Kasih Sayang Papa dan Mama

Baluap - Medan, Waktuku kecil hidupku, amatlah senang, senang dipangku-dipangku dipeluknya, serta dicium-dicium dinamakan, namanya "Kesayangan".

Mungkin kita sering mendengar lagu itu sewaktu kita kecil dulu. Ternyata lagu itu mempunyai makna tersendiri. Makna yang tersimpan di dalam lagu itu bisa mengingatkan kita tentang kasih sayang yang diberikan kepada kita oleh kedua orang tua kita.

Kasih sayang itu terus melekat didalam sanubari kita. Ingat, saat kita masih kecil, apa yang kita inginkan pasti diberi oleh orang tua. Walau terkadang itu membuat kita sering menangis karena apa yang kita inginkan tidak diberi.

Saat dewasa sekarang ini, kita sering jauh dengan orang tua kita. Kita pasti menginginkan belaian plus kasih sayang yang nyata dari mereka ke kita. Seolah-olah ada gaya tarik yang membuat kita ingin dibuai dan dimanja oleh orang tua kita.

Misalnya saat kita jauh dari orangtua kita dan kita mempunyai masalah, kita ingin menangis dan ingin cerita panjang lebar dengan orang tua kita, kita ingin mencurahkan suasana hati kita kepadanya. Apalagi kalau kita sedang marah sama orang tua kita, karena terkadang orang tua ingin membuat anaknya menjadi yang terbaik bagi kita. Tetapi terkadang tidak sesuai dengan hati kita. Coba dech kawan, kalau kita sedang marah dan kesal sama orang tua, begitu juga dengan orang tua yang sedang kesal sama kita. Aku sarani kepada kalian agar kalian mengirim SMS (Send Message System=red) lagu itu ke orangtua kita.

Apalagi kalau orang tua kita sudah tiada, kita pasti sedih yang begitu dalam, karena kita tidak bisa mengirimkan SMS kepadanya, kita hanya bisa berdoa dan mendoakan orangtua kita kepada yang Maha Kuasa. Lagu diatas bisa mengingatkan kita tentang apa yang kita alami sewaktu dia masih didunia bersama kita.

Oh orangtua, betapa mulianya kasih sayang yang engkau berikan kepada kami. Walaupun kita sering berbeda pendapat, tetapi itu engkau lakukan demi aku dan masa depanku. Terima kasih aku sampaikan untuk orang tua ku.
Papa dan Mama, aku anakmu Rindu kepadamu.

Ingatlah sewaktu kalian memanjakan aku sewaktu aku kecil. Sekarang aku ingin kalian berdua memberi kasih sayang itu lagi kepadaku. Jangan memikirkan dunia saja yang kita tidak tahu kapan akhir dari dunia ini.
Papa Mama, aku sayang padamu. (AKB)

Orang Tua Melati mengeluh masalah dana.


Baluap - Medan, Orang Tua Melati penderita Atresia Bilier atau yang dikenal dengan penyakit kelainan Hati yang berasal dari belawan ini mendapat sedikit pencerahan soal pengobatan Melati, Yuli Afizal selaku ayah Melati merasa sedikit lega.

Pasalnya sore (28/5), Yuli Afizal (39) selaku ayah Imel sapaan melati warga jalan warga Jalan
Cilacap Barat No.100 Belawan mendatangi RSU Pirngadi Medan, kedatangannya bertujuan guna mengeluhkan masalah biaya operasi Imel kepada beberapa wartawan kesehatan.

"
Saya sangat membutuhkan bantuan dari warga Medan untuk biaya operasi anak saya Imel,"jelasnya kepada wartawan. Dia juga menambahkan kalau dirinya sangat malu karena masyarakat Semarang terus mendukungnya.

"Saya sangat malu karena masyarakat Semarang baik dari kalangan wartawan, fotografer dan beberapa organisasi lainnnya. Saya malu karena mereka (Masyarakat Semarang-red) sempat bertanya kepada saya,kenapa bantuan dari Medan belum terlihat,"imbuhnya.


Menurut informasi yang diterima starberita, biaya untuk kebutuhan sehari-hari istrinya dan anaknya itu selain didapat dari sanak saudara juga mendapat uluran tangan dari masyarakat Semarang termasuk para artis. Untuk menggalang dana, Imel mempunyai ibu angkat yang akrab disapa Julianti yang sehari-harinya bekerja di Bank BCA.

Wanita inilah yang mengusahakan untuk membuat rekening bantuan dan
Facebook peduli Imel. "inilah rekening Imel,BCA KCP MT HARYONO Nama Melati, 2520857560. Kami sangat membutuhkan uluran tangan anda,"ungkapnya.

Anggota DPD RI Parlindungan Purba saat dikontak oleh wartawan, langsung meluncur ke RSU Pirngadi Medan dan meminta kronologis cerita Imel dari ayahnya bernama Yuli Afizal.
"Ini sudah menjadi masalah nasional dan ini akan dilaporkan ke Menteri Kesehatan karena pengobatan Imel membutuhkan biaya yang sangat besar,"jelas Parlin.

Akhir kedatangan Parlin ke RSU Pirngadi Medan meminta sendiri kepada Yuli Afizal untuk menyiapkan surat miskin dan kartu keluarga untuk dibawa langsung ke Semarang. "Saya akan membawa surat-surat ini, dan Minggu saya akan ke Semarang untuk bertemu Imel dan membicarakan ini dengan Kementrian Kesehatan,"tegasnya mengakhiri.(AKB)

Perasaanku Hari Ini

Teman-teman bloger, pagi ini aku ada sedikit ingin meceritakan tentang apa yang aku rasakan hari ini, karena aku rasa kalau kita tidak pernah mensyukuri apa arti hidup sebenarnya, kita akan tetap menjadi orang yang tidak pernah bersyukur.

Baiklah, ,
Pagi ini aku bangun sekitar pukul 05.30 Wib, ketika aku membuka kedua mataku aku melihat asbes yang ada diatas mataku pagi itu dan itu setiap hari aku lihat. Setelah beberapa menit aku menatap asbes, aku bangun dari tempat dan keluar dari kamarku menuju ke kamar mandi. Tujuan aku kekamar mandi bukan lain untuk mengambil air wudhu', karena yang aku tau kalau kita baru bangun, kita bisa langsung solat Subuh.

Setelah mengambil air wudhu dikamar mandi yang letaknya tidak jauh dari kamar tidurku, aku langsung menuju ke ruang solat dimana tempatnya lurus saja kalau keluar dari kamar mandi. Sekitar pukul 05.40 Wib aku menunaikan ibadah solat subuh. Beberapa menit berlalu sembari aku berdoa agar hari ini lebih baik dari kemarin.

Sehabis aku solat, aku mengambil handuk yang letaknya berada di garasi mobil yang letaknya tepat dibelakang rumahku tapi masih didalam kawasan rumah, terus aku kekamar mandi sembari aku menyiapkan segala peralatan untuk aku mandi. Sekitar pukul 05.50 aku mandi dan selesai itu sekitar pukul 06.20 Wib setelah itu aku langsung pakai baju dan ngantar adik bernama ayu, dia anak keempat dari empat bersaudara. Aku ngantar ayu itu sekitar pukul 06.40 Wib dan sesampainya disekolah ayu sekitar 07.05 Wib dan setelah itu aku langsung kekantor dan setibanya dikantor sekitar pukul 07.30 Wib dan yang heran nya semua teman kantor aku yang nginap di kantor heran karena aku datang cepat dan tidak terlambat hari ini. (AKB)

Rekan Kerja Part II

Setelah aku bisa untuk mengikuti interview tanpa surat lamaran, akhirnya aku bisa pulang dengan bangga hari itu karena aku bisa interview tanpa adanya surat lamaran atau surat lamaran dibayar dibelakan. wkakakaka
Aku pulang dengan kawan yang sering aku panggil dengan sebutan "pal", dan keesokan hari nya aku ditelpon nomor 081397360xxx, setelah mendapat telpon dari nomor tersebut yang menyuruh aku untuk datang ke Star Indonesia Group esok harinya. Atas telpon tersebut aku akhirnya datang untuk melihat apa yang bakal terjadi pada diriku kalau aku datang ketempat itu. Dan ternyata, aku diinterview untuk yang kesekian kalinya. Disitu aku mengenal beberapa orang diantaranya, Ella dan Risna. Kedua wanita inilah orang yang pertama aku kenal selain kawan aku yang aku temani.

Setelah beberapa hari, akhirnya aku jadi kerja di starberita.com dan pertama sekali yang aku alami itu adalah, , ehm, , apa ya? ? kok aku jadi lupa. .
hufm. . duch kok jadi berabe gini ya. . maf ya. .

Pembaca setia baluapberaniberani, hal yang pertama kali yang berkenaan adalah panas yang sangat mendalam diruangan yang berada dilantai IV. Memang rasa panas itu ditimbulkan karena matinya lampu karena padamnya aliran listrik. Setelah Ella dan Risna, aku juga mengenal Donny, Taufik, Ismail dan Teddy. Sebelum kami bekerja dengan sebenarnya, suatu hari kami disuruh untuk buat berita dengan orang yang akrab dipanggil Aulia. Pertama sekali aku mengenal dia itu sangat bengis. Karena sesuka hatinya saja bilang orang dengan panggilan Bodoh.

Keesokan Harinya,
Kami dikenali dengan seorang wanita berjilbab dengan kulit sawo matang dengan hiasan hitam yang sedikit menonjol yang menempel di pipinya menambah kemanisan dirinya. Wanita manis ini disapa dengan sebutan Yusra. Ternyata dia bukan wanita biasa seperti kami, dia merupakan redaktur kami yang akan mengedit berita kami nantinya. Sembari itu juga hadir lelaki tinggi dengan ciri khasnya memakai Jaket yang melekat dibadannya. Lelaki itu akrab dengan panggilan Raden. Lelaki yang suka senyum ini ternyata dia merupakan jurnalis.

Seiring berjalannya waktu, setelah kami menjalani hari-hari di starberita dan kami mulai sedikit ada keakraban satu sama lain. Kami dikenalkan dengan seorang berbadan besar dan memiliki perut yang lumayan besar tidak ketinggalan dengan HT (Halky Talking-red), dan ternyata dia adalah yang akan memantau kami dilapangan. Lelaki itu ternyata dikenal dengan sebutan Amrozi.

Pandangan pertama aku tentang Amrozi, dia adalah orang yang tegas, bengis dan pokoknya bisa la untuk menakutin orang dengan suara HT yang sering bergantung di pinggangnya. Dia menyebut kami dan menyapa kami dengan sebutan "kawan-kawan".

Cooming Son.........
Dalam hal penugasan. .
Ehm, , sebaiknya kalau cerita mengenai penugasan kita sambung di Rekan Kerja Part III

Kelenjar Tiroid Tidak Sakit


Baluap - Medan, Kelenjar Tiroid yang akrab dikenal dengan penyakit Gondok ini ternyata tidak ada rasa sakit, Rabu (26/5)

Tiroid merupakan kelenjar kecil dengan diameter 5 Cm yang terletak di leher tepatnya dibawah jakun. Terkait memperingati hari tiroid sedunia yang kedua yang terjadi selasa (25/5) kemarin dan sembari itu juga RSU Pirngadi Medan mengadakan seminar untuk menjelaskan tentang penyakit Tiroid.

Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani sebanyak 300juta penduduk dunia mengalami penyakit gondok (Tiroid-red). "Diperkirakan sebanyak 300juta penduduk dunia mengalami penyakit gondok, dan dari jumlah ini, setengahnya dimungkinkan tidak merasakan sakit,"jelas Dewi selaku Direktur Utama (Dirut-red) Pirngadi disela-sela Seminar kemarin.

Sedangkan menurut dr Mardianto SpPD yang kemarin menjadi narasumber di seminar, mengatakan penyakit tiroid dapat membesar disebabkan berlebihnya produksi hormon dan terjadi penyakit gondok yang disebabkan kekurangan yodium.

Dalam keadaan normal, kelenjar tiroid tidak terlihat dan hampir tidak teraba, tetapi bila membesar, dokter dapat merabanya dengan mudah dan suatu benjolan bisa tampak dibawah atau di samping jakun.

Adapun seminar yang dilakukan Pihak RSU Pirngadi Medan, guna untuk menyadarkan dan memberitahu kepada masyarakat Medan tentang penyakit Tiroid (Gondok). (AKB)

Gawat, , , !!!! Tabrak Pohon Tewas...

Baluap - Medan, Adi, warga Jalan Deli Tua Gang Aman, Medan, ditemukan tewas di Jalan Deli Tua KM 10,5 Kamis (20/5), sekitar pukul 01.30 WIB. Pria berusia 35 tahun tersebut diduga meninggal akibat menabrak sebatang pohon saat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio tanpa nomor polisi.

Menurut informasi yang diterima baluapberaniberani korban (Adi-red) berboncengan dengan temannya Indra Wijaya Situmorang, yang merupakan warga Jalan Bakti Utara no 17. Saat berboncengan, tiba-tiba mereka menabrak pohon yagn berada dipinggir jalan, lalu keduanya terjatuh. Adi yang membonceng langsung tewas dilokasi kejadia, sedangkan Indra, hanya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sembiring. Setelah mendapat perawatan, Indra langsung melarikan diri.

Saat ini, jenasah Adi yang sempat bermalam di kamar mayat RSU Pirngadi Medan, telah dibawa pihak keluarga, Kamis (20/5) siang, untuk disemayamkan. (AKB/RIS)

Hati - Hati banyak Mengaku sebagai Oknum PLN


Baluap - Medan, Penipuan kerap terjadi di kalangan masyarakat. Terlebih dalam pelayanan masyarakat. Hati-hati dalam pemasangan baru aliran listrik, karena banyak oknum yang mengaku sebagai pihak PLN.Kamis (20/5)

Menurut pantauan baluapberaniberani di kantor PLN Cabang Medan Rayon Medan Kota jalan Listrik No 8 tepatnya di ruangan P2TL terlihat 2 masyarakat yang merasa tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai pegawai PLN ranting Medan Timur yang bernama Khairul.

Dua diantara masyarakat tersebut bernama Sali warga jalan Perwira II ujung Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur dan Siska warga jalan Paya Pasir Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli. Kedua masyarakat tersebut merasa tertipu oleh oknum yang mengaku pegawai PLN dengan dalih bisa mengurus pemasangan baru dan penambahan daya di Kantor PLN Cabang Medan jalan Listrik No 8.

Sedangkan menurut pegawai PLN Nuraida Pardede, mengatakan masyarakat harus hati-hati kepada oknum yang mengaku sebagai pegawai PLN yang bisa mengurus tambah daya dan pemasangan baru.

Sebaiknya kalau mengurus pemasangan baru dan penambahan daya, langsung kekantor PLN yang bersangkutan, ujarnya.
Kalau sudah begini, masyarakat yang terkena imbasnya, tambahnya.(FSL/AKB)

Selasa Depan, Warung "Jagung Bakar" Ditertibkan


Baluap - Medan, Terkait dengan kedatangan Front Pembela Islam (FPI) ke Kantor Camat Percut Sei Tuan, guna menyampaikan aspirasi agar dilakukannya penertiban warung "jagung bakar" yang ada di daerah tersebut, pihak Kecamatan dan Kapolsek Percut Sei Tuan, memberikan apresiasi dan akan melakukan penertiban pada Selasa, 25 Mei mendatang.

Penertiban tersebut merupakan hasil musyawarah yang diikuti Koramil setempat, Kapolsekta Percut Sei Tuan, Camat Percut Sei Tuan, dan para pemuka masyarakat daerah tersebut, yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kecamatan Percut Sei Tuan, guna mencari jalan keluar dari 'penyakit masyarakat' tersebut, Kamis (20/5).

"Dalam musyawarah tadi pagi, diperoleh hasil, kami akan bersama-sama menertibkan warung yang diduga sebagai sarang prostitusi itu, dan rencananya Selasa depan," ungkap Ketua FPI Cabang Deli Serdang, Darwis Lubis.

Selanjuttnya Darwis mengatakan, bahwa sebenarnya pihaknya tidak ingin warung tersebut tutup, namun harus memiliki peraturan. "Kami juga tidak mau mereka tutup, dari warung itu mereka mencari nafkah, tapi harus dengan peraturan, janganlah pakai penutup segala, jangan menjual minuman keras juga, selain itu selama ini kami melihat banyak sekali pasangan yang berbuat mesum di warung itu," sambungnya.

Darwin menjelaskan, bahwa Camat dan Kapolsek Percut Sei Tuan telah berkali-kali melakukan penertiban warung-warung tersebut, namun beberapa hari kemudian, masyarakat kembali membuka warungnya.

"Camat dan Kapolsek Percut Sei Tuan mengaku kepada kami, bahwa masing-masing pihak mereka sudah berkali-kali menertibkan tempat itu, namun namanya juga penyakit masyarakat dalam beberapa hari kemudian timbul lagi", jelas Darwis.

Dalam 14 tuntutan yang ajukan oleh FPI, termasuk juga didalamnya untuk segera menutup tempat hiburan malam, yakni Barcelona Bar yang terletak di Jalan William Iskandar, Percut Sei Tuan.(NOV)

Antara Loyalitas dan Profesionalitas

Baluap - Medan, Semua dimulai dari Hari Buruh Nasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan 'May Day'. Pada tanggal 1 Mei itu, seperti sudah menjadi warisan atau tradisi bagi para buruh yang ada diseluruh dunia, untuk meluapkan apresiasinya dalam menegakkan ketidak adilan di suatu perusahaan, yang sangat tidak adil bagi mereka. Seperti, masih diberlakukannya Outshorching yang terbukti sangat memberatkan para buruh kontrak, disamping itu sudah banting tulang peras keringat untuk kehidupan keluarga, gaji para buruh masih saja dipotong.

Selain itu, pemecatan sepihak oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab, membuat para buruh yang sudah menggantungkan 'periuknya' diperusahaan itu, membuat mereka tidak bisa melakukan apa-apa, kecuali hanya menangis...

Salah satu contoh, hotel soechi yang telah memecat sepihak 200 lebih karyawannya tanpa memberi pesangon dan penjelasan, mengapa mereka tiba-tiba dipecat. Puluhan aksi sudah mereka lakukan untuk memperjuangkan nasib mereka di berbagai instansi pemerintahan, dari Disnaker, DPRD Medan, sampai ke Pengadilan Negeri Medan, hasilnya NOL..!!

Sampai mereka menginap di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang katanya, sebelum mereka terpilih nanti, mati-matian akan memperjuangkan nasib rakyatnya. Tapi apa?? nyatanya sudah hampir setahun mereka menginap di depan Gedung itu, namun tidak ada tanggapan apa-apa. Masih banyak kasus lagi, seperti pemecatan sepihak oleh PT. WRP dan masih banyak kasus yang memberatkan buruh.

Tapi, diblog ini saya tidak akan membahas buruh-buruh malang yang ditindas perusahaan gila. Saya hanya membahas apa yang sudah dialami oleh perusahaan saya, yang beberapa hari sesudah 'May Day' ditinggalkan begitu saja oleh buruh-buruhnya yang mengakui diri mereka seorang yang 'Profesional'. Agak tercengang mengetahui hal ini, semua berawal dari pagi yang indah, dan saya tidak menduga, bahwa owner saya harus kehilangan 12 buruhnya yang aneh-aneh itu. (Nov)

Eh...uda dulu ya,.ntar kalo lagi mood aq sambung lagi..soalnya mau pelatihan jurnalistik dulu yeeeee.....wslm.....^_^

Humas Pirngadi Pergi

Baluap - Medan,Menurut pantauan baluapberaniberani, kepergian Humas Pirngadi Medan, Edison Parangin-angin untuk belajar mengenai Rumah Sakit dan segala aktivitas Humas Pirngadi Medan digantikan Maryani yang sehari-hari bekerja dibagian Informasi RSU Pirngadi Medan, Rabu (19/5).

Menurut Edison selaku Humas Pirngadi saat dikonfirmasi melalui selular Rabu (19/5, mengatakan dirinya pergi keluar kota sekedar untuk belajar mengenai Rumah Sakit. "Saya pergi ke Jogja tidak lebih hanya untuk mempelajari tentang Rumah Sakit,"ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, seluruh wartawan kesehatan yang ingin konfirmasi harus menghadap Maryani, sedangkan Maryani sendiri dia tidak mengetahui dan tidak mau dibilang sebagai pengganti Humas. "Saya tidak mengetahui dan bukan saya yang menghandle semua tugas Humas RSU Pirngadi Medan,"ujarnya saat dikonfirmasi wartawan kesehatan. Kepergian Humas Pirngadi membuat repot wartawan kesehatan untuk konfirmasi. (AKB)