orangtuanya.

Hal ini sering terjadi karena faktor orangtua yang selalu beranggapan kalau setiap omongannya itu selalu benar dan harus selalu diikuti oleh anaknya.

Kalau menurut teman aku, apabila anda mendengar kata-kata seperti judul diatas, dan keluar dari mulut orangtuamu "Anak Kurang Ajar", maka janganlah dimasukkan kedalam hati, karena bisa saja orangtua anda sedang khilaf. Dan diakhir tulisan ini, tahukah kamu siapa anak kurang ajar itu? ?

waktu berjalan lambat mengiring perjalanan hidup yang terus berjalan. hanya orang

Lelaki Sosok Pemimpin


Lelaki adalah sosok manusia yang bisa memilih. Baik itu memilih dalam hal pekerjaan, memilih cara hidupnya untuk masa depan, memilih apa yang bakal dia terima nantinya dan memilih pasangan Hidup. Atas dasar itulah sosok lelaki harus bertanggung jawab dan bisa menerima resiko akibat pilihannya.

Dalam ruang lingkup yang luas, memilih itu merupakan kategori urutan pertama bagi saya. Karena setiap pilihan menentukan apa yang bakal kita terima dan apa yang bakal kita hadapi. Jangan pernah salah memilih, karena kalau sudah salah memilih, bisa menjadi salah jalan.

Itu semua tergantung sama lelaki itu sendiri, lelaki yang menentukan pilihan, kalau lelaki itu tidak bisa menentukan pilihan, maka dia bukan sosok lelaki yang dibanggakan sama pasangannya, sangat dibanggakan Negara Indonesia tercinta.

Menurut hemat saya, manusia itu diciptakan sebagai Khalifah dimuka bumi ini. Jadi siapa saja bisa memilih, bukan hanya lelaki. Saya mengatakan begitu karena kita sebagai makhluk ciptaan yang paling sempurna dari ciptaanNYA yang ada di muka bumi ini membuat kita khususnya lelaki mempunya pilihan yang sangat berarti untuk kedepannya.

Saya juga mengharapkan agar kita semua bisa memilih sesuai dengan apa yang kita harapkan dan yang ingin kita capai. "Teman, dalam dunia ini banyak yang tiada mengerti. Hidup yang dijalani meski berbagi."

Dari pilihan itu, kita bisa mendapat keuntungan dan kita bisa berbagi sesama manusia. Oia satu lagi, jangan pernah sombong dengan pilihan yang sudah anda dapatkan dan membuahkan hasil.Karena diatas langit masih ada langit. "Diatas pilihan kita yang berhasil, masih ada pilihan rekan kita yang lebih bagus dari pilihan kita. Maka dari itu, kita harus saling berbagi,"

Karena kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain yang mendampingi. Karena hidup itu pilihan, maka dari itu ayolah kawan kita meniti bersama jalannya dunia yang sudah lama ini.

Harum Aroma Tubuhmu


Sebulan yang lalu, persis sewaktu aku berjumpa dengan dia disuatu Hotel yang tidak jauh dari pemukiman rakyat besar, aku bisa melihat wajahnya setelah beberapa lama aku tidak bisa berjumpa dengannya karena jarak yang memisahkan setelah perkenalan beberapa waktu silam.

Pertemuan singkat itu, menghapus semua kangen dan rindu yang membelenggu di jiwa. Hal yang sama dirasakan wanitaku yang malam itu terlihat cantik dan begitu mempesona yang mengakibatkan aku tidak bisa berlari dan tetap duduk manis dihadapannya sehingga berkata betapa cantik dan indahnya kamu malam ini.

Dan malam itu, kami habiskan sampai dini hari. Banyak hal yang kami lakukan melepas kerinduan yang selama ini membelenggu. Dia (wanitaku) pun menikmati malam itu. Bersama temannya kami lewati malam indah dan penuh kenangan. Dulunya kami belum pernah melakukan hal seperti malam ini.

Bukan karena negatif, tapi karena sudah lama tak berjumpa yang mengakibatkan perjalanan ini bukan menyedihkan malah menyenangkan dan tidak bisa terlupakan. Ditanah kering dan sedikit hembusan angin malam, kami menjalani setiap aspal yang berada di Kota itu.

Perjalanan ini pun seperti jadi saksi bagi kami akan indahnya malam itu. Walaupun bersama temannya, tapi kami bisa menikmati perjalanan yang sudah lama kami nantikan ini.

Sesampai esok harinya, aku pengen menyampaikan kejadian semalam kepada sang matahari, langit dan rumput yang berada disekitar rumahku untuk menyampaikan rasa kegembiraan yang aku rasakan.

Mungkin Tuhan mulai memberi tanda akan percintaan kami yang selama ini kami bina dan kami (aku dan wanitaku-red) ingin selamanya waktu ini kan bersama kami sehingga kami bisa menikmati hari-hari seperti ini.

Dan kawan, coba dengar apa jawabnya, ternyata dia (wanitaku-red) juga menyatakan hal yang sama. "Dia sangat menyukainya dan tak mau lepas dariku."Kata dia.

Wanitaku harusnya kau selalu ada disampingku dan sudahi semua penat letihmu terhadap apa yang kamu hadapi didunia ini. "Harum Aroma Tubuhmu selalu melekat dihati dan pikiranku". Yakinkan wahai wanitaku, harimu pada diriku. Aku akan selalu ada disampingmu dan akan selalu ada untukmu sembari buatmu tersenyum sepanjang hari.

Teman dari Teman


Inilah yang sering menjadi masalah bagi kita semua, waktu yang serasa lama terkadang tidak bisa merubah apa yang bakal terjadi nanti. Kecuali kalau ada mukjizat yang turun kepada kita. Kemarin teman saya sempat bercerita terkait masalah waktu yang sebentar tetapi terasa lama dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dia mengisahkan tentang apa yang dialaminya dengan seseorang yang dia sayangi. Waktu itu kami sedang berada disuatu tempat dimana para remaja sering ningkring, jadi kami berdua langsung ketempat tersebut karena itu tempat yang bagus untuk kami menikmati segelas TST (Teh Susu Telur). Beberapa menit berlalu, teman saya langsung membuka cerita tentang dirinya dan seseorang yang disukainya. Teman saya mulai bercerita dengan nada sedikit bingung yang menandakan bahwa dia sedang ada masalah pada perasaannya.

Teman saya memulai cerita dan saya mencoba untuk mendengarkan ceritanya. Beberapa bulan yang lalu, dia membuka ceritanya, aku dekat dengan seorang wanita karena dia merupakan teman sekantorku. "Ya wajarkan kalau aku dekat dengan dia,"kata kawanku kepada saya. Aku mengenal dia sudah lama, namun aku dekat dengan dia mulai dari beberapa bulan yang lalu yang efek dari kedekatan tersebut, aku menaruh simpati sama dia. "Awalnya aku cuma simpati sama dia, tapi entah kenapa aku jadi jatuh hati dengan dia,"ucap kawanku. Ya aku bilang, itu kemungkinan karena kalian sering bertemu. Lama kelamaan sambung teman saya ternyata teman kantorku itu menaruh hati juga padaku. "Aku mengetahui hal itu, saat aku dekat dengannya hampir 5 bulan,"ujarnya.

Dan saat itu pula, masih kawan saya, aku mengetahui kalau dia sudah mencetak undangan pernikahannya yang akan sesegera mungkin di apply keseluruh keluarga dan sanak saudaranya. Mendengar hal tersebut aku hanya bisa diam dan terus menajalani hidupku seperti sedia kala. "Let it Flow,"kata orang. Aku berusaha bagaimana agar terjadi suatu mukjizat yang membuat dia menjadi milikku. "Aku terus membuat dia sayang sama aku, dan aku berhasil namun itu semua tidak ada artinya karena pernikahannya sudah tidak bisa ditunda lagi,"beber kawanku yang saat itu duduk tepat didepanku sambil meneguk segelas air putih yang ada dimeja tempat kami duduk.

"Aku bisa menunjukkan kasih sayang kepadanya dengan sepenuh hatiku. Tapi kasih sayang aku terbatas hanya sampai H-1 sebelum pernikahannya, dan itu sudah kami sepakati,"beberku.

Mendengar cerita tersebut, saya selaku teman memberi arahan kepadaku agar segera melupakannya. "Walau bagaimanapun, kau harus melupakannya. Kau bisa menghancurkan rencana rumah tangga orang,"kata saya.

Justru karena itu bantah aku, aku sudah berusaha melupakannya tapi aku tidak bisa. Aku sayang sama dia. Aku tahu kalau apa yang aku buat ini salah, tapi kami saling mempunyai rasa. "Aku gak tau apa aku bisa melihat dia dipersunting sama laki-laki lain,"kata kawanku.

Dan wanita yang aku sukai berkomentar, suatu saat nanti kau kan dapatkan seorang yang akan mendampingi hidupmu. "Anggap ini menjadi kenangan antara kita berdua,"kata seorang wanita yang aku sukai. Wanita itu juga menambahkan, semakin kumenyayangimu, semakin kuharus melepasmu dari hidupku. "Karenaku tak ingin lukai hatimu lebih dari ini,"kata wanita tersebut yang diucapkan ulang oleh kawanku kepada saya dengan sedikit berkaca-kaca mata kawanku saya lihat.

Dan wanita itu mengakhiri, aku salah ya kangen sama kamu???

Dan wanita itu membalas, dengan senyuman pahit tapi manis
..ketika engkau datang...mengapa disaat kutak mgkn menggapaimu, meskipun tlah kau semaikan cinta..dibalik senyuman indah...kau jadikan seakan nyata..seolah kaulah belahan jiwa.

meskipun tak mungkin lg..tuk menjadi pasanganku...namun ku yakini cinta, kau kekasih hati.....

Belum Ada Judul

Kemarin teman saya mengatakan kalau tanggal 10-10-10 banyak